
Kanker adalah pertumbuhan sel abnormal di tubuh. Sel-sel ini bisa bertumbuh dengan sangat cepat sehingga menekan sel-sel sehat dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Walau tak sepenuhnya dapat mencegah, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk meminimalisir kanker.
Penyebab kanker
Sel kanker terjadi karena adanya mutasi genetik yang menyebabkan sel-sel kanker membelah dengan sangat cepat dan tidak terkendali. Para ahli sendiri belum tahu dengan pasti apa yang menyebabkan sel-sel ini bertumbuh secara tidak terkontrol dan menyebabkan kanker.
Namun, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami kanker, seperti:
- Kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol
- Obesitas
- Infeksi virus tertentu, seperti hepatitis atau HPV
- Paparan polusi atau senyawa kimia lainnya
- Usia
- Riwayat keluarga
- Hormon tertentu
- Paparan radiasi
- Pola makan
- Paparan sinar matahari dalam jangka panjang
Cara mencegah kanker
Hampir sekitar 30-50% kanker bisa dicegah. Fokus utama dalam mencegah kanker adalah menurunkan risikonya, melalui gaya hidup sehat.
Berikut adalah beberapa cara mencegah kanker yang bisa Anda lakukan:
1. Membatasi atau berhenti merokok
Rokok adalah salah satu faktor yang memperbesar peluang Anda untuk mengalami kanker. Rokok mengandung lebih dari 7.000 bahan kimia, yang 250 di antaranya diketahui berbahaya dan menyebabkan 69 jenis kanker, di antaranya kanker paru, kanker mulut, kanker tenggorokan kanker pita suara, kanker pankreas, kanker serviks, dan kanker ginjal.
Berhenti merokok dapat menurunkan risiko Anda mengalami kanker.
2. Konsumsi makanan sehat
Pola makan adalah salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah kanker. Meskipun tak bisa sepenuhnya mencegah, mengonsumsi makanan sehat bisa membantu menurunkan risikonya.
Beberapa makanan yang dapat membantu menurunkan risiko kanker, antara lain:
- Buah dan sayur, terutama yang kaya antioksidan, seperti sayuran hijau, brokoli, buah beri, dan jeruk.
- Makanan tinggi serat, seperti gandum utuh, oat, dan kacang-kacangan.
Anda juga harus menjauhi beberapa makanan yang berisiko tinggi menyebabkan kanker, seperti:
- Daging merah
- Daging olahan
- Makanan olahan
- Makanan dan minuman tinggi gula
- Makanan yang digoreng dengan minyak banyak
- Alkohol
Jauhi juga makanan yang dimasak dengan suhu tinggi atau terpapar api langsung karena dapat meningkatkan zat karsinogenik pada makanan.
3. Olahraga rutin
Olahraga rutin dapat membantu Anda menjaga berat badan ideal, dan secara tidak langsung dapat menurunkan risiko kanker. Kelebihan berat badan atau obesitas adalah salah satu faktor yang meningkatkan risiko Anda mengalami kanker terutama kanker payudara, usus besar, rahim, pankreas, kerongkongan, dan kantong empedu. Sebab sel lemak dapat melepaskan zat yang mendorong pertumbuhan sel kanker..
Usahakan untuk berolahraga rutin selama 30 menit sehari atau total 150 menit dalam seminggu. Anda bisa memvariasikan jenis olahraga intensitas ringan, sedang, hingga berat.
Bila telah terbiasa, perlahan-lahan tingkatkan intensitas olahraga Anda.
4. Hindari paparan sinar matahari langsung
Sinar matahari pagi sangat penting untuk asupan vitamin D dalam tubuh. Meski demikian, berada di bawah paparan sinar matahari secara terus-menerus dalam waktu yang lama dapat meningkatkan risiko Anda mengalami kanker, terutama kanker kulit.
Usahakan untuk menghindari paparan sinar matahari pukul 10 pagi sampai 4 sore. Apabila harus berada di bawah sinar matahari, gunakan topi atau pakaian yang dapat melindungi kulit dari sinar matahari.
Jangan lupa untuk menggunakan tabir surya dengan SPF minimal 30 dan mengoleskannya ulang sekitar 2-3 jam sekali.
5. Mendapatkan vaksin
Beberapa kanker mungkin disebabkan oleh infeksi virus tertentu, seperti kanker hati yang disebabkan oleh virus hepatitis dan kanker serviks yang disebabkan oleh infeksi virus HPV.
Salah satu cara untuk mencegah kanker yang dipicu oleh infeksi virus adalah dengan mendapatkan vaksin. Terlebih, vaksin hepatitis dan vaksin HPV sudah banyak tersedia di rumah sakit termasuk Eka Hospital.
6. Menerapkan perilaku seks yang sehat
Beberapa infeksi virus, seperti HPV, dapat menular lewat hubungan seks. Itu sebabnya, untuk mencegah kanker serviks, Anda bisa menerapkan cara atau perilaku seks yang sehat.
Upayakan untuk:
- Tidak bergonta-ganti pasangan seks
- Memakai kondom untuk mencegah penyakit seksual menular
7. Melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin
Kanker akan lebih mudah ditangani saat stadiumnya masih ada di tahap awal. Namun, karena tidak ada deteksi dini, sering kali kanker terlambat ditemukan dan sudah menyebar.
Untuk itu, salah satu cara mencegah kanker adalah dengan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Cara ini juga bisa dilakukan sebagai upaya deteksi dini agar kanker ditemukan saat kondisinya masih lebih mudah diobati.
Pemeriksaan rutin khusus kanker juga dapat mendeteksi sel-sel prekanker sehingga Anda bisa mendapatkan penanganan yang tepat sebelum sel tersebut berubah menjadi sel kanker.
Menjalani berbagai cara hidup sehat di atas bukan hanya mampu mencegah dan menurunkan risiko kanker, melainkan juga dapat menjaga kesehatan Anda secara keseluruhan. Apabila Anda memiliki faktor risiko kanker di atas, pertimbangkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin sebagai upaya mencegah dan mendeteksi dini kanker.
Ada berbagai pemeriksaan yang bisa dipilih untuk mengetahui seberapa besar risiko Anda untuk kanker. Anda dapat berkonsultasi dengan para dokter spesialis onkologi di ETWCC Eka Hospital.
Anda bisa membuat menghubungi Call Center kami di 1500129 atau layanan WhatsApp kami di 08891500129 untuk membuat janji temu.

