
Kanker adalah penyakit yang cukup kompleks, baik dari gejala hingga pengobatannya. Bagi orang awam yang tanpa terduga harus berhadapan dengan perawatan kanker, istilah-istilah yang dokter gunakan bisa jadi sangat membingungkan.
Untuk itu, memahami istilah umum dalam kanker sedikit banyak dapat membantu Anda dalam memahami kondisi dan langkah-langkah yang perlu Anda ambil.
Istilah dalam kanker
Memahami berbagai istilah dalam kanker dan pengobatannya akan membantu Anda memahami kondisi ini dengan lebih baik. Dengan demikian, Anda juga bisa bertanya lebih luas pada dokter tentang segala kemungkinan terbaik dalam pengobatan, sekaligus menangkap informasi yang dokter berikan dengan lebih jelas.
Berikut ini adalah beberapa istilah yang sering digunakan dalam kanker:
Angka harapan hidup 5 tahun: dalam bahasa Inggris disebut dengan 5 years survival rate. Ini adalah persentase dari orang-orang dengan tipe dan stadium kanker yang dapat bertahan hidup setelah terdiagnosis pertama kali. Angka harapan hidup 5 tahun dapat memberikan gambaran bagi pasien mengenai seberapa baik pengobatan akan bekerja.
Benign: sering ditemukan dalam hasil pemeriksaan atau adanya benjolan pada tubuh yang bukan kanker. Dalam bahasa Indonesia, benign berarti jinak. Artinya, tumor tumbuh perlahan dan tidak menunjukkan tanda-tanda kanker atau keganasan.
Biopsi: prosedur pengambilan sebagian kecil jaringan untuk kemudian diteliti di laboratorium, untuk menemukan ada tidaknya tanda-tanda keganasan. Prosedur biopsi dapat dilakukan lewat pembedahan.
Imunosupresi: pengobatan yang dapat menurunkan daya tahan tubuh sehingga sistem imun tidak bisa bekerja optimal dalam mencegah infeksi. Obat-obatan yang dapat menurunkan sistem imun disebut dengan imunosupresan. Dalam pengobatan kanker, khususnya transplantasi sumsum tulang, imunosupresan diperlukan agar tubuh tidak memunculkan reaksi penolakan berlebihan terhadap sel atau jaringan yang didonorkan.
Imunoterapi: pengobatan kanker yang bertujuan meningkatkan kemampuan dan “melatih” sistem imun agar dapat menemukan sel-sel kanker dan membunuhnya. Sebab, beberapa jenis sel kanker mampu “bersembunyi” dari sistem imun.
In Situ: sering ditemukan dalam kanker payudara. Merujuk pada istilah yang menggambarkan pertumbuhan sel-sel abnormal masih terlokalisasi dan belum menyebar. Tidak selalu berarti kanker, tapi meningkatkan risiko terjadinya kanker.
Kanker: penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan massa secara abnormal dan tidak terkendali yang dapat merusak jaringan sehat. Sel kanker adalah tumor ganas.
Kanker primer: kanker yang berasal dari tempat pertama pertumbuhan sel kanker. Sel kanker yang telah menyebar disebut kanker sekunder, atau metastasis.
Kanker sekunder: sel kanker yang tumbuh di organ lain, di luar tempat pertama kali ditemukan, setelah Anda menjalani pengobatan. Kondisi ini disebut juga metastasis.
Karsinoma: sel kanker yang bermula pada lapisan luar organ atau lapisan luar kulit Anda, alias sel epitel.
Karsinogen: zat-zat yang dapat menyebabkan atau meningkatkan risiko pertumbuhan sel kanker.
Kelenjar getah bening: salah satu organ penyusun sistem imun yang tersebar di seluruh tubuh. Sel kanker yang berhasil melepaskan diri dari tumor tempat awalnya dapat mengalir ke bagian tubuh melalui sistem getah bening, dan berakhir di kelenjar getah bening. Walau tidak selalu, sel kanker tersebut dapat tumbuh di kelenjar getah bening dan membentuk tumor baru.
Kemoterapi: pengobatan kanker menggunakan substansi kimia untuk membunuh sel kanker. Kemoterapi dapat diberikan melalui infus, suntik, ataupun oral (diminum langsung).
Kista: pertumbuhan jaringan berupa kantung yang berisi air, udara, ataupun nanah. Jika muncul dekat kulit, bisa tampak menyerupai benjolan. Kista biasanya tidak bersifat kanker.
Malignant: atau maligna, berarti ganas. Sel yang bersifat kanker dan perlu penanganan serius.
Massa: benjolan atau pertumbuhan jaringan yang abnormal yang terjadi di tubuh. Benjolan massa ini dapat bersifat jinak ataupun ganas (kanker). Istilah tumor juga sering digunakan bergantian dengan istilah ini.
Metastase: sel kanker yang telah menyebar dari tempat awal tumbuhnya dan mulai berkembang di bagian tubuh lain. Kanker dapat menyebar lewat aliran darah atau kelenjar getah bening.
Onkologi: ilmu kedokteran yang mempelajari tentang kanker.
Perawatan paliatif: pengobatan yang berfokus untuk meningkatkan kualitas hidup seseorang dengan, meringankan gejala kanker atau efek samping pengobatan kanker. Tujuan utama pengobatan paliatif adalah membuat pasien merasa lebih nyaman, bukan menyembuhkan penyakitnya.
PET scan: positron emission tomography scan, yaitu tes pencitraan menggunakan gula radioaktif untuk melihat keberadaan sel kanker di tubuh. Mengingat sel kanker bertumbuh dengan gula lebih banyak dibanding sel normal, pemeriksaan ini bisa membedakan kedua sel tersebut.
Prognosis: prediksi atau kemungkinan perjalanan sebuah penyakit, termasuk kemungkinan pulih atau kekambuhan sel kanker. Setiap orang memiliki prognosis yang berbeda sekalipun berada pada stadium kanker dan jenis kanker yang sama.
Radioterapi: pengobatan kanker menggunakan pancaran radiasi. Radiasi untuk kanker dapat dilakukan secara internal (ditanam di dekat sel kanker) ataupun eksternal (menggunakan mesin yang memancarkan sinar radiasi).
Recurrence: kekambuhan kembali sel kanker setelah sebelumnya tidak terdeteksi, usai menjalani pengobatan. Sel kanker bisa kembali di tempat yang sama atau jauh dari lokasi awal.
Regimen: rencana pengobatan yang mencakup dosis, jadwal, dan lamanya pengobatan, termasuk jenis obat atau metode yang digunakan.
Remisi: suatu kondisi ketika sel kanker merespons pengobatan atau terkontrol dengan baik. Remisi komplet berarti sel-sel kanker tidak lagi terdeteksi, disertai gejala kanker yang hilang. Remisi sebagian menunjukkan kondisi bahwa sel-sel kanker mengecil tapi belum sepenuhnya hilang. Remisi tidak berarti kanker telah sembuh total.
Sarkoma: sel kanker yang bermula di jaringan ikat, seperti tulang rawan, lemak, otot, atau tulang.
Stadium: istilah yang digunakan untuk menggambarkan sejauh mana perkembangan sel kanker. Umumnya, penentuan stadium meliputi ukuran, lokasi, seberapa cepat berkembang, dan seberapa jauh penyebarannya. Stadium biasanya disebutkan dari angka 0-4. Semakin tinggi angkanya, semakin berat pula penyakitnya.
Targeted therapy: atau terapi tertarget, adalah pengobatan kanker menggunakan obat yang menargetkan sel kanker spesifik. Dibandingkan pengobatan kanker lainnya, terapi tertarget merusak lebih sedikit jaringan sehat..
Terminal stage: sebuah kondisi yang tidak dapat disembuhkan dan diperkirakan mengancam nyawa seseorang.
Terapi adjuvan: pengobatan tambahan yang diberikan untuk menunjang pengobatan utama. Misalnya, kemoterapi, radioterapi, atau imunoterapi tambahan yang diberikan setelah operasi untuk memastikan sel kanker telah mati.
Terapi sistemik: kelompok pengobatan yang dapat memengaruhi seluruh sel di dalam tubuh, termasuk sel-sel sehat. Kemoterapi, terapi hormon, dan imunoterapi adalah contohnya.
Tumor: pertumbuhan abnormal jaringan yang menyebabkan benjolan ataupun tidak. Tumor dapat bersifat jinak (benign) ataupun ganas/maligna (kanker).
Konsultasikan masalah kanker di ETWCC Eka Hospital
Memahami berbagai istilah kanker dapat membantu Anda lebih mudah mengenali kondisi yang Anda alami termasuk kemungkinan pengobatannya. Penting pula bagi Anda untuk memiliki dokter onkologi terbaik yang bukan hanya dapat memberikan pengobatan terbaik, melainkan juga memberikan penjelasan yang nyaman untuk Anda.
Eka Hospital, melalui pusat kanker unggulan, ETWCC, berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dari dokter spesialis onkologi multidisiplin, demi memberikan pengalaman lengkap dan terbaik untuk Anda dalam penanganan kanker. Lewat fasilitas ruang perawatan yang nyaman dan pilihan pengobatan kanker yang lengkap, dapat memberikan Anda kemudahan dalam menjalani masa yang menantang ini. Untuk membuat janji temu, Anda bisa menghubungi Call Center kami di 1500129 atau layanan WhatsApp kami di 08891500129.

