.jpeg)
Banyak orang seringkali menganggap remeh nyeri di area pinggang. Namun, tahukah Anda bahwa nyeri tersebut bisa menjadi pertanda batu ginjal?
Batu ginjal sering kali muncul tanpa disadari pada tahap awal. Namun, saat batu tersebut menyumbat saluran urine, Anda bisa merasakan nyeri hebat sehingga mengganggu aktivitas. Memahami kondisi ini lebih awal adalah kunci agar penanganannya bisa dilakukan dengan lebih cepat dan tepat.
Apa itu batu ginjal?
Batu ginjal adalah endapan keras yang terbuat dari mineral dan garam yang terbentuk di dalam ginjal. Benda ini kemudian menggumpal dan mengeras akibat urine yang terlalu pekat. Ukurannya bisa bervariasi, mulai dari sekecil butiran pasir hingga sebesar bola golf.
Batu ini tidak hanya bisa berdiam di ginjal, tetapi juga dapat berpindah ke saluran kemih (ureter), yang kemudian menyebabkan penyumbatan dan memicu rasa sakit yang luar biasa.
Faktor risiko batu ginjal
Ada berbagai faktor yang memicu terbentuknya kristal di ginjal. Beberapa faktor risiko utama meliputi:
- Kurang minum air putih: Dehidrasi membuat urine menjadi pekat, sehingga mineral lebih mudah mengendap dan membentuk batu.
- Pola makan tidak sehat: Konsumsi makanan yang tinggi garam dan gula secara berlebihan dapat meningkatkan kadar kalsium yang dibuang oleh ginjal.
- Faktor genetik: Jika ada anggota keluarga yang memiliki riwayat batu ginjal, Anda memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami kondisi serupa.
- Masalah pencernaan atau operasi: Kondisi seperti penyakit radang usus atau riwayat operasi bypass lambung dapat memengaruhi penyerapan kalsium dan air.
- Kondisi medis tertentu: Obesitas, infeksi saluran kemih yang berulang, dan kelainan kelenjar paratiroid juga menjadi pemicu yang signifikan.
Gejala yang harus diwaspadai
Jangan abaikan jika tubuh Anda mulai menunjukkan tanda-tanda berikut, terutama jika terjadi secara mendadak:
- Nyeri pinggang Hebat: Rasa nyeri biasanya terasa di bawah tulang rusuk, di samping, atau di punggung, yang bisa menjalar hingga ke perut bagian bawah dan selangkangan.
- Urine berwarna kemerahan: Adanya darah dalam urine (hematuria) yang membuat warna urine tampak merah, merah muda, atau kecokelatan.
- Mual dan muntah: Sering kali rasa nyeri yang hebat memicu reaksi sistem saraf yang menyebabkan mual.
- Gangguan berkemih: Muncul rasa nyeri saat buang air kecil, atau keinginan untuk buang air kecil secara terus-menerus namun urine yang keluar hanya sedikit.
Penanganan dan diagnosis
Jika Anda merasakan gejala-gejala di atas, pemeriksaan medis segera sangat disarankan. Dokter Spesialis Urologi biasanya akan melakukan diagnosis melalui tes urine, tes darah, serta prosedur pemindaian seperti USG atau CT Scan untuk mengetahui lokasi dan ukuran batu secara akurat.
Penanganan batu ginjal saat ini sudah sangat maju, mulai dari terapi obat-obatan untuk membantu mengeluarkan batu kecil, hingga prosedur minimal invasif untuk menghancurkan batu yang lebih besar tanpa operasi.
Konsultasi dengan dokter spesialis urologi
Batu ginjal yang tidak ditangani dengan tepat dapat menyebabkan infeksi ginjal hingga penurunan fungsi ginjal permanen. Oleh karena itu, konsultasi dengan ahli urologi sangat penting untuk menentukan metode pengobatan yang paling efektif bagi Anda.
Untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan masalah batu ginjal maupun saluran kemih lainnya, Anda dapat membuat janji konsultasi dengan Dokter Spesialis Urologi Eka Hospital BSD, dr. Taufik Rakhman Taher, Sp.U
Segera buat janji dengan dokter lewat appointment center di 1-500-129 dan WA center 0889-1500-129.

