Home>Better Health>Anak>Cara Melatih Keterampilan Motorik Anak dengan Menyenangkan

Better Health

Cara Melatih Keterampilan Motorik Anak dengan Menyenangkan

motorik anak

Keterampilan motorik adalah kemampuan anak dalam melakukan berbagai gerakan, seperti berjalan, berlari, hingga menggenggam pensil. Agar dapat berkembang dengan baik dan sesuai dengan usianya, orang tua dapat melatih keterampilan motorik anak lewat beberapa aktivitas.

Apa itu keterampilan motorik?

Keterampilan motorik adalah kemampuan yang memungkinkan anak untuk melakukan berbagai koordinasi dan gerakan, sehingga ia dapat melakukan aktivitas hariannya secara mandiri.

Terdapat 2 jenis kemampuan motorik:

1. Motorik halus

Kemampuan gerak yang melibatkan otot-otot kecil di jari-jari tangan dan kaki sehingga memungkinkan anak mengontrol benda-benda kecil, seperti mengancing baju atau menggenggam pensil.

2. Motorik kasar

Kemampuan yang melibatkan otot-otot besar sehingga memungkinkan anak untuk melakukan berbagai gerakan-gerakan besar, seperti berjalan, berlari, dan duduk.

Kemampuan gerak ini akan melibatkan tangan, kaki, dan tubuh (torso)

Cara melatih keterampilan motorik anak

Keterampilan motorik anak akan mulai berkembang sejak ia dilahirkan. Kemampuan menegakkan kepala adalah salah satu contoh keterampilan motorik yang berkembang pada masa awal kehidupan anak.

Ini karena motorik anak biasanya berkembang mulai dari kepala, tubuh bagian atas, hingga akhirnya sampai kaki.

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk melatih keterampilan motorik anak:

1. Melakukan tummy time

Tummy time adalah salah satu cara melatih keterampilan motorik anak. Cara ini dapat dilakukan sejak ia berusia 2 bulan.

Tummy time membantu melatih kemampuan motorik anak yang nantinya akan membuat

Cara ini juga bisa membantu memperkuat otot leher, lengan, dan bahu yang dapat membantu anak mampu melakukan berbagai gerak motorik kasar, seperti menegakkan kepala, berguling, dan merangkak.

Lakukan tummy time dengan pengawasan sekitar 15-30 menit.  

2. Permainan tekstur

Permainan mengenalkan tekstur ke anak, seperti berjalan di pasir atau rumput, bermain dengan beras, kacang hijau, atau adonan plastisin juga dapat membantu melatih keterampilan motorik halus anak.

Permainan ini akan membantu melatih kemampuan anak dalam menggenggam.

Mengenalkan anak dengan berbagai macam tekstur akan membangun koneksi jalur saraf di otaknya sehingga anak nantinya juga dapat menyelesaikan tugas-tugas yang lebih rumit.

Selain menggunakan adonan atau ragam tekstur di atas, Anda juga bisa mengajak anak untuk melukis dengan tangan.

3. Menggambar

Menggambar dengan kertas dan pensil atau pensil warna membantu anak dalam melatih keterampilan motorik halusnya, terutama kemampuannya dalam menggenggam pensil.

Tidak perlu menghasilkan gambar yang bagus, target utama dalam kegiatan ini adalah membantu membiasakan anak dengan kemampuan menggenggamnya.

4. Menyusun balok

Permainan seperti menyusul balok juga dapat membantu melatih kemampuan motorik anak. Permainan balok biasanya memiliki berbagai bentuk dan warna.

Menyusun balok-balok ini dapat membantu melatih koordinasi mata dan tangan anak.

Melatih keterampilan motorik anak dengan bermain menyusun balok dapat mulai dilakukan sejak anak berusia 6-9 bulan.

5. Meronce

Meronce adalah salah satu kegiatan yang dapat membantu melatih keterampilan motorik halus anak. Sebab, dengan meronce anak bisa membiasakan diri untuk menggenggam benda-benda kecil dan melatih gerakan mencubit anak.

Namun, karena meronce menggunakan manik-manik kecil berlubang, pastikan Anda selalu mengawasi anak, terutama jika anak sedang berada dalam fase oral.

6. Mengunjungi taman bermain

Untuk anak yang sudah mulai bisa berjalan atau lebih besar, Anda bisa membawa anak ke taman bermain. Di taman bermain banyak tersedia berbagai aktivitas yang memungkinkan anak melatih keterampilan motorik kasar dan halus.

Anak dapat berjalan, berlari, hingga melompat.

7. Ajak anak dalam olahraga permainan

 Olahraga permainan, seperti bermain sepak bola, adalah salah satu cara untuk melatih keterampilan motorik kasar anak. Olahraga permainan akan merangsang anak untuk berlari, berjalan, melompat, dan melempar.

Selain cara di atas, melibatkan anak dalam pekerjaan rumah juga bisa membantu melatih keterampilan motorik. Ingatlah untuk tidak memaksanya untuk melakukan secara sempurna. Walau ini artinya, orang tua mungkin akan memiliki pekerjaan ekstra menyelesaikan pekerjaan anak.

Akan tetapi, sekalipun tidak dilakukan dengan sempurna, cara ini tetap membantu anak melatih kemampuan motoriknya.

Tahapan perkembangan kemampuan motorik anak sesuai usia

Perkembangan motorik anak bisa menunjukkan sejauh apa tumbuh kembang anak. Walau setiap anak memiliki ritme perkembangannya masing-masing, umumnya tahapan perkembangan anak sesuai usianya adalah sebagai berikut:

Berikut ini adalah tahapan perkembangan motorik anak sesuai dengan usianya.

Usia 0-6 bulan

Kemampuan motorik halus:

  • Menggenggam benda dengan kedua tangan (3 bulan)
  • Menggenggam benda dengan satu tangan (5 bulan)

Kemampuan motorik kasar:

  • Berguling
  • Duduk dengan bantuan atau duduk dengan sendirinya

Usia 6-12 bulan

Kemampuan motorik halus:

  • Mengambil benda yang kecil dengan jempol dan ibu jari
  • Memindahkan benda dari satu tangan ke tangan lain
  • Mengambil atau meletakkan benda dan memasukkannya ke mulut

Kemampuan motorik kasar:

  • Merangkak ke depan dengan perut
  • Berubah posisi yang berbeda, misal dari duduk ke merangkak
  • Berjalan sambil berpegangan

Usia 1-2 tahun

Kemampuan motorik halus:

  • Menyusun balok
  • Memutar kenop pintu
  • Menggunakan alat makan
  • Membalikkan beberapa halaman buku

Kemampuan motorik kasar:

  • Merangkak
  • Berjalan dengan lancar
  • Mulai mencoba berlari
  • Membawa mainan atau benda lain sambil berjalan
  • Naik turun tangga dengan bantuan

Usia 2-3 tahun

Kemampuan motorik halus:

  • Membalik satu halaman buku
  • Memegang krayon atau alat tulis dengan jempol dan dua jari (bukan menggenggam)
  • Membuat guntingan kecil dengan gunting
  • Melakukan gerakan meremas

Kemampuan motorik kasar:

  • Melompat di tempat dengan kedua kaki
  • Berjalan jinjit
  • Menangkap bola dengan anggota tubuh
  • Memainkan sepeda roda tiga

Usia 3-5 tahun

Kemampuan motorik halus:

  • Menggambar lingkaran
  • Menyusun balok
  • Menggunakan tangan yang tidak dominan untuk membantu menstabilkan objek saat digunakan
  • Berpakaian sendiri

Kemampuan motorik kasar:

  • Berdiri dengan satu kaki selama 5 detik
  • Menendang bola
  • Berjalan di garis lurus
  • Berlari melewati rintangan
  • Berjalan mundur
  • Menangkap bola hanya dengan tangan
  • Melompat ke depan setelah mempelajarinya

Meski demikian, setiap anak memiliki waktu tumbuh kembangnya sendiri. Belum dapat melakukan hal-hal di atas sesuai usianya tidak langsung berarti anak Anda mengalami gangguan tumbuh kembang. Anda bisa terus melatih keterampilan motorik anak dengan berbagai cara di atas. Akan tetapi, jika Anda memiliki kekhawatiran mengenai tumbuh kembang anak, konsultasikan hal ini ke dokter spesialis anakAnda bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis anak di Eka Hospital untuk mendapatkan konsultasi terbaik. Hubungi Call Center kami di 1500129 atau layanan WhatsApp kami di 08118822564 untuk membuat janji temu.

Bagikan

  • my.clevelandclinic.org, https://my.clevelandclinic.org/health/articles/gross-motor-skills

    Diakses pada 24 February 2026

  • health.clevelandclinic.org, https://health.clevelandclinic.org/benefits-of-sensory-play-ideas

    Diakses pada 24 February 2026

  • pregnancybirthbaby.org.au, https://www.pregnancybirthbaby.org.au/baby-massage

    Diakses pada 24 February 2026

  • healthychildren.org, https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/Pages/Is-Your-Babys-Physical-Development-on-Track.aspx

    Diakses pada 24 February 2026

EKA HOSPITAL

APPOINTMENT CENTER

menu1-500-129

Jam Operasional Layanan Telepon 06:00 - 22.00 WIB

Layanan Booking Mandiri 24 jam via Website

Copyright © 2026 Eka Hospital - All Rights Reserved