close

Layanan Lainnya

  • logo
    Cari
    Dokter
  • logo
    Buat Appointment
  • logo
    Layanan Telepon
  • logo
    Paket Kesehatan
  • logo
    Informasi Rumah Sakit
  • logo
    Pusat Unggulan
  • logo
    Whatsapp Eka Hospital
Better Health

Waspadai Aneurisma!

Aneurisma adalah kelainan pembuluh darah otak yang muncul akibat penipisan dan degenerasi dinding pembuluh darah arteri. Penyebabnya adalah kelainan bawaan, hipertensi, dan adanya infeksi atau trauma. Kondisi ini menimbulkan kelemahan pada dinding pembuluh darah sehingga membentuk tonjolan seperti balon.

Tonjolan dinding pembuluh darah tersebut lebih tipis dibandingkan dengan dinding pembuluh darah normal, sehingga dapat pecah kapan pun secara tiba-tiba. Pecahnya aneurisma sangat fatal karena dapat menyebabkan kematian akibat pendarahan otak. Pada beberapa kasus, dapat terjadi kebocoran pada aneurisma dan menyebabkan merembesnya darah di otak. Pendarahan akibat kebocoran ini hampir selalu diikuti dengan pecahnya aneurisma yang lebih parah.

Gejala

Biasanya aneurisma yang masih utuh dan belum pecah tidak menimbulkan gejala sehingga sangat jarang ditemukan. Kalaupun ditemukan biasanya karena ketidaksengajaan, misalnya saat melakukan Medical Check Up.

Nyeri kepala sangat hebat yang muncul secara mendadak, kejang, hingga penurunan kesadaran merupakan gejala pecahnya aneurisma. Adapun gejala lain yang dapat menjadi peringatan akan kemungkinan pecahnya aneurisma, antara lain nyeri kepala disertai mual dan muntah, leher kaku, penglihatan kabur, sensitive terhadap cahaya, kelopak mata tidak bisa dibuka, kelumpuhan sebelah anggota gerak yang menyerupai gejala stroke, dan nyeri pada wajah.

Diagnosis Aneurisma

Aneurisma dapat didiagnosis dengan teknik angiografi, yaitu pemeriksaan pembuluh darah menggunakan kateter atau selang yang dimasukkan ke pembuluh darah dan diberi zat warna (kontras). Dapat juga terdiagnosis dengan menggunakan CT Scan atau MRI. Namun yang terbaik adalah dengan menggunakan angiografi.

Penanganan Aneurisma

Aneurisma dapat ditangani dengan clipping aneurysm dan coiling. Tindakan clipping aneurysm yaitu tindakan pembedahan untuk memasang clip pada leher aneurisma. Sementara itu, tindakan coiling adalah teknik radiologi intervensi dengan memasukkan coil untuk menyumbat aneurisma. Tindakan yang diambil tentunya tergantung pada ukuran, bentuk, serta lokasi aneurisma.

Pecahnya aneurisma adalah kasus gawat darurat. Segera cari pertolongan medis apabila Anda atau orang terdekat merasakan nyeri kepala hebat yang muncul tiba-tiba, kejang, dan penurunan kesadaran. Pemeriksaan medis (medical check up) secara rutin sangat dianjurkan sebagai tindakan preventif.

Dokter Terkait

dr. Taofan, Sp.JP (K), FIHA, FICA, FAsCC, FSCAI

Kardiologi Intervensi

hospital EKA Hospital Cibubur

dr. Dedy Lizal, Sp.JP

Jantung & Pembuluh Darah

hospital EKA Hospital Bekasi

dr. Markz Roland Mulia Pargomgom Sinurat, Sp.JP, FIHA

Jantung & Pembuluh Darah

hospital EKA Hospital Cibubur

Informasi Terkait

Dr. Taofan, Sp.JP (K), FIHA, FICA, FACC

Pelayanan Endovaskular di Eka Hospital

Apa itu Terapi Resinkronisasi Jantung dalam Gangguan Irama Jantung?

close

Buat Appointment

Sejalan dengan komitmen kami untuk memberikan service of excelent, kami menawarkan pilihan kemudahan dalam pembuatan Appointment sesuai dengan kenyamanan Anda.

  • Whatsapp Eka Hospital
    Buat janji melalui

    Whatsapp Eka Hospital

  • Aplikasi & Web SehatQ
    Buat janji melalui

    Aplikasi & Web SehatQ

  • Alodokter
    Buat janji melalui

    Alodokter

logo