
Dispareunia adalah istilah untuk menggambarkan rasa sakit yang muncul saat berhubungan seks. Umumnya, dispareunia lebih sering terjadi pada wanita akibat vagina yang kering sehingga gesekan dapat membuat berhubungan seks terasa sakit.
Meski demikian, pria juga bisa mengalami sakit saat berhubungan seks. Namun, sakit saat berhubungan seks pada pria bukanlah hal yang normal dan dapat menjadi tanda adanya masalah kesehatan kelamin tertentu.
Apa itu dispareunia?
Dispareunia adalah rasa sakit saat berhubungan seks. Umumnya dialami wanita dan paling sering disebabkan oleh kondisi vagina yang kering. Wanita yang mengalami menopause adalah yang berisiko paling tinggi karena produksi estrogen menurun sehingga membuat vagina menjadi kering.
Rasa sakit yang muncul saat berhubungan seks ini biasanya dirasakan di area vulva (bibir vagina) ataupun di dalam vagina. Rasa sakit juga dapat muncul di area punggung bawah, area panggul, ataupun perut di bagian bawah yang bisa jadi tanda adanya kondisi lain yang lebih serius daripada sekadar vagina kering.
Sementara pada pria, dispareunia dapat menyebabkan rasa sakit di area kepala penis, batang penis, testis, atau tulang panggul.
Dispareunia dapat dibedakan menjadi 4 jenis dibedakan dari waktu kemunculan rasa sakit, yaitu:
- Rasa sakit yang muncul saat Anda menjadi aktif secara seksual
- Rasa sakit yang muncul setelah Anda mengalami hubungan seksual tanpa rasa sakit
- Rasa sakit setiap kali berhubungan seks
- Rasa sakit pada saat tertentu ketika berhubungan seks
Gejala dispareunia
Beberapa gejala yang mungkin Anda rasakan ketika mengalami dispareunia, antara lain:
- Rasa sakit yang tajam saat penetrasi atau awal, bahkan saat menggunakan tampon atau menstrual cup
- Rasa sakit di dalam vagina saat penetrasi
- Rasa sakit berdenyut setelah berhubungan seks
- Sensasi panas dan terbakar saat atau setelah berhubungan seks
- Keram perut bagian bawah
- Kejang otot panggul
Walau dispareunia menyebabkan rasa sakit, biasanya ini tidak disertai dengan perdarahan vagina saat berhubungan seks. Rasa sakit yang disertai vagina berdarah saat berhubungan seks mungkin menandakan masalah kesehatan lain yang lebih serius.
Penyebab dispareunia
Sakit saat berhubungan seksual dapat disebabkan oleh kondisi kesehatan tertentu, masalah fisik, ataupun psikologis.
Berdasarkan penyebabnya, terdapat tiga dispareunia, yaitu:
Entry pain
Ini adalah rasa sakit yang muncul saat penetrasi bermula, saat penis atau benda lain masuk ke vagina. Menyebabkan rasa sakit di vulva atau bibir vagina. Beberapa penyebab dispareunia tipe ini, yaitu:
- Vagina kering
- Iritasi atau cedera pada vagina dan tulang panggul
- Infeksi atau iritasi kulit, seperti infeksi saluran kencing atau eksim di area kelamin
- Vaginismus
- Kelainan kongenital
Deep pain
Sakit saat berhubungan seksual bisa dirasakan lebih dalam di vagina. Biasanya, rasa sakitnya juga akan memburuk pada posisi tertentu.
Beberapa penyebab yang mungkin terjadi:
- Vagina kering
- Kelainan atau masalah pada otot dasar panggul
- Penyakit radang panggul
- Infeksi saluran kencing
- Fibroid rahim
- Endometriosis
- Kista ovarium
- Infeksi menular seksual
Selain itu, faktor psikologis, seperti stres atau trauma pelecehan seksual yang mungkin pernah dialami juga bisa menyebabkan seseorang mengalami dispareunia.
Pengobatan dispareunia
Pengobatan dispareunia akan disesuaikan dari penyebabnya. Apabila infeksi bakteri yang jadi penyebab dispareunia, dokter mungkin saja memberikan antibiotik yang sesuai dengan infeksi yang Anda alami.
Sementara, Anda juga mungkin diresepkan obat-obatan yang mengandung hormon apabila sakit saat berhubungan seks terjadi karena penurunan kadar estrogen seiring dengan menopause.
Di sisi lain, konsultasi atau terapi dengan psikolog dan psikiater juga mungkin saja dilakukan untuk membantu mengatasi trauma atau stres yang menyebabkan berhubungan seks terasa sakit.
Cara mengatasi sakit saat berhubungan seks
Selain mengobati penyebabnya, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi atau mengurangi rasa sakit saat berhubungan seks:
- Menggunakan pelumas berbahan dasar air sebelum berhubungan seks
- Mencoba aktivitas atau posisi seks yang meminimalisir rasa sakit
- Melakukan teknik relaksasi sebelum berhubungan seks
- Kompres dingin di area vulva setelah berhubungan seks
- Minum obat pereda nyeri jika perlu
- Akupuntur
- Latihan dasar panggul untuk memperkuat otot panggul
Cara mencegah dispareunia
Dispareunia tidak sepenuhnya dapat dicegah. Akan tetapi, Anda bisa melakukan beberapa hal untuk meminimalkan risikonya.
Anda bisa menjalankan perilaku seks yang sehat, seperti menggunakan kondom atau tidak bergonta-ganti pasangan seks.
Apabila Anda mengalami dispareunia berulang dan terasa sakit yang berat, segera konsultasi ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Anda bisa mengunjungi dokter spesialis Obgyn di Eka Hospital untuk mencari tahu penyebab Anda mengalami sakit saat berhubungan seksual.
Hubungi Call Center kami di 1500129 atau layanan WhatsApp kami di 08891500129 untuk membuat janji temu.

