Home>Better Health>Jantung>Memahami Apa Itu Penyakit Jantung Rematik dan Bagaimana Terjadinya

Better Health

Memahami Apa Itu Penyakit Jantung Rematik dan Bagaimana Terjadinya

penyakit jantung rematik

Banyak orang mungkin tidak begitu familier dengan penyakit jantung rematik. Tahukah Anda bahwa penyakit jantung rematik justru bukan bermula dari masalah jantung, melainkan infeksi pernapasan?

Simak pembahasan lengkapnya bersama dengan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Eka Hospital BSD, dr. Bayushi Eka Putra, Sp.JP, FIHA berikut ini.

Apa Itu Penyakit Jantung Rematik?

Penyakit jantung rematik adalah penyakit jantung yang terjadi akibat respons autoimun. Dengan kata lain, kondisi ini tergolong sebagai salah satu penyakit autoimun.

Sistem imun adalah sistem pertahanan tubuh untuk melindungi Anda dari penyakit. Sistem imun akan bekerja ketika ada virus, bakteri, atau kuman penyebab penyakit lainnya masuk ke dalam tubuh dan menginfeksi.

Penyakit jantung rematik bermula dari reaksi sistem imun yang seharusnya menyerang kuman penyebab penyakit, justru menyerang sel-sel sehat, dalam hal ini adalah jantung.

Apa Penyebab Penyakit Jantung Rematik?

Menurut, dr. Bayushi Eka Putra, Sp.JP, FIHA, penyakit jantung rematik disebabkan oleh respons sistem imun terhadap infeksi bakteri yang awalnya menyerang pernapasan. Proses penyembuhan yang tidak optimal dapat membuat sistem imun menjadi terlalu kuat atau bahkan tidak terbentuk secara optimal, sehingga justru malah menyerang sel sehat.

“Respons imun terhadap infeksi ini dimulai dari infeksi pernapasan, secara spesifik infeksi bakteri streptococcus grup A beta hemolitikus,” ujar dr. Bayushi Eka Putra, Sp.JP, FIHA. Umumnya, ini terjadi pada anak usia 5-15 tahun.

Pada mulanya, infeksi ini menyerang tenggorokan dan sistem pernapasan. Jadi, gejala yang dialami anak biasanya berupa batuk pilek.

Meski demikian, dr. Bayushi Eka Putra, Sp.JP, FIHA menambahkan, “Tidak semua orang yang terinfeksi bakteri ini akan mengalami penyakit jantung rematik. Genetik seseorang dan proses penyembuhan juga bisa jadi salah satu faktor yang memengaruhi.

Faktor Apa yang Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung Rematik?

Tidak semua anak atau orang yang terinfeksi bakteri streptococcus grup A beta hemolitikus akan mengalami penyakit jantung rematik.

Menurut dr. Bayushi Eka Putra, Sp.JP, FIHA, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung rematik, seperti:

  • Faktor genetik. Genetik dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami penyakit jantung rematik jika terinfeksi bakteri ini, terutama jika punya riwayat dalam keluarga.
  • Proses penyembuhan yang tidak optimal. Proses penyembuhan yang berlarut-larut menyebabkan tubuh terus-menerus menciptakan reaksi sistem imun yang bisa meningkatkan risiko penyakit jantung rematik.
  • Usia. Anak-anak berusia 5-15 tahun umumnya lebih berisiko mengalami penyakit jantung rematik setelah terinfeksi bakteri streptococcus grup A beta hemolitikus karena sistem imunnya yang belum berkembang sempurna.

Selain itu, faktor gizi yang tidak optimal selama proses penyembuhan atau tumbuh kembang anak juga bisa menyebabkan risiko penyakit jantung rematik meningkat.

Ketika gizi tidak optimal, tubuh kekurangan “materi” untuk menciptakan sistem imun. Alhasil, sistem imun yang terbentuk belum ideal atau matang. Ini menyebabkan sistem imun yang seharusnya menyerang bakteri, justru menyerang sel-sel sehat, khususnya jantung.

Meski mungkin tak bisa sepenuhnya dicegah, risiko penyakit jantung rematik bisa diturunkan dengan pengobatan infeksi pernapasan yang optimal. Jika anak Anda mengalami infeksi pernapasan, terutama sudah lebih dari seminggu tanpa perbaikan, segera periksakan ke dokter.

Penyembuhan yang optimal dan tepat dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung rematik. Jika dokter mencurigai adanya kemungkinan penyakit jantung rematik akibat komplikasi infeksi bakteri, dokter dapat merujuk ke spesialis jantung untuk penanganan lebih lanjut.

Anda bisa berkonsultasi dengan dr. Bayushi Eka Putra, Sp.JP, FIHA, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah di Eka Hospital BSD. Hubungi Call Center Eka Hospital di nomor 1500129 atau WhatsApp di 08891500129 untuk membuat janji temu.

Bagikan

  • Instagram Post MYCardia Eka Hospital, https://www.instagram.com/mycardia.ekahospital/reel/DXv6djkx4Tx/

    Diakses pada 2 June 2026

EKA HOSPITAL

APPOINTMENT CENTER

menu1-500-129

Jam Operasional Layanan Telepon 06:00 - 22.00 WIB

Layanan Booking Mandiri 24 jam via Website

Copyright © 2026 Eka Hospital - All Rights Reserved