close

Layanan Lainnya

  • logo
    Cari
    Dokter
  • logo
    Buat Appointment
  • logo
    Layanan Telepon
  • logo
    Paket Kesehatan
  • logo
    Informasi Rumah Sakit
  • logo
    Pusat Unggulan
  • logo
    Whatsapp Eka Hospital
Better Health

Mengenal Jenis Hepatitis

Hepatitis merupakan penyakit pada hati yang disebabkan oleh berbagai hal, antara lain: infeksi virus hepatitis dan beberapa virus lainnya, obat-obatan tertentu dan bahkan alkohol, yang menyerang serta menyebabkan peradangan dan kerusakan pada sel-sel juga fungsi hati. Bila tidak diobati dengan tepat, hepatitis dapat mengarah pada penyakit sirosis atau kekerasan hati, hingga kanker hati.

Berdasarkan jenis virusnya, hepatitis dibedakan menjadi:

Hepatitis A

Jenis ini adalah yang paling ringan dibanding dengan jenis hepatitis yang lain dan dapat sembuh dengan sendirinya, bahkan tanpa meninggalkan bekas/jejak. Hepatitis A dapat menyebabkan pembengkakan hati, tetapi jarang menyebabkan kerusakan permanen. Gejalanya seperti terkena flu, mual, lemas, kehilangan nafsu makan, nyeri perut dan ikterik (mata/ kulit berwarna kuning), tinja berwarna pucat, dan urine berwarna gelap, atau mungkin tidak merasakan gejala sama sekali.

Hepatitis B

Hepatitis B adalah suatu penyakit hati yang disebabkan oleh virus Hepatitis B (VHB) yang dapat menyebabkan peradangan hati akut atau menahun. Infeksi VHB tidak menampakkan gejala sama sekali. Hanya sepertiga dari yang terinfeksi memperlihatkan keluhan, terutama mata kuning. Gejalanya mirip Hepatitis A. Secara vertikal, cara penularan Hepatitis B dapat melalui darah, khususnya dari ibu ke bayi, sedangkan secara horizontal dapat terjadi akibat penggunaan alat suntik yang tercemar, tindik telinga, tusuk jarum, atau transfusi darah.

Hepatitis C

Hepatitis C adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus Hepatitis C. Pada tahap awal, Hepatitis C seringkali tidak memberikan gejala, namun infeksi kronis dapat menyebabkan parut (skar) pada hati, setelah menahun menyebabkan sirosis (pengerasan hati) dan kanker hati. Hepatitis C menular melalui darah, terutama melalui transfusi darah, penggunaan jarum suntik untuk menyuntikkan obat-obatan atau pembuatan tato dan body piercing yang dilakukan dalam kondisi tidak higienis. Gejalanya sama dengan Hepatitis B.

Hepatitis D

Hepatitis D (virus delta) adalah virus cacat yang membutuhkan virus Hepatitis B untuk berkembang biak sehingga hanya ditemukan pada orang yang terinfeksi Hepatitis B. Pola penularannya mirip dengan Hepatitis B. Penularan Hepatitis D dapat menular melalui hubungan seksual, jarum suntik dan transfusi darah. Gejalanya bervariasi dan dapat muncul sebagai gejala yang ringan.

Hepatitis E

Hepatitis E disebabkan oleh virus Hepatitis E. Penyebarannya melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi oleh virus ini, yang lebih mudah menyebar pada daerah dengan sanitasi yang buruk. Secara umum, penderita Hepatitis E bisa sembuh tanpa penyakit jangka panjang kecuali bila terjadi pada kehamilan, khususnya pada trimester ketiga, serta dapat menyebabkan kematian.

Tips Mencegah Hepatitis :

  1. Menjaga kebersihan makanan dan lingkungan
  2. Menggunakan jarum, termasuk transfusi darah yang steril
  3. Tidak melakukan seks bebas
  4. Tidak menggunakan narkoba, utamanya narkoba suntik
  5. Istirahat yang cukup
  6. Olahraga teratur
  7. Memberikan imunisasi lengkap kepada bayi dan orang dewasa yang belum memiliki kekebalan tubuh

Informasi Terkait

Waspadai Demam Berdarah Dengue (DBD)

Virus Cacar Monyet yang Perlu Kamu Waspadai dan Kenali Gejalanya

Coronavirus Disease (COVID-19), Virus Baru Penyebab Penyakit Saluran Pernafasan

close

Buat Appointment

Sejalan dengan komitmen kami untuk memberikan service of excelent, kami menawarkan pilihan kemudahan dalam pembuatan Appointment sesuai dengan kenyamanan Anda.

  • Whatsapp Eka Hospital
    Buat janji melalui

    Whatsapp Eka Hospital

  • Aplikasi & Web SehatQ
    Buat janji melalui

    Aplikasi & Web SehatQ

  • Alodokter
    Buat janji melalui

    Alodokter

logo