
Vaksin MMR adalah salah satu vaksin yang masuk ke dalam imunisasi dasar lengkap anak menurut rekomendasi IDAI. Artinya, vaksin MMR, merupakan vaksin wajib untuk anak.
Vaksin MMR akan melindungi anak dari tiga penyakit, yaitu mumps (gondongan), measles (campak), dan rubella (campak jerman). Kapan jadwal pemberian vaksin MMR untuk anak?
Manfaat vaksin MMR untuk anak
Vaksin MMR adalah vaksin yang memberikan perlindungan terhadap 3 jenis infeksi virus, yaitu mumps (gondongan), measles (campak), dan rubella (campak jerman). Ketiga penyakit tersebut disebabkan oleh jenis kelompok virus yang sama.
Walau dapat memberikan perlindungan terhadap ketiga jenis infeksi virus tersebut, tidak menjamin 100% anak Anda akan terbebas dari penyakit ketiganya. Namun, selain meminimalisir risiko, vaksin MMR juga bermanfaat untuk mengurangi keparahan gejala dan mempercepat durasi infeksi dibandingkan anak yang tidak menerima vaksin.
Di Indonesia sendiri, untuk melindungi anak dari infeksi kelompok virus tersebut bisa menggunakan vaksin MR ataupun MMR. Namun, vaksin MMR dapat memberikan perlindungan lebih luas dibandingkan vaksin MR.
Vaksin MMR/MR adalah vaksin wajib yang direkomendasikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).
Perbedaan vaksin MMR dan MR
Mumps (gondongan), measles (campak), dan rubella (campak jerman) adalah penyakit yang disebabkan oleh jenis kelompok virus yang sama.
Vaksin MMR melindungi anak dari 3 penyakit, sementara vaksin MR melindungi anak dari measles (campak) dan rubella (campak jerman) saja.
Namun, pemberian vaksin MR, alih-alih MMR, merupakan salah satu program pemerintah untuk mengendalikan campak dan rubella karena komplikasinya yang lebih berbahaya dan mematikan.
Jadwal pemberian vaksin MMR untuk anak
Pemberian vaksin MMR dapat dilakukan pada anak usia 9 bulan. Vaksin MMR/MR akan memberikan perlindungan seumur hidup pada anak.
Namun, anak tetap dapat menerima 1-2 kali dosis penguat (booster) setelahnya untuk mengoptimalkan efek perlindungannya.
Berikut ini adalah jadwal pemberian vaksin MR untuk anak:
- Dosis pertama diberikan saat anak berusia 9 bulan
- Dosis kedua (booster) dapat diberikan saat anak berusia 15-18 bulan.
- Dosis ketiga (booster) dapat diberikan saat anak berusia 5-7 tahun.
Apabila sampai usia 12 bulan anak belum mendapatkan vaksin MR, anak bisa mendapatkan dosis pertamanya dan diberikan vaksin MMR pada usia 12-15 bulan dan dosis kedua pada usia 5-7 tahun.
Anak bisa mendapatkan vaksin MMR ataupun MR. Sebab, keduanya dapat melindungi anak dari kelompok virus yang sama, walau MMR memiliki perlindungan lebih luas karena mencakup 3 penyakit.
Efek samping vaksin MMR
Vaksin MMR berisi virus yang sudah dilemahkan. Akan tetapi, Anda tidak akan terinfeksi virus tersebut karena mendapatkan vaksin. Nantinya, sistem imun Anda akan menciptakan antibodi dari vaksin yang disuntikkan.
Kebanyakan anak tidak mengalami efek samping dari imunisasi MMR. Kalaupun ada, efek samping vaksin MMR untuk anak cenderung ringan dan tidak berlangsung lama.
Beberapa efek samping ringan yang mungkin terjadi akibat vaksin MMR, yaitu:
- Nyeri dan kemerahan pada area injeksi
- Demam ringan
- Ruam ringan
- Nyeri dan kaku sendi sementara
Apabila anak Anda melewatkan jadwal vaksin, cobalah konsultasikan ke dokter spesialis anak terkait kapan waktu terbaik untuk menerimanya. Tanyakan juga pada dokter apakah anak Anda perlu mengulang vaksin MMR apabila sudah pernah mendapatkan vaksin MR sebelumnya.
Dapatkan informasi lengkapnya dengan menghubungi Call Center kami di 1500129 atau layanan WhatsApp kami di 0889-1500-129 untuk membuat janji temu dengan dokter.

