close

Layanan Lainnya

  • logo
    Cari
    Dokter
  • logo
    Layanan Emergency
  • logo
    Layanan Telepon
  • logo
    Paket Kesehatan
  • logo
    Informasi Rumah Sakit
  • logo
    Pusat Unggulan
  • logo
    Whatsapp Eka Hospital
Artikel Kesehatan

Berbagai Penyebab Bayi Lahir Prematur Yang Perlu Diwaspadai

Masa kehamilan normal berlangsung sekitar 38—42 minggu. Namun, ada kalanya bayi harus lahir lebih cepat atau yang disebut prematur. Banyak faktor yang bisa jadi penyebab bayi lahir prematur yang membawa banyak dampak buruk.

penyebab bayi lahir prematur

Kelahiran prematur bisa membawa anak tumbuh dengan berbagai gangguan. Tidak sedikit juga dari bayi yang lahir prematur meninggal dunia. Karena itu, perlu pengetahuan dan kewaspadaan tinggi saat menjalani masa kehamilan.

Penyebab Bayi Lahir Prematur

Faktor penyebab bisa saja muncul tanpa bisa dikendalikan. Namun, bisa saja kelahiran prematur ini muncul akibat pola hidup buruk dari mereka yang sedang mengandung. Berikut sejumlah penyebab bayi lahir prematur:

1. Infeksi bakteri
Sistem kekebalan tubuh wanita yang sedang menjalani masa kehamilan cenderung lebih lemah. Hal ini yang menyebabkan virus dan bakteri bisa menyerang ibu dan janin yang sedang dikandungnya. Infeksi inilah yang meningkatkan risiko kelahiran prematur.

Berikut beberapa infeksi yang menjadi penyebab kelahiran prematur:

  • Infeksi rubella
  • Toksoplasmosis
  • Infeksi selaput ketuban
  • Infeksi saluran kemih
  • Klamidia
  • Trikomoniasis
  • Vaginosis bakterial
  • Infeksi ginjal
  • Pneumonia
  • Radang usus buntu

2. Menderita penyakit tertentu
Penyakit kronis yang diderita oleh ibu hamil akan meningkatkan risiko bayi lahir prematur. Sebut saja penyakit jantung, diabetes, tekanan darah tinggi. Selain itu, ada juga kondisi solusio plasenta dan inkompetensi serviks yang menjadi penyebab bayi lahir prematur.

Risiko ini pun bisa diperparah jika terjadi komplikasi penyakit lain. Preeklampsia, abruptio plasenta, dan plasenta previa juga merupakan penyebab bayi harus dilahirkan secara prematur.

Namun, kondisi pada ibu hamil juga bisa menjadi penyebabnya. Sejumlah kelainan leher rahim sejak lahir atau akibat operasi bisa membuat dokter perlu mengambil langkah persalinan lebih awal.

3. Kondisi dari ibu hamil
Perlu diperhatikan juga kondisi ibu hamil. Usia ibu hamil yang terlalu muda (kurang dari 17 tahun) atau terlalu tua (lebih dari 35 tahun) bisa menjadi penyebab bayi lahir prematur. 

Selain itu, riwayat kehamilan juga perlu diperhatikan. Mereka yang pernah mengalami aborsi, keguguran, atau mengalami persalinan prematur sebelumnya memiliki risiko yang lebih tinggi. Di samping itu, jarak kehamilan yang terlalu dekat juga menjadi faktor penyebabnya.

Kondisi stres juga bisa mengganggu kehamilan, terlebih stres yang levelnya sudah cukup berat. Sejumlah ibu hamil mengalami stres saat menjalani kehamilan karena perubahan bentuk tubuh dan faktor lainnya.

4. Gaya hidup yang tidak sehat
Faktor lain yang bisa meningkatkan risiko bayi lahir prematur adalah pola hidup tidak sehat, baik sebelum maupun saat menjalani kehamilan. Gaya hidup yang dimaksud bisa muncul dari kurangnya nutrisi makanan, minim berolahraga, hingga istirahat yang tidak maksimal.

Di samping itu, gaya hidup tidak sehat juga bisa terjadi dari kebiasaan merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol. Penggunaan obat-obatan terlarang juga termasuk ke dalam pola hidup tidak sehat. Pasalnya, semua itu akan mengganggu perkembangan janin.

Pencegahan Bayi Lahir Prematur

Bayi lahir prematur bisa dicegah dengan memulai pola hidup sehat. Anda pun bisa melakukan langkah-langkah di bawah ini untuk mencegah bayi lahir prematur:

  • Melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin
  • Mengonsumsi makanan bernutrisi seimbang
  • Menghindari asap rokok, bahan kimia, dan zat berbahaya
  • Mencukup konsumsi air putih
  • Mengonsumsi suplemen sesuai anjuran dokter
  • Menjaga jarak kehamilan
  • Tetap melakukan aktivitas fisik ringan selama kehamilan

Pusat Neonatal Intensive Care (NICU)

Pelayanan Neonatal Intensive Care digawangi oleh dr. Eric Gultom, Sp.A (K) sebagai Chairman. Pusat NICU ini melayani perawatan bayi prematur, bayi dengan gangguan pernafasan, bayi dengan Aspirasi Mekonium, bayi dengan infeksi, bayi dengan pertumbuhan terlambat, dan pelayanan terkait lainnya.

Pusat Neonatal Intensive Care (NICU) ini berguna untuk pemantauan intensif tanda-tanda vital, mendapatkan terapi oksigen, terapi melalui pembuluh darah vena, dan pemberian nutrisi melalui alat. Perawatan NICU disupervisi oleh Dokter Spesialis Anak Konsultan Neonatologi serta dilengkapi alat bantu nafas teknologi tinggi (HFO).

Eka Hospital berharap Tangisan Pertama dapat menjadi kepercayaan calon ibu untuk memeriksakan kesehatan kandungan bahkan hingga anak tersebut dilahirkan. Pusat Perawatan Bayi Prematur ini juga kami hadirkan sebagai komitmen kami untuk memberikan layanan kesehatan terbaik, tidak hanya bagi orang dewasa, bahkan untuk bayi dan anak-anak.

Pusat Neonatal Intensive Care (NICU) ini sudah tersedia di Eka Hospital BSD, Eka Hospital Cibubur, Eka Hospital Bekasi, dan Eka Hospital Cibubur.

  • Mayo Clinic https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/premature-birth/symptoms-causes/syc-20376730
    Diakses pada 3 Oktober 2022
  • Healthline https://www.healthline.com/health/pregnancy/premature-infant
    Diakses pada 3 Oktober 2022

Dokter Terkait

dr. Lies Dewi N, Sp.A(K)Neuropediatri

Anak

hospital EKA Hospital Cibubur

dr. Dana Nur Prihadi, Sp.A (K), M.Kes, MH

Anak

hospital EKA Hospital Cibubur

dr. Nolitriani, Sp.A, CIMI

Anak

hospital EKA Hospital Pekanbaru

Artikel Terkait

Seminar Eka Hospital Pekanbaru "Optimalkan Tumbuh Kembang Anak Jaman Now"

Eka Hospital Pekanbaru Luncurkan Child Development Center (CDC)

close

Buat Appointment

Sejalan dengan komitmen kami untuk memberikan service of excelent, kami menawarkan pilihan kemudahan dalam pembuatan Appointment sesuai dengan kenyamanan Anda.

  • Alodokter
    Buat janji melalui

    Alodokter

  • Whatsapp Eka Hospital
    Buat janji melalui

    Whatsapp Eka Hospital

logo