Home>Better Health>Endoskopi>Esofagoskopi: Prosedur, Manfaat, dan Risiko

Better Health

Esofagoskopi: Prosedur, Manfaat, dan Risiko

esofagoskopi

Esofagoskopi adalah prosedur medis yang digunakan untuk memeriksa bagian dalam kerongkongan (esofagus). Prosedur ini dilakukan dengan menggunakan endoskop, sebuah tabung panjang dan fleksibel yang dilengkapi dengan cahaya dan kamera kecil di ujungnya. Endoskop dimasukkan melalui mulut dan perlahan-lahan didorong ke bawah menuju kerongkongan.

Mengapa esofagoskopi dilakukan?

Esofagoskopi dilakukan untuk berbagai alasan, termasuk:

1. Mendiagnosis masalah pada kerongkongan

Prosedur ini dapat membantu dokter mendiagnosis berbagai kondisi seperti:

  • Refluks asam lambung (GERD)
  • Esofagitis (peradangan kerongkongan)
  • Tumor atau kanker kerongkongan
  • Ulkus (luka terbuka)
  • Penyempitan kerongkongan
  • Gangguan menelan
  • Sensasi seperti ada benjolan di tenggorokan secara terus-menerus
  • Batuk yang tidak kunjung sembuh
  • Benda asing yang terjebak di kerongkongan

2. Mengambil sampel jaringan (biopsi)

Selama prosedur, dokter dapat mengambil sampel kecil jaringan dari kerongkongan untuk diperiksa di laboratorium.

3. Mengobati beberapa kondisi

Dalam beberapa kasus, esofagoskopi juga dapat digunakan untuk mengobati kondisi tertentu, seperti:

  • Menghilangkan polip atau tumor kecil
  • Melebarkan penyempitan kerongkongan
  • Menghentikan pendarahan

Persiapan esofagoskopi

Sebelum menjalani esofagoskopi, Anda biasanya akan diminta untuk:

  • Puasa: Anda tidak boleh makan atau minum selama 6-8 jam sebelum prosedur.
  • Memberitahu dokter tentang obat-obatan yang Anda konsumsi: Beberapa obat mungkin perlu dihentikan sementara sebelum prosedur.

Prosedur esofagoskopi

Prosedur esofagoskopi biasanya dilakukan dengan pemberian obat anestesi sehingga Anda merasa mengantuk selama prosedur. Setelah itu, endoskop akan dimasukkan melalui mulut Anda untuk melihat bagian dalam esofagus. Anda mungkin merasa sedikit tekanan atau tidak nyaman selama prosedur, tetapi biasanya tidak terlalu sakit.

Risiko esofagoskopi?

Seperti prosedur medis lainnya, esofagoskopi juga memiliki beberapa risiko, meskipun jarang terjadi, seperti:

  • Perdarahan: Perdarahan ringan dapat terjadi setelah biopsi.
  • Infeksi: Risiko infeksi sangat kecil.
  • Perforasi: Jarang sekali, endoskop dapat menyebabkan robekan pada dinding kerongkongan.

Pemulihan setelah esofagoskopi

Setelah prosedur, Anda biasanya dapat segera pulang. Anda mungkin akan merasa sedikit sakit tenggorokan atau kembung. Dokter akan memberikan instruksi khusus untuk perawatan di rumah.

Kapan esofagoskopi dilakukan?

Anda perlu berkonsultasi dengan dokter jika mengalami gejala seperti:

  • Nyeri dada atau ulu hati
  • Sulit menelan
  • Mulas atau heartburn yang parah
  • Muntah darah atau feses berwarna hitam
  • Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan
  • GERD berkepanjangan
  • Munculnya jaringan abnormal
  • Sensasi sesuatu tersangkut di tenggorokan

Esofagoskopi adalah prosedur yang aman dan efektif untuk mendiagnosis dan mengobati berbagai kondisi pada kerongkongan. Jika Anda mengalami gejala yang mengarah pada masalah pada kerongkongan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter.

Jangan ragu juga untuk berkonsultasi bersama dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis THT-KL di Eka Hospital. Dokter-dokter berpengalaman kami siap membantu pasien untuk mendapatkan hidup yang lebih baik. Untuk mendapatkan informasi, segera buat janji dengan dokter lewat appointment center di 1-500-129 dan WA center 0889-1500-129.

Bagikan

  • hopkinsmedicine.org, https://www.hopkinsmedicine.org/health/treatment-tests-and-therapies/esophagoscopy

    Diakses pada 8 April 2026

  • webmd.com, https://www.webmd.com/digestive-disorders/what-to-know-about-esophagoscopy

    Diakses pada 8 April 2026

  • healthline.com, https://www.healthline.com/health/esophagoscopy

    Diakses pada 8 April 2026

EKA HOSPITAL

APPOINTMENT CENTER

menu1-500-129

Jam Operasional Layanan Telepon 06:00 - 22.00 WIB

Layanan Booking Mandiri 24 jam via Website

Copyright © 2026 Eka Hospital - All Rights Reserved