
Nyeri dada yang menjalar ke bagian lain seperti lengan kiri atau bahkan hingga menembus punggung bisa menjadi pertanda penyempitan jantung. Biasanya, dokter akan menyarankan pemasangan ring jantung untuk membuka kembali pembuluh darah yang tersumbat.
Tapi tidak semua masalah penyumbatan perlu ditangani dengan pemasangan cincin atau stent.
Lalu, kapan pasien benar-benar masuk dalam kriteria untuk pemasangan ring? Berikut adalah tiga kondisi utamanya:
1. Kondisi akut: pembuluh darah tersumbat total
Kondisi ini adalah kondisi darurat. Ketika pembuluh darah jantung tersumbat secara total dan mendadak, pasien biasanya akan mengalami serangan jantung berat. Dalam situasi ini, pemasangan ring harus dilakukan secepat mungkin (emergency angioplasty) untuk membuka sumbatan dan menyelamatkan otot jantung agar tidak mati. Semakin cepat aliran darah dikembalikan, semakin besar peluang kesembuhan pasien.
2. Kondisi kronis: nyeri yang tetap meski sudah berobat
Ada kalanya pasien sudah terdiagnosis memiliki penyempitan jantung dan telah menjalani pengobatan rutin menggunakan obat-obatan. Namun, jika nyeri dada tetap muncul dan mengganggu aktivitas sehari-hari, artinya penyumbatan sebagian tersebut sudah sangat mengganggu fungsi jantung. Dalam kasus kronis seperti ini, pemasangan ring menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas hidup pasien agar bisa kembali beraktivitas tanpa rasa sakit.
3. Penyumbatan signifikan namun belum memerlukan operasi bypass
Dalam dunia medis jantung, ada kriteria tertentu yang menentukan apakah pasien cukup ditangani dengan ring atau harus melalui operasi bedah terbuka (bypass). Jika hasil pemeriksaan menunjukkan adanya penyumbatan yang signifikan di lokasi yang masih bisa dijangkau dengan kateter, namun belum masuk dalam kriteria rumit yang mengharuskan operasi bypass, maka pemasangan ring adalah pilihan prosedur yang paling tepat dan lebih minim sayatan.
Diagnosis yang tepat adalah kunci
Keputusan untuk memasang ring jantung tidak boleh diambil secara terburu-buru tanpa pemeriksaan. Pasien harus melalui serangkaian tes seperti EKG, treadmill test, hingga kateterisasi jantung (angiografi) untuk melihat seberapa besar persentase sumbatannya.
Ring jantung dipasang untuk memberikan peluang hidup yang lebih baik dan mencegah risiko serangan jantung di masa depan. Namun, prosedur ini harus didampingi oleh evaluasi medis yang presisi dari ahlinya.
Konsultasi spesialis di Eka Hospital MT Haryono
Jika Anda atau kerabat mengalami gejala nyeri dada yang mencurigakan, jangan menunda untuk mendapatkan pemeriksaan secara mendalam. Deteksi dini dan penanganan yang tepat oleh konsultan intervensi jantung dapat mencegah kondisi yang lebih fatal.
Anda dapat mengonsultasikan kesehatan jantung Anda bersama dr. Rizki, Sp.JP(K)FIHA Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan Intervensi Jantung Eka Hospital MT Haryono Beliau akan memberikan diagnosis menyeluruh serta menentukan langkah medis yang paling aman dan efektif sesuai dengan kondisi kesehatan jantung Anda. Segera buat janji dengan dokter lewat appointment center di 1-500-129 dan WA center 0889-1500-129.

