
Osifikasi merupakan sebuah proses terbentuknya tulang manusia atau biasa juga dikenal sebagai osteogenesis. Perkembangan tulang pada manusia dimulai saat embrio berusia 6 hingga 7 minggu dan terus berlangsung hingga seseorang berusia 25 tahun.
Pada masa embrio hingga janin, struktur dasar kerangka mulai terbentuk yang berupa tulang rawan. Seiring berjalan waktu, tulang rawan akan membentuk tulang keras, inilah yang disebut osifikasi.
Bukan hanya saat janin, osifikasi bisa terjadi pada saat seseorang mengalami patah tulang atau saat menyesuaikan bentuk tulang dengan kebiasaan atau gaya hidup seseorang.
Proses osifikasi
Ada dua jenis osifikasi, yaitu intramembran dan osifikasi endokondral. Keduanya memiliki awal yang sama yaitu, jaringan mesenkim. Namun proses pembentukan menjadi tulang sangat berbeda.
Dalam prosesnya ada tiga sel yang sangat berperan penting dalam proses osifikasi yaitu:
- Osteoblas: sel pembentuk tulang
- Osteosit: sel tulang dewasa
- Osteoklas: sel pemecah tulang
1. Osifikasi intramembran
Pada osifikasi intramembran, prosesnya sangat ringkas. Dimana tubuh mengubah jaringan mesenkim yaitu salah satu jaringan embrional yang terbentuk pada masa awal pembentukan embrio menjadi tulang keras.
Proses ini terlihat pada pembentukan dasar tengkorak, tulang selangka, dan berbagai tulang pipih lainnya.
- Tahap 1
Sel-sel mesenkim berubah menjadi osteoblas, sel dasar pembentuk tulang. Osteoblas mulai berkumpul menjadi satu dan membentuk pusat osifikasi.
- Tahap 2
Osteoblas mulai mengeluarkan osteoid yang berfungsi mengikat kalsium pada matriks (cikal bakal tulang). Tujuannya adalah untuk memperbanyak osteoblas dalam matriks hingga menjadi keras dan berubah menjadi osteosit.
- Tahap 3
Osteoblas terus mengeluarkan osteoid di sekitar pembuluh darah dan membentuk trabekula, tulang yang berbentuk seperti spons. Berpori dan kenyal.
- Tahap 4
Pembuluh darah ini kemudian membentuk sumsum tulang merah, yang kemudian berfungsi sebagai penghasil sel darah merah.
- Tahap 5
Tulang pun terbentuk.
2. Osifikasi Endokondral
Pada osifikasi endokondral, proses pertumbuhan tulang melibatkan perubahan tulang rawan dengan jaringan tulang yang lebih keras. Hampir sebagian tulang rangka terbentuk dengan cara ini dan disebut sebagai tulang endokondral.
Proses osifikasi endokondral dimulai dengan terbentuknya model tulang rawan hialin. Pada masa kehamilan tiga bulan, jaringan perikondrium yang mengelilingi tulang rawan mulai disusupi pembuluh darah dan osteoblas kemudian berubah menjadi periosteum.
Setelah itu osteoblas membentuk tulang padat di sekitar diafisis. Di saat yang sama bagian tengah diafisis mulai luruh. Osteoblas masuk ke tengah tulang rawan yang luruh tersebut dan menggantinya dengan tulang spons supaya membentuk pusat osifikasi. Setelah itu proses pembentukan dan pengerasan tulang terus terjadi.
Cara agar tulang tetap sehat
Proses osifikasi yang lancar sangat penting bagi pertumbuhan tulang yang sehat. Oleh karena itu Anda wajib memberikan tubuh nutrisi yang dibutuhkan untuk proses osifikasi.
Caranya adalah dengan:
1. Konsumsi banyak sayur-sayuran
Cara menjaga kesehatan tulang yang sangat mudah dilakukan adalah dengan mengonsumsi banyak sayuran. Pasalnya sayuran mengandung banyak vitamin C yang bermanfaat untuk meningkatkan produksi sel pembentuk tulang.
2. Penuhi kebutuhan vitamin D harian
Vitamin D penting untuk menjaga kesehatan tulang karena dapat membantu tulang menyerap kalsium. Hal ini baik untuk menjaga kesehatan tulang
Vitamin D bisa didapat lewat berjemur di bawah sinar matahari dan juga konsumsi ikan berminyak yang kaya omega-3 seperti salmon, tuna, bandeng, dan trout. Jika perlu, boleh juga mengonsumsi suplemen vitamin D
3. Penuhi kebutuhan kalsium
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kalsium punya peran penting dalam pertumbuhan tulang. Pastikan untuk memenuhi kebutuhan kalsium harian.
Kalsium bisa didapatkan dari susu kedelai hingga sayuran hijau.
Itu dia sekilas tentang proses pertumbuhan tulang manusia. Jika ada yang ingin ditanyakan seputar kesehatan tulang, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis ortopedi di Eka Hospital. Anda bisa menghubungi Call Center kami di 1500129 atau layanan WhatsApp kami di 08891500129.

