Home>Better Health>Jantung>Long QT Syndrome: Penyebab, Gejala, Diagnosis, dan Perawatannya

Better Health

Long QT Syndrome: Penyebab, Gejala, Diagnosis, dan Perawatannya

long qt syndrome

Long QT Syndrome  adalah kondisi di mana interval QT pada elektrokardiogram (EKG) lebih panjang dari normal. Interval QT mewakili waktu yang dibutuhkan ventrikel (bilik bawah jantung) untuk berkontraksi dan kemudian pulih. Interval QT yang memanjang dapat menyebabkan aritmia ventrikel, yaitu detak jantung yang cepat dan tidak teratur.

Gejala long QT syndrome

Gejala long QT syndrome dapat bervariasi dari ringan hingga berat, dan beberapa orang mungkin tidak mengalami gejala sama sekali. Gejala yang paling umum meliputi:

  • Penglihatan kabur
  • Pusing
  • Kejang
  • Detak jantung berdebar-debar
  • Kelemahan
  • Pingsan
  • Serangan jantung
  • Kematian mendadak

Penyebab long QT syndrome

Penyebab utama Long QT syndrome adalah kelainan genetik yang diwariskan dari orang tua. Namun, beberapa kasus ini juga dapat disebabkan oleh:

  • Efek samping obat-obatan tertentu seperti antiaritmia, antidepresan, diuretik, dan antibiotik
  • Ketidakseimbangan elektrolit, seperti kadar kalium rendah
  • Kondisi medis tertentu, seperti penyakit jantung bawaan

Diagnosis long QT syndrome

Diagnosis LQTS biasanya dilakukan dengan elektrokardiogram (EKG) untuk mengukur interval QT. Dokter juga dapat melakukan tes genetik untuk mengidentifikasi kelainan genetik yang terkait dengan LQTS.

Perawatan long QT syndrome

Perawatan LQTS bertujuan untuk mencegah aritmia ventrikel dan mengurangi risiko henti jantung mendadak. Pilihan perawatan meliputi:

  • Obat-obatan, seperti beta-blocker, untuk memperlambat detak jantung
  • Alat pacu jantung (implantable cardioverter-defibrillator/ICD) untuk mendeteksi dan mengoreksi aritmia yang mengancam jiwa
  • Operasi. Dokter akan melakukan prosedur minimal invasif dengan mengangkat saraf tertentu dalam sistem saraf simpatis.
  • Perubahan gaya hidup, seperti menghindari olahraga berat dan mengelola stres
  • Menghindari obat obatan yang dapat memperpanjang interval QT.

Long QT syndrome pada anak

LQTS dapat terjadi pada anak-anak dan remaja, dan seringkali tidak terdiagnosis sampai mereka mengalami pingsan atau kematian jantung mendadak. Penting bagi anak-anak dengan riwayat keluarga LQTS untuk menjalani skrining EKG.

Jika Anda mengalami masalah jantung, penting untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis jantung. MyCardia di Eka Hospital menyediakan layanan konsultasi dengan dokter spesialis jantung yang berpengalaman dalam menangani berbagai masalah kardiovaskular.

Bagikan

  • mayoclinic.org, https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/long-qt-syndrome/symptoms-causes/syc-20352518

    Diakses pada 5 February 2026

  • nhlbi.nih.gov, https://www.nhlbi.nih.gov/health/long-qt-syndrome

    Diakses pada 5 February 2026

  • my.clevelandclinic.org, https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17183-long-q-t-syndrome-lqts

    Diakses pada 5 February 2026

  • hopkinsmedicine.org, https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/long-qt-syndrome-lqts

    Diakses pada 5 February 2026

  • nhs.uk, https://www.nhs.uk/conditions/long-qt-syndrome/

    Diakses pada 5 February 2026

EKA HOSPITAL

APPOINTMENT CENTER

menu1-500-129

Jam Operasional Layanan Telepon 06:00 - 22.00 WIB

Layanan Booking Mandiri 24 jam via Website

Copyright © 2026 Eka Hospital - All Rights Reserved