|
|
|
Better Health 2nd Edition
- Operasi Minimal Invasif Dengan LAPAROSKOPI
- Akreditasi Eka Hospital
- Intip Si Kecil Dengan USG 4D
- Seks Saat Hamil & Tetap Tampil Menawan Saat Hamil
- Hot Topik: Kanker Serviks Liposuction Mammografi
- Figur: dr. Gentur Soedjatmiko, SpB, SpBP (K)
|
| View Bulletin |
|
|
|
|
|
Better Health 1st Edition
- Optimalkan Tumbuh kembang Buah Hati Anda!
- Gigi sehat, Senyum pun Mengembang
- Penderita Asma Anak Juga Perlu Rehabilitasi
- Figur: dr. Sukman Tulus Putra, SpA (K), FACC, FESC
|
| View Bulletin |
|
|
 |
|
Better Health March 2010
-
Deteksi Dini Sindroma Metabolik Sebagai Salah Satu Pemicu Stroke »
- Siapa tak kenal stroke? Penyakit umum yang dikenal masyarakat ini adalah penyebab kematian kedua terbesar di seluruh dunia dan penyebab utama kecacatan. Bahkan, sebanyak 15-30% penderita stroke mengalami kecacatan yang menetap. Mengerikan? Berikut adalah salah satu faktor risiko penyakit mematikan ini! WHO (World Health Organization) mendefinisikan stroke sebagai gangguan fungsi serebral yang terjadi, baik fokal (parsial/ sebagian) atau global. Umumnya, stroke terjadi mendadak dan cepat; berlangsung lebih dari 24 jam hingga menyebabkan penderitanya meninggal. Semua itu disebabkan semata-mata karena gangguan pembuluh darah. Menurut klasifikasi CVD III (cerebrovascular disease III) yang dikeluarkan oleh The National Institute of Neurological Disorders and Stroke (NIDDS), berdasarkan tipenya, stroke dibedakan menjadi stroke penyumbatan dan stroke perdarahan. Kejadian stroke penyumbatan mencapai sekitar 80% dari seluruh kejadian stroke, sedangkan angka kejadian stroke perdarahan sebesar 15%. Penelitian epidemiologi mengenai kejadian stroke penyumbatan dan faktor risiko penyebabnya sangat penting untuk dipahami. Berbagai macam penelitian mengarahkan organisasi kesehatan masyarakat dalam mengambil langkah-langkah untuk mengurangi jumlah kejadian stroke dan mengurangi angka kecacatan serta kematian pada penderita stroke.
Selama beberapa dekade terakhir, pengetahuan epidemiologi mengenai faktor-faktor risiko stroke telah sangat berkembang. Hasilnya pun memberikan sumbangsih yang besar dalam mengontrol kejadian stroke serta menangani stroke. Salah satunya adalah sindroma metabolik. National Cholesterol Education Program’s Adult Treatment Panel III (NCEP-ATP III) mengidentifikasi sindroma metabolik sebagai faktor risiko multipleks untuk terjadinya penyakit kardiovaskuler. Sindroma metabolik ini juga meningkatkan faktor risiko stroke penyumbatan sebesar 1,49 kali. Bahkan, ada yang mengatakan bahwa sindroma metabolik meningkatkan risiko stroke penyumbatan sampai sebesar 2,16 kali. Saking berbahayanya penyakit ini, sindroma metabolik telah menjadi perhatian para ahli pada beberapa tahun ini karena menjadi faktor penyebab yang penting untuk terjadinya penyakit-penyakit kardiovaskular.
Apa saja gejala sindroma metabolik?
Sesuai kriteria NCEP-ATP III, sindroma metabolik dikatakan bila terdapat paling sedikit tiga dari lima keadaan berikut: Sindroma metabolik sangat berpotensi meningkatkan risiko untuk terkena stroke penyumbatan. Oleh karenanya, perlu dilakukan pemeriksaan rutin untuk menentukan adanya risiko sindroma metabolik pada setiap individu dewasa. Selain itu, perlu juga sosialisasi sindroma metabolik sebagai faktor resiko stroke kepada masyarakat. Menurut dr. Yuliana Uganda, SpS, salah satu dokter spesialis saraf di Eka Hospital modifikasi pola hidup merupakan hal yang paling utama dari pengobatan sindroma metabolik. Dengan mengenal salah satu dari beberapa faktor risiko stroke ini, hendaknya kita bisa lebih mawas diri guna menghindar dari kemungkinan-kemungkinan yang tidak diinginkan.
-
Posisi Tubuh Penentu Kesehatan »
- Gangguan fungsi tubuh dapat terjadi karena kita terlalu memaksakan fungsi tubuh di luar kemampuannya. Gangguan yang paling sering kita alami dan terkadang diremehkan adalah gangguan pada fungsi otot. Sebaiknya keluhan tersebut jangan diangaap enteng. Berikut tips untuk mencegah terjadinya disfungsi tubuh akibat kegiatan yang dilakukan dengan posisi yang salah.
Posisi waktu Bekerja
Sikap dan posisi tubuh dalam bekerja sangatlah mempengaruhi kemampuan kita untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Bila bekerja lama, pergunakan kursi dengan sandaran punggung dan lengan. Posisi duduk dengan kemiringan 135 derajat terbukti sebagai posisi duduk yang baik secara biomekanis.
Resiko yang mungkin akan terjadi apabila kegiatan dilakukan dalam posisi yang salah adalah: nyeri leher, sakit pinggang, kram tangan serta lutut.
Posisi Berdiri
Dalam melakukan aktifitas berdiri yang lama dibutuhkan kerjasama yang baik antara otot bagian perut, otot paha dan otot kaki. Ketiga otot tersebut haruslah kuat agar mampu menyangga kurva punggung dengan baik. Menjaga kinerja fungsi ketiga otot tersebut dapat menghindari sakit akibat salah posisi.
Resiko yang mungkin terjadi jika berada pada posisi berdiri yang salah: nyeri leher, nyeri pinggang, tangan dan jari tangan serta cedera lutut dan kaki.
Saran:
Apabila berdiri dalam waktu agak lama sebaiknya diselingi istirahat . Sebaiknya lakukan penguluran/stretching pada leher, punggung , tangan dan kaki.
Posisi Mengangkat
Nyeri punggung merupakan salah satu penyakit paling umum di Amerika. Penyebab sakit punggung yang paling umum adalah meregangnya otot atau ligamen karena postur tubuh yang tidak tepat dalam posisi mengangkat. Nyeri punggung mulai terasa di saat terjadi cedera, atau beberapa waktu setelah terjadinya peradangan.
Resiko yang kemungkinan akan terjadi apabila kegiatan mengangkat dilakukan dalam posisi yang salah adalah: Nyeri pinggang, cedera bahu dan tangan.
Saran:
Pada saat menaruh dan mengangkat benda dari tempat yang lebih rendah sebaiknya menggunakan lutut sebagai tumpuan.
Saat Berkendara
Sikap duduk dan posisi yang salah pada saat berkendara selain mengurangi kenyamanan juga berbahaya bagi kesehatan. Perhatikan sikap duduk, tangan dan posisi anda pada saat mengemudi. Duduklah dengan lutut membentuk sudut 110 derajat, dengan posisi tangan dan kaki seperti itu selain melemaskan otot juga memberi jarak pandang jadi lebih jauh. Gejala/resiko yang sering muncul: Cedera/nyeri pinggang dan cedera/nyeri leher.
Saran:
Berkendara pada posisi yang baik dan benar serta sesuai petunjuk akan menghindarkan resiko cedera lebih berat saat terjadi kecelakaan (whiplash injury). Gunakan bantal kecil untuk menyangga punggung dan pinggang. Apabila terasa capek usahakan untuk beristirahat/setiap 1 jam. Lakukan stretching pada punggung, tangan serta leher.
-
Ways to get a Beautiful Life »
- Tahun 2000, sebanyak 17 juta orang lanjut usia (lansia) yang berusia 67 tahun masih bisa bertahan hidup karena begitu memperhatikan kesehatan otak, serta pola dan cara berpikir mereka. Pada tahun 2020, jumlah tersebut akan bertambah menjadi 28 juta, jika masyarakat kita tetap peduli akan kesehatan lansia dan bagaimana menanganinya. Tidak hanya itu saja, karena menjadi tua adalah persoalan bagi setiap orang dan untuk itu ada beberapa faktor yang harus kita lakukan untuk mempersiapkan hari tua kita. Diantaranya adalah terus aktif dalam kehidupan, melakukan pola hidup sehat, dan berusaha agar terus mendapat stimulasi dari lingkungan sekitar kita.
Proses gangguan penuaan bagi orang yang sudah melebihi usia 45 tahun sebenarnya dapat terjadi dari sisi gangguan kognitif yang bersifat gangguan memori atau non memori. Diluar dari gangguan yang biasa terjadi pada proses penuaan seperti lupa janji, lupa menaruh barang, dan sering kesasar. Gangguan lain yang bisa berkembang seiring dengan bertambahnya faktor usia adalah gangguan Demensia.
Demensia adalah gangguan kepribadian yang bisa merubah perilaku lansia. Selain menjadikan lansia menarik diri, apatis, mudah curiga, dan agresif. Demensia juga mampu membuat lansia menjadi mudah tersinggung, kadang disertai depresi, halusinasi bahkan delusi.
Gejala yang perlu diwaspadai bagi para keluarga yang mempunyai lansia agar terhindar dari Demensia adalah dengan melihat/melakukan aktifitas harian yang sederhana seperti berkomunikasi dengan lansia tersebut. Dari situ kita dapat melihat apakah ada perubahan yang diakibatkan oleh Demensia. Hal tersebut bisa dilihat dari dari gangguan berbicara, disorientasi, penampilan memburuk, kesulitan dalam melakukan penghitungan sederhana, salah meletakkan benda, curiga ada yang mencuri, perubahan perasaan atau perilaku, perubahan kepribadian sampai hilangnya minat dan inisiatif dari lansia untuk melakukan sesuatu.
Cara Menghindari Demensia :
”Jaga kesehatan dengan memeriksakan diri secara teratur, terutama bila ada gangguan memori atau kognitif lainnya. Hindari faktor risiko penyakit degeneratif dengan pola makan yang baik, hindari rokok, juga alkohol”, ujar dr. Herianto, SpS salah satu dokter Spesialis Saraf di Eka Hospital mengenai cara menghindari Demensia.
Lakukan kegiatan harian secara teratur, sistematik. Lakukan metode L.U.P.A: Latih, Ulang, Perhatikan, Asosiasikan. Selain itu, teruskan hobi dan aktifitas sosial yang bermanfaat serta menyenangkan, gerak badan teratur sesuai dengan usia dan kemampuan, iman dan taqwa ditingkatkan, hindari stress dan situasi yang menegangkan.
Sedangkan untuk pengobatan medis Anda bisa mengikuti terapi pada Demensia: obat dapat mengurangi gejala-gejala Demensia, tetapi tidak dapat menyembuhkan. Beberapa obat dapat mempertahankan agar kemunduran fungsi memori tidak memburuk (misalnya: Donepezil Hcl - ®Aricept).
Terapi non farmakologis: rawat dengan penuh kasih sayang, pengertian dan kesabaran. Hindari factor pencetus yang menimbulkan ketidaknyamanan. Beri nutrisi yang mudah dicerna, gizi berimbang, dan menarik. Jadi, cegah Demensia sekarang juga.
-
Donny Kesuma, Sehat Itu Mahal »
- Sebagai seorang ayah dari tiga anak, tentunya mempunyai tanggung jawab yang besar. Mulai dari memilih pendidikan yang baik, hingga menjaga kesehatan anak, harus dipersiapkan sejak dini. Simak pengalaman Donny Kesuma, dalam usahanya untuk memberikan perawatan terbaik bagi anak keduanya, Gazan, yang menjalankan Operasi Biopsi di Eka Hospital. Olahragawan, model, artis dan presenter adalah kegiatan sehari-hari yang digeluti Donny Kesuma. Pria kelahiran bandung 6 Juni 1968 ini, seakan tidak pernah bosan untuk beraktivitas di setiap harinya. Namun apalah arti semua itu tanpa kesehatan. Di usianya yang tidak muda lagi, Donny masih tampak segar, tubuhnya pun begitu atletis. “Sehat itu mahal, oleh karena itu, kita harus bisa menjaga kesehatan secara konsisten. Dalam menjalani hidup, kita tidak bisa sembarangan. Untuk bisa mendapatkan sehat sampai usia tua itu susah,” ujarnya.
Di zaman yang menawarkan serba instan ini, semakin banyak orang yang meremehkan kesehatan. Kita baru menghargai kesehatan ketika merasakan sakit. Padahal kita mampu untuk menjaga kesehatan sejak dini, sebelum sakit itu tiba. “Kita tidak pernah tahu, kapan akan diserang penyakit. Kalau sudah tua, walau sadar akan arti kesehatan, tentunya itu sudah terlambat,” ungkap Donny menanggapi arti hidup sehat baginya.
Gangguan penyakit yang datang tiba-tiba dialami oleh anak kedua Donny, Gazan. “Ketika saya sekeluarga sedang melakukan Chek up rutin di Eka Hospital, dokter mengatakan bahwa anak saya mempunyai daging tumbuh di samping kuping kirinya. Setelah berkonsultasi dengan para dokter di Eka Hospital, akhirnya dokter bedah anak menyatakan bahwa anak saya memerlukan tindakan operasi. Walaupun tadinya sempat takut dengan kata operasi namun berkat penjelasan dokter yang detail, akhirnya kami sekeluarga menyetujui tindakan tersebut.” Imbuh pria ramah ini.
Dengan pelayanan yang baik, ditambah dokter yang berpengalaman, serta fasilitas yang lengkap, Proses operasi Gazan berjalan dengan baik. Daging tumbuh tersebut sukses dihilangkan. “Pelayanan Eka Hospital baik dan cepat, mulai dari chek up saja kita sudah diberikan yang terbaik. Walau rumah saya jauh, (Donny tinggal di daerah Bekasi) namun akses ke Eka Hospital mudah dicapai, karena dekat dengan jalan tol. “Bagi saya, dalam memilih rumah sakit tidak boleh sembarangan, apalagi untuk kesehatan keluarga, tentunya saya pilih yang terbaik. Selain itu, jangan pernah main-main dengan kesehatan anak,” ungkap suami dari Yuni Indriyati ini, ketika ditanya mengapa memilih Eka Hospital sebagai rumah sakit keluarga.
“Ke depannya, saya dan keluarga mempunyai rencana untuk menjaga kesehatan secara lebih baik lagi. “ Ujar pria yang menyukai warna hitam ini. “Kami selalu meluangkan waktu senggang untuk berolahraga, seperti bersepeda, main bola, lari dan lain-lain. Saya punya tips untuk menjaga kesehatan, makan makanan yang bergizi, Olahraga yang cukup, istirahat yang cukup, dan terakhir jaga pikiran agar selalu berfikir secara sehat dan positif,” tambahnya. Jika ke empat factor tersebut dilakukan dengan baik, sudah pasti kesehatan kita terjamin. “Pokoknya, jagalah kesehatan sebelum terlambat. Jangan menyesal belakangan. Ingat, sehat itu mahal,” tegas Donny menutup perbincangan.
-
Gambaran Umum Penyakit Jantung »
- FIGURE: Dr. Muhammad Yamin,Sp.J JP(K) FACC, FSCAI
TOLONG CERITAKAN TENTANG GAMBARAN UMUM PENYAKIT JANTUNG?
Ada lima kelompok besar penyakit jantung, yaitu jantung koroner (ini yang paling banyak dikenal masyarakat), jantung katup, kelainan jantung bawaan sejak lahir, penyakit otot jantung (kardiomiopati), dan gangguan irama jantung. Dari lima itu, masih banyak lagi cabangcabang penyakitnya. Yang unik, di Indonesia masih banyak ditemui penyakit jantung katup yang disebabkan oleh infeksi di tenggorokan. Di negaranegara lain, jenis penyakit ini sudah jarang ditemui. Penyakit ini terkait dengan kesehatan lingkungan, terutama sanitasi.
SEPERTI KATA DOKTER, JANTUNG KORONER PALING BANYAK DIKENAL MASYAKARAT. MEMANG, BAGAIMANA MENCEGAHNYA?
Ada dua pencegahan, primer dan sekunder. Pencegahan primer ditujukan pada mereka yang secara medis diketahui punya peluang mengalami mati mendadak karena kelainan jantung, misalnya seseorang yang sudah terkena serangan jantung yang luas, banyak otot yang rusak, fungsi pompanya turun kurang dari 30%, dan ada gangguan irama diluar irama normal. Pasien-pasien seperti ini punya peluang tinggi terkena serangan mendadak. Untuk mencegahnya, dibutuhkan ala ICD (Implantable Cardioeverter Defibrillator). Namun sayangnya, alat ini sangat mahal. Selanjutnya, pencegahan sekuder, yaitu orang yang sudah pernah selamat dari gangguan irama jantung yang fatal. Orang ini akan dipasangkan ICD tadi untuk menghidari serangan selanjutnya. Karena kita tak tahu kapan dan bagaimana serangan itu akan terjadi, dengan ICD bisa dicegah.
BAGAIMANA PERALATAN TEKNOMEDIS UNTUK PENYAKIT JANTUNG DI INDONESIA?
Banyak rumah sakit yang mampu memiliki peralatan untuk pengobatan penyakit jantung. Akan tetapi, tak banyak sumber daya manusia yang kompeten. Misalnya, tidak semua dokter memiliki kemampuan memasang ICD. Untuk menyiapkan SDM, memerlukan waktu dan orang yang tepat.
APA TIPS MENJALANI POLA HIDUP SEHAT AGAR TAK TERKENA SERANGAN JANTUNG?
Lakukan lifestyle modification. Ini berlaku untuk semua orang. Setiap individu mengendalikan sendiri gaya hidup sehat dengan tidak merokok, rajin olahraga, menghindari dari stres, dan lainnya. Yang kedua, edukasi. Masyarakat harus dididik untuk mengetahui keadaan kegawatan jantung. Dengan begitu, saat keadaan gawat terjadi, mereka bisa cepat mendapat pertolongan. Banyak orang yang mengganggap gejala seperti: nyeri dada, keringat dingin, mual dan muntah, sebagai masuk angin biasa atau angin duduk. Padahal, itu adalah gejala serangan jantung mendadak.
Dr. Yamin terus menggali ilmu seputaran jantung dengan mengikuti berbagai macam pelatihan di luar negeri, antara lain training riset dasar di bidang vaskuler di National Cardiovascular Center, Osaka, Jepang selamat tiga bulan (1998), training bidang intervensi koroner di Toranomon Hospital, Tokyo, Jepang (1999), dan training Transesopageal Echocardiography atau dikenal dengan TEE di Sunsbruck University, Austria (April 2000). Ia juga pernah memenangkan Young Investigator Award (1996) dari Perhimpunan Spesialis Kardiovaskular Indonesia
-
Paperless Hospital »
- Mendapatkan pelayanan yang prima merupakan harapan semua pasien. Eka Hospital hadir dengan standar pelayanan terbaru di Indonesia untuk menjawab kebutuhan masyarakat dalam hal kesehatan. Salah satunya dengan konsep paperless.
Berdiri di BSD City, Tangerang dan Pekanbaru, Eka Hospital termasuk dalam golongan rumah sakit modern. Eka berhasil melakukan pemenuhan standar tertentu yang dinilai oleh badan resmi, dengan berbagai persyaratan ketat, sesuai dengan standar lokal yang disiapkan untuk menjadi standar internasional. Eka Hospital hadir dengan pelayanan berbasis Hospital Informati on System (HIS) yang terintegrasi dengan bagian Farmasi, Radiology Information System, Laboratorium Informati on System, dan Queue System (Sistem Antrean). Di setiap sudut ruangan Eka Hospital, bisa dijumpai layar televisi yang juga terhubung dengan HIS untuk menambah kemudahan informasi bagi pasien. Sistem aplikasi HIS juga meliputi informasi mengenai jadwal dokter, pendaft aran pasien, pemeriksaan pasien, order tindakan/ pelayanan, sampai pembayaran di kasir
RESEP DIGITAL
Dari ruangan praktiknya, dokter dapat langsung mengetikkan resep ke bagian farmasi, sehingga bagian farmasi dapat langsung menyediakan obat yang dipesan. Demikian juga dengan layanan Radiologi dan Laboratorium, semua terhubung secara online. Jadi, pasien tak lagi harus membawa-bawa kertas hasil pemeriksaan Radiologi maupun Laboratorium. Benar-benar sebuah konsep nir-kertas (paperless).
AKURAT
Adakalanya, bagian farmasi mengalami kesulitan dalam pembacaan resep dari dokter. Hal ini tentunya riskan bagi keselamatan pasien. Dengan format resep elektronik, kemungkinan terjadinya kesalahan pembacaan resep oleh pihak farmasi pun dapat diminimalisir.
CEPAT
Karena bagian farmasi telah lebih dulu menerima resep dari dokter, maka obat yang diperlukan pun telah tersedia sebelum pasien datang menebusnya. Jadi, pasien tak harus menunggu lama lagi untuk mendapatkan obatnya. Selain itu, Queue System
(Sistem Antrean) di Eka Hospital menerapkan konsep ‘First Come First Serve’ yang tertulis di layar televisi di setiap sudut Eka Hospital. Siapa datang lebih dulu, dia yang dilayani.
ELECTRONIC MEDICAL RECORD (EMR)
Konsep Electronic Medical Record (EMR) di Eka Hospital akan mencatat semua informasi dan keakuratan data pasien, sejak pertama tercatat sebagai pasien Eka Hospital. Setiap pasien datang ke Eka Hospital, dokter akan meng-input riwayat penyakit mereka ke komputer. Dengan begitu, dokter dapat memberikan diagnosa, reaksi alergi pasien pada obat tertentu, order obat, atau pemeriksaan penunjang lainnya. Dengan EMR, data pasien bisa online antar BSD dan Pekanbaru, sehingga memudahkan diskusi antar tim dokter dalam membahas kasus pasien.
Untuk kenyamanan pasien dan pengunjung lainnya, Eka Hospital juga telah dilengkapi fasilitas Wi-Fi sejak rumah sakit ini dibuka pada 2008. Dengan meletakkan acuan perbandingan berskala internasional di luar negeri, Eka Hospital berharap dapat menjadi rumah sakit yang senantiasa memberikan pelayanan kesehatan dengan mengutamakan kepentingan pasien.
|
|
|
|
|
|