
Banyak dari kita mungkin tidak menyadari betapa rumitnya struktur bahu yang memungkinkan lengan bergerak bebas ke segala arah, atau betapa detailnya mekanisme tangan yang memungkinkan kita menulis, memegang, bahkan menjahit? Fungsi vital ini ditopang oleh tulang, otot, ligamen, dan saraf yang sangat kompleks. Ketika bagian-bagian ini mengalami cedera atau penyakit, Anda memerlukan penanganan dari ahli yang memiliki keahlian khusus. Ahli tersebut adalah Dokter Spesialis Ortopedi (Sp.OT) dengan subspesialisasi Cedera Bahu dan Tangan (Shoulder and Hand Surgery).
Apa itu spesialis ortopedi bahu dan tangan?
Dokter Spesialis Ortopedi secara umum menangani masalah pada sistem muskuloskeletal (tulang, sendi, otot, tendon, dan ligamen). Namun, area bahu dan tangan memiliki tingkat kerumitan yang jauh lebih tinggi sehingga membutuhkan pendalaman khusus.
Dokter subspesialis ini dilatih untuk memahami anatomi yang sangat detail. Pada bahu, mereka menguasai seluk-beluk sendi glenohumeral yang labil namun sangat mobil, serta jaringan otot yang kuat seperti rotator cuff. Sementara pada tangan dan jari, keahlian mereka berfokus pada struktur kecil dan halus, mulai dari patahan tulang mikro, robekan ligamen, hingga saraf dan pembuluh darah yang menentukan fungsi motorik halus. Mengingat peran tangan dan bahu sangat besar dalam aktivitas sehari-hari, keahlian mereka tidak hanya bertujuan menyembuhkan, tetapi juga mengembalikan fungsi motorik pasien secara optimal.
Pendidikan dan proses diagnosis
Untuk mencapai gelar subspesialisasi ini, seorang dokter umum harus lebih dulu menyelesaikan program pendidikan Spesialis Ortopedi dan Traumatologi (Sp.OT). Setelah itu, mereka menjalani pelatihan klinis intensif tambahan (fellowship) yang terfokus selama beberapa tahun di pusat-pusat kesehatan unggulan, baik di dalam maupun luar negeri, khusus untuk bedah bahu, tangan, siku, dan rekonstruksi mikro (microsurgery).
Dalam proses diagnosis, dokter ortopedi bahu dan tangan tidak hanya mengandalkan foto Rontgen. Mereka menggabungkan pemeriksaan fisik menyeluruh untuk menguji kekuatan, rentang gerak, dan fungsi saraf. Ini seringkali didukung dengan pemeriksaan pencitraan lanjutan seperti MRI (Magnetic Resonance Imaging) atau CT Scan untuk melihat detail jaringan lunak seperti tendon dan ligamen, serta USG Muskuloskeletal untuk evaluasi dinamis pergerakan sendi.
Kondisi dan pilihan perawatan yang ditangani
Ruang lingkup penanganan subspesialis ini sangat luas, mencakup kondisi traumatik hingga penyakit degeneratif. Cedera bahu yang umum ditangani antara lain dislokasi bahu berulang, robekan rotator cuff, dan frozen shoulder (bahu kaku). Sementara untuk tangan, mereka ahli dalam menangani patah tulang tangan atau pergelangan tangan yang kompleks, Sindrom lorong karpal (CTS), trigger finger, hingga tindakan bedah mikro untuk menyambung kembali jari yang putus.
Pilihan perawatan yang diberikan sangat beragam dan disesuaikan dengan tingkat keparahan. Perawatan non-bedah dapat berupa fisioterapi, obat anti-inflamasi, atau injeksi tertentu untuk mengurangi nyeri dan peradangan. Sementara itu, untuk kasus yang parah, dokter akan merekomendasikan tindakan bedah.
Saat ini, mereka sering memanfaatkan artroskopi, yaitu teknik operasi minim sayatan menggunakan kamera kecil untuk memperbaiki sendi (bahu, siku, atau pergelangan tangan). Teknik ini memungkinkan pemulihan lebih cepat dan luka yang lebih kecil dibandingkan operasi terbuka tradisional.
Kapan waktu yang tepat untuk berkonsultasi?
Jangan menunda konsultasi jika Anda mengalami gejala berikut:
- Nyeri hebat atau kronis: Nyeri bahu, siku, atau tangan yang berlangsung lebih dari beberapa minggu dan tidak membaik dengan obat pereda nyeri biasa.
- Keterbatasan gerak: Tidak mampu menggerakkan bahu atau tangan secara penuh, misalnya kesulitan mengangkat lengan atau menggenggam benda.
- Mati rasa atau kesemutan: Rasa kebas, kesemutan, atau sensasi seperti tersetrum pada tangan dan jari.
- Deformitas atau bengkak: Terjadi perubahan bentuk atau pembengkakan yang signifikan setelah cedera.
Pilihan dokter ortopedi bahu dan tangan di Eka Hospital
Untuk mendapatkan penanganan terbaik terkait masalah bahu dan tangan, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter yang memiliki subspesialisasi dan pengalaman di bidang ini.
Di Eka Hospital, layanan Ortopedi Cedera Bahu dan Tangan didukung oleh para ahli yang kompeten. Beberapa dokter yang berfokus pada subspesialisasi ini di Eka Hospital (terutama di cabang BSD, yang juga melayani pasien dari wilayah Jabodetabek) antara lain:
- dr. Ameria Pribadi Sp.OT - CF HULMS
- dr. Erick Wonggokusuma, Sp.OT (K) Sport
- dr Erica Kholinne, Sp.OT (K) Ph.D
Para dokter ini siap membantu Anda mendapatkan diagnosis akurat dan rencana perawatan yang terpersonalisasi untuk mengembalikan fungsi optimal bahu dan tangan Anda.
Ingin memastikan pemulihan terbaik untuk cedera bahu atau tangan Anda?
Segera buat janji konsultasi dengan salah satu Dokter Spesialis Ortopedi Cedera Bahu dan Tangan di Eka Hospital.
Segera buat janji dengan dokter lewat appointment center di 1-500-129 dan WA center 0889-1500-129.

