Home>Better Health>Kehamilan>Jenis Olahraga yang Aman Saat Hamil

Better Health

Jenis Olahraga yang Aman Saat Hamil

olahraga saat hamil

Ketika mendapatkan kabar kehamilan, Ibu mungkin akan mulai bertanya-tanya, apakah aman untuk berolahraga saat sedang hamil, terutama di usia kehamilan yang masih sangat muda?

Apalagi, jika sebelumnya Anda memiliki gaya hidup yang aktif dan berolahraga secara rutin. Yuk, simak penjelasan lengkap terkait tips aman berolahraga dari dr. Angelina Vitria, Sp.OG dalam artikel ini.

Bolehkah Ibu Hamil Berolahraga?

Pada dasarnya, selama kondisi kesehatan Anda mendukung, ibu hamil sangat dianjurkan untuk berolahraga secara rutin. Sebab, ada banyak manfaat kesehatan yang didapat, baik itu untuk janin di dalam kandungan ataupun sang ibu.

Beberapa manfaat olahraga saat hamil yang bisa Anda rasakan, di antaranya:

  • Membantu mengurangi nyeri punggung bawah saat hamil
  • Menjaga pertambahan berat badan ibu hamil dan bayi
  • Membantu mengatasi sembelit saat hamil
  • Menurunkan risiko diabetes gestasional dan preeklampsia
  • Membantu mencegah obesitas pada bayi, bahkan setelah dilahirkan
  • Menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah

Olahraga yang Aman untuk Ibu Hamil

Banyak ibu hamil yang ragu memulai olahraga karena khawatir meningkatkan risiko keguguran atau melahirkan prematur. Padahal, selama dokter mengizinkannya, olahraga saat hamil cenderung aman.

Namun, tentu saja Anda perlu memilih olahraga yang tepat. Jenis olahraga yang aman saat hamil adalah olahraga yang memiliki intensitas ringan, seperti:

1. Jalan Santai

Jalan santai adalah salah satu jenis olahraga yang aman untuk ibu hamil dan sangat mudah dilakukan. Berjalan kaki termasuk olahraga yang berfokus ke seluruh tubuh dan cenderung tidak membebani persendian.

Anda dapat melakukan sekitar 20-30 menit per hari agar hasilnya efektif.

2. Berenang

Berenang juga salah satu olahraga intensitas ringan yang aman dilakukan oleh ibu hamil. Berenang bisa membantu menguatkan otot.

Terlebih, berada di dalam air akan menopang beban tubuh Anda, sehingga tidak terlalu membebani persendian. Itu sebabnya, berenang cenderung lebih rendah risiko cedera.

Ditambah lagi, berhubung berat badan Anda ditopang oleh air di dalam kolam, berenang juga bisa membantu meredakan sakit pinggang saat hamil.

3. Yoga atau Pilates Prenatal

Ibu hamil yang sebelumnya aktif melakukan yoga atau pilates tetap dapat melakukan olahraga yang satu ini karena tergolong aman. Namun, pastikan Anda mengikuti kelas khusus hamil, yakni yoga atau pilates prenatal.

Yoga dan pilates untuk hamil bermanfaat untuk mengurangi stres, meningkatkan fleksibilitas, melatih pernapasan, dan merelaksasi otot-otot tubuh.

Kelas yoga dan pilates prenatal biasanya memiliki perbedaan dengan kelas yoga dan pilates biasa, sebab kelas ini ikut melatih keseimbangan dan relaksasi otot-otot yang nantinya akan berperan dalam proses persalinan.

Pastikan Anda memilih instruktur yoga tepercaya, berpengalaman, dan bersertifikasi khusus prenatal. Hindari gerakan atau pose yang mengharuskan Anda berbaring terlentang untuk waktu yang lama.

4. Sepeda Statis

Anda juga bisa menggunakan sepeda statis sebagai salah satu jenis olahraga yang aman untuk ibu hamil. Sepeda statis akan memberikan keseimbangan yang lebih baik dibandingkan sepeda biasa.

Jika Anda memiliki masalah nyeri panggul saat melakukan jalan kaki, bersepeda statis bisa jadi pilihan yang lebih baik karena tumpuan beban tidak terlalu berat di panggul.

Bersepeda menggunakan sepeda statis dapat menurunkan risiko jatuh saat bersepeda. Ketika hamil, Anda tidak dianjurkan untuk bersepeda menggunakan sepeda biasa karena membahayakan.

Olahraga Apa yang Harus Dihindari ibu Hamil?

Saat hamil, hindari olahraga yang membutuhkan loncat-loncat secara eksplosif, terlebih dalam kondisi hamil muda. Sebab, risiko cedera jauh lebih tinggi.

Berikut ini adalah beberapa jenis olahraga yang sebaiknya dihindari oleh ibu hamil:

  • Olahraga permainan yang berisiko terjadi benturan atau risiko jatuh, seperti basket, voli, bulu tangkis, tenis, dan padel
  • Olahraga melibatkan ketinggian, seperti skydiving
  • Olahraga yang membutuhkan menyelam ke laut dalam, seperti scuba diving
  • Hot yoga atau hot pilates karena dapat meningkatkan risiko dehidrasi dan pingsan
  • Olahraga yang membutuhkan Anda berbaring terlentang dalam waktu yang lama

Tips Olahraga Aman Saat Hamil

Agar tetap aman berolahraga, pastikan Anda telah berkonsultasi dengan dokter obgyn yang menangani Anda. Sebab, setiap ibu hamil memiliki kondisi yang berbeda, sehingga kebutuhan olahraganya pun berbeda.

Selain konsultasi, beberapa tips aman berolahraga saat hamil yang bisa Anda ikuti, yaitu:

  • Selalu lakukan pemanasan dan pendinginan setiap kali berolahraga
  • Berolahragalah 30 menit sehari atau 150 menit dalam seminggu
  • Hindari aktivitas berat dalam cuaca panas
  • Perbanyak konsumsi cairan saat berolahraga
  • Pilihlah instruktur yang tersertifikasi

Anda sebaiknya menghentikan sesi olahraga jika:

  • Perdarahan vagina
  • Pusing atau pingsan
  • Sesak napas sebelum memulai olahraga
  • Nyeri dada
  • Sakit kepala
  • Kontraksi teratur di rahim
  • Cairan yang mengalir deras dari vagina

Apabila mengalami berbagai gejala di atas, jangan tunda untuk berkonsultasi ke dokter yang menangani Anda untuk memeriksakan lebih lanjut penyebabnya. Anda juga dapat berkonsultasi ke dokter spesialis obgyn terbaik di Eka Hospital, dr. Angelina Vitria, Sp.OG. Hubungi Call Center Eka Hospital di nomor 1500129 atau WhatsApp di 08891500129.

Bagikan

  • Instagram Post Eka Hospital PIK, https://www.instagram.com/p/DRE0rnbkjTy/

    Diakses pada 12 December 2025

  • acog.org, https://www.acog.org/womens-health/faqs/exercise-during-pregnancy

    Diakses pada 12 December 2025

  • ncbi.nlm.nih.gov, https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK430821/

    Diakses pada 12 December 2025

  • nhs.uk, https://www.nhs.uk/pregnancy/keeping-well/exercise/

    Diakses pada 12 December 2025

EKA HOSPITAL

APPOINTMENT CENTER

menu1-500-129

Jam Operasional Layanan Telepon 06:00 - 22.00 WIB

Layanan Booking Mandiri 24 jam via Website

Copyright © 2026 Eka Hospital - All Rights Reserved