.jpeg)
Diabetes sering kali dijuluki sebagai "The Mother of All Diseases" karena kemampuannya memicu berbagai kerusakan organ jika tidak ditangani dengan baik. Kadar gula darah yang tinggi secara berkepanjangan perlahan merusak dinding pembuluh darah dan jaringan saraf di seluruh tubuh. Inilah alasan mengapa diabetes dapat menyebabkan komplikasi serius yang menyerang dari ujung kepala hingga ujung kaki.
Komplikasi diabetes yang perlu diwaspadai
Kerusakan akibat diabetes umumnya dibagi menjadi dua kategori: kerusakan pembuluh darah besar dan pembuluh darah kecil. Berikut adalah komplikasi yang paling sering terjadi:
- Penyakit jantung dan pembuluh darah: Diabetes secara signifikan meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, dan penyempitan arteri (aterosklerosis). Gula darah yang tinggi memicu peradangan pada dinding pembuluh darah, menjadikannya tempat yang ideal bagi lemak untuk menumpuk dan menyumbat aliran darah.
- Gagal ginjal: Ginjal memiliki jutaan pembuluh darah kecil yang berfungsi menyaring racun dari darah. Kadar gula yang terus-menerus tinggi dapat merusak sistem penyaringan ini. Jika dibiarkan, ginjal akan kehilangan fungsinya secara permanen dan pasien mungkin memerlukan cuci darah (dialisis) atau transplantasi.
- Neuropati diabetik (kerusakan saraf): Komplikasi ini sering dimulai dengan gejala kesemutan, nyeri, atau sensasi terbakar pada tangan dan kaki. Seiring berjalannya waktu, saraf bisa mengalami mati rasa total, sehingga penderita tidak menyadari jika kaki mereka terluka.
- Luka yang sulit sembuh (kaki diabetik): Kombinasi antara aliran darah yang buruk dan mati rasa (neuropati) membuat luka sekecil apa pun di kaki menjadi sangat berbahaya. Jika pasokan oksigen dan nutrisi yang tidak cukup dari darah, infeksi mudah menyebar dan luka sulit menutup, yang dalam kasus berat dapat berakhir pada amputasi.
- Risiko kebutaan (retinopati diabetik): Diabetes merusak pembuluh darah kecil di retina mata. Hal ini dapat menyebabkan kebocoran cairan atau pertumbuhan pembuluh darah baru yang abnormal, yang jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan kebutaan permanen.
- Disfungsi ereksi pada pria: Pada pria, diabetes dapat merusak saraf dan pembuluh darah yang mengontrol ereksi. Kondisi ini sering menjadi salah satu komplikasi awal yang dikeluhkan oleh penderita diabetes pria dan sangat memengaruhi kualitas hidup serta kesehatan mental.
Pentingnya kontrol gula darah dan pemeriksaan rutin
Kunci utama untuk menghindari seluruh komplikasi di atas adalah menjaga kadar gula darah sedekat mungkin dengan angka normal. Kontrol gula darah yang disiplin melalui pola makan seimbang, aktivitas fisik, dan kepatuhan minum obat dapat menghambat atau bahkan mencegah progresivitas kerusakan organ.
Selain kontrol harian, penderita diabetes wajib melakukan pemeriksaan rutin berikut secara berkala:
- Tes HbA1c: Minimal 3-6 bulan sekali untuk memantau rata-rata gula darah jangka panjang.
- Pemeriksaan Fungsi Ginjal: Melalui tes urin (mikroalbuminuria) dan tes darah (kreatinin).
- Pemeriksaan Mata (Funduskopi): Minimal setahun sekali untuk memantau kesehatan retina.
- Pemeriksaan Kaki: Secara mandiri setiap hari dan secara medis setiap kali kontrol untuk mendeteksi luka atau hilangnya sensasi rasa.
Kapan Membutuhkan Perawatan Lanjutan?
Komplikasi diabetes membutuhkan perawatan lanjutan segera jika Anda mulai merasakan gejala seperti nyeri dada, sesak napas, penglihatan tiba-tiba buram, luka di kaki yang tidak kunjung memerah/sembuh dalam 3 hari, atau adanya pembengkakan pada kaki dan wajah yang menandakan masalah ginjal. Jangan menunggu gejala menjadi parah, karena penanganan di tahap awal sangat menentukan efektivitas pemulihan.
Diabetes Connection Care Eka Hospital
Mengelola diabetes dan komplikasinya membutuhkan tim ahli yang bekerja secara terpadu. DCC di Eka Hospital merupakan pusat layanan diabetes komprehensif yang menghubungkan berbagai dokter spesialis—mulai dari endokrinologis, dokter spesialis jantung, ginjal, saraf, hingga dokter bedah vaskular.
Kami percaya bahwa diabetes dapat dikendalikan. Dengan dukungan teknologi pemantauan terkini dan rencana perawatan yang dipersonalisasi, DCC Eka Hospital hadir untuk membantu Anda menjalani hidup yang tetap berkualitas meski dengan diabetes.
Segera buat janji dengan dokter lewat appointment center di 1-500-129 dan WA center 0889-1500-129.

