Home>Better Health>Kehamilan>Cara Mencegah Kelahiran Prematur pada Kehamilan Bayi Kembar

Better Health

Cara Mencegah Kelahiran Prematur pada Kehamilan Bayi Kembar

Hamil bayi kembar bisa jadi adalah salah satu kabar sukacita yang dinantikan oleh pasangan suami istri. Meski demikian, kehamilan kembar memiliki beberapa risiko yang lebih tinggi dibandingkan kehamilan normal, salah satunya adalah kelahiran prematur.

Faktanya, kehamilan bayi kembar mengalami kelahiran prematur cukup umum dan salah satu komplikasi yang kerap terjadi. Lantas, apakah kondisi ini bisa dicegah? Apa saja yang bisa dilakukan untuk mencegah kelahiran prematur pada kehamilan kembar?

Penyebab Kelahiran Prematur Saat Hamil Bayi Kembar

Kelahiran prematur adalah salah satu komplikasi yang dapat terjadi pada kehamilan kembar. Bahkan, penelitian terbaru menunjukkan bahwa sekitar 65% kehamilan kembar, terlahir prematur.

Risiko bayi kembar lahir prematur umumnya dapat meningkat seiring dengan semakin berat bayi atau semakin banyak jumlah bayi kembar di dalam kandungan.

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan kelahiran prematur pada saat hamil bayi kembar, yaitu:

1. Preeklampsia

Preeklampsia adalah kondisi ketika tekanan darah menjadi tinggi saat hamil. Umumnya, kondisi ini muncul pada masa awal kehamilan dengan risiko yang lebih tinggi dibandingkan saat hamil satu bayi saja.

Tekanan darah tinggi saat hamil juga dapat meningkatkan risiko abrupsio plasenta, yaitu lepasnya plasenta dari dinding rahim sebelum waktunya.

2. Masalah plasenta

Berhubung tekanan darah tinggi saat hamil kembar dapat meningkatkan risiko abrupsio plasenta, hal ini juga bisa memicu bayi kembar lahir sebelum cukup bulan.

Selain abrupsio plasenta, salah satu komplikasi yang dapat menyebabkan kelahiran prematur pada kehamilan kembar adalah plasenta previa. Ini adalah kondisi ketika plasenta menutupi jalan lahir.

Kedua kondisi ini dapat menyebabkan perdarahan hebat sehingga tindakan atau operasi mungkin perlu dilakukan segera.

3. Ketubah pecah dini

Cairan dan kantung ketuban adalah pelindung bayi dari lingkungan luar tubuh ibu. Kelahiran prematur pada kehamilan bayi kembar juga bisa disebabkan oleh ketuban pecah dini.

Hal ini mungkin saja terjadi karena tekanan dari janin yang cukup besar sehingga ketubah pecah sebelum waktunya.

Saat ketuban pecah, perlindungan janin dari lingkungan luar pun menjadi terbuka. Saat pecah ketuban, risiko infeksi akan meningkat lebih tinggi. Itu sebabnya, Anda mungkin perlu segera melahirkan bayi kembar Anda sekalipun belum cukup bulan untuk menghindari risiko kesehatan lainnya.

4. Twin-to-Twin Transfusion Syndrome

Twin-to-Twin Transfusion Syndrome (TTTS) adalah sebuah kondisi yang dapat menyebabkan kelahiran prematur pada kehamilan kembar. Kondisi ini terjadi ketika kedua bayi kembar (kembar identik) berbagi satu plasenta.

Hal tersebut dapat meningkatkan risiko hanya salah satu bayi yang mendapatkan kelebihan suplai darah, sedangkan yang lainnya kekurangan.

Ini termasuk kondisi yang membahayakan dan membutuhkan persalinan prematur.

5. Janin tidak berkembang

Janin tidak berkembang, atau intrauterine growth restriction (IUGR), adalah kondisi ketika pertumbuhan janin di dalam kandungan terhambat, sehingga memiliki ukuran atau tahapan perkembangan perkembangan yang tidak sesuai dengan usia kehamilan.

Ada banyak hal yang menyebabkannya, seperti ruang gerak janin yang sempit, masalah pada plasenta, ataupun tali pusat.

Anda umumnya perlu melahirkan bayi secara caesar dan prematur terutama ketika perkembangan janin sangat terhambat.

6. Kontraksi prematur

Ukuran janin yang umumnya minimal dua kali lipat lebih besar dari kehamilan normal dapat membuat rahim menegang lebih cepat. Hal ini dapat menyebabkan ibu yang hamil bayi kembar mengalami kontraksi prematur.

Hal itulah yang menyebabkan ibu hamil bayi kembar berisiko mengalami kelahiran prematur.

Cara Menjaga Kehamilan Kembar

Bayi disebut lahir cukup bulan bila dilahirkan pada usia 39 minggu. Saat inilah semua organ sudah matang dan sempurna.

Risiko prematur pada bayi kembar umumnya dapat terjadi sebelum usia 37 minggu. Artinya, organ tubuhnya belum matang sempurna, terutama paru. Maka itu, Anda perlu menjaga kesehatan kondisi kehamilan, terutama jika mengandung anak kembar.

Berikut ini adalah cara menjaga kehamilan kembar sekaligus mencegah kelahiran prematur:

  • Banyak konsumsi sayur dan buah sebagai asupan vitamin dan mineral
  • Penuhi kebutuhan kalori dan protein harian sesuai saran dokter
  • Melakukan aktivitas fisik ringan yang aman untuk ibu hamil 
  • Cukupi kebutuhan cairan
  • Tidak melewatkan waktu kontrol ke dokter

Walau angka kejadian kelahiran prematur pada ibu yang hamil bayi kembar cukup besar, ini bukanlah sesuatu yang normal. Itu sebabnya, menjalani kehamilan kembar membuat Anda perlu ekstra waspada.

Pastikan tidak melewatkan waktu kontrol rutin ke dokter untuk memantau kondisi ibu dan janin.

Selain tu, segeralah ke rumah sakit meskipun belum waktu kontrol jika Anda mengalami beberapa gejala berikut ini:

  • Mengalami kontraksi teratur per 10 menit dan tidak membaik setelah mengubah posisi atau minum air
  • Muncul rasa sakit yang hebat dan tidak kunjung hilang
  • Perdarahan
  • Pecah ketuban

Itu mungkin saja merupakan tanda melahirkan prematur. Anda perlu ke dokter untuk memastikannya.

Konsultasikan kondisi kehamilan Anda dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan terbaik kami di Eka Hospital. Anda bisa berkonsultasi dengan dr. Angelina Vitria, Sp. OG di Eka Hospital PIK. 

Hubungi Call Center kami di 1500129 atau layanan WhatsApp kami di 08891500129 untuk membuat janji temu

Bagikan

  • Instagram Post Eka Hospital PIK, https://www.instagram.com/p/DNQC6_OS2b-/

    Diakses pada 25 August 2025

  • BMC Pregnancy and Childbirth, https://bmcpregnancychildbirth.biomedcentral.com/articles/10.1186/s12884-023-06186-0

    Diakses pada 25 August 2025

  • ACOG, https://www.acog.org/clinical/clinical-guidance/committee-opinion/articles/2013/11/definition-of-term-pregnancy

    Diakses pada 25 August 2025

  • Cleveland Clinic, https://my.clevelandclinic.org/health/articles/23158-twin-pregnancy

    Diakses pada 25 August 2025

  • Johns Hopkins Medicine, https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/staying-healthy-during-pregnancy/complications-of-multiple-pregnancy

    Diakses pada 25 August 2025

EKA HOSPITAL

APPOINTMENT CENTER

menu1-500-129

Jam Operasional Layanan Telepon 06:00 - 22.00 WIB

Layanan Booking Mandiri 24 jam via Website

Copyright © 2025 Eka Hospital - All Rights Reserved