
Skoliosis adalah kelainan yang membuat tulang belakang berbentuk huruf S atau C akibat melengkung secara abnormal. Keparahan skoliosis dinilai dari seberapa berat derajat lengkungan yang terjadi. Beratnya derajat skoliosis yang dialami bisa memberikan pengaruh terhadap kualitas hidup pasiennya.
Pengaruh skoliosis terhadap kualitas hidup pasiennya
Pengaruh skoliosis bisa bervariasi, mulai dari masalah fisik hingga masalah mental. Pengaruh ini utamanya datang dari kelainan bentuk tulang belakang yang terjadi.
Berikut ini adalah beberapa komplikasi atau dampak skoliosis terhadap kehidupan pasiennya:
1. Postur tubuh berubah
Skoliosis menyebabkan tulang belakang melengkung ke kanan atau kiri. Jika derajat lengkungannya cukup besar, hal ini akan membuat postur tubuh terlihat tidak seimbang, bahkan secara kasatmata.
Umumnya, orang yang mengalami skoliosis akan tampak bahu atau pinggulnya tinggi sebelah.
2. Rendah diri
Akibat postur tubuh yang berbeda dibandingkan yang lainnya, hal ini bisa menyebabkan pasien yang mengalami skoliosis menjadi tidak percaya diri. Anak juga dapat mengalami kecemasan, stres, dan sulit bergaul karena mungkin dipandang berbeda oleh teman sebayanya.
3. Kerusakan organ
Skoliosis berat bisa menyebabkan deformitas tubuh, alias kelainan bentuk tubuh akibat tulang belakang yang bengkok. Tulang belakang terhubung dengan tulang rusuk yang melindungi organ-organ bagian dalam.
Derajat skoliosis yang berat bisa menyebabkan organ bagian dalam tertekan akibat bentuk tulang belakang abnormal.
4. Kesulitan bernapas
Kesulitan bernapas jadi salah satu dampak skoliosis yang memberikan pengaruh negatif terhadap kualitas hidup pasien skoliosis. Ini karena tulang rusuk dapat menekan paru sehingga kemampuan bernapas pun terdampak.
5. Sakit kronis
Salah satu gejala skoliosis adalah menyebabkan rasa sakit berkepanjangan. Beberapa orang yang mengalami skoliosis mungkin akan mengalami sakit punggung setiap harinya, hanya berbeda intensitas sakit.
Rasa sakit ini dapat mengganggu dan membatasi aktivitas pasien skoliosis.
6. Menurunnya produktivitas
Berhubung skoliosis bisa menyebabkan rasa sakit yang cukup berat dan berkepanjangan, salah satu pengaruh negatif lain dari skoliosis adalah menurunnya produktivitas. Rasa sakit ini menyebabkan mereka terbatas dalam beraktivitas, atau bahkan tidak dapat melakukan aktivitas tertentu.
Meningkatkan kualitas hidup pada pasien skoliosis
Kualitas hidup pasien skoliosis biasanya menurun karena berbagai gejala yang muncul. Gejala skoliosis yang bisa menyebabkan penurunan kualitas hidup, antara lain:
- Sakit punggung bagian bawah
- Kesulitan berdiri tegak
- Bahu atau pinggul yang tidak sejajar
- Kelemahan otot inti tubuh
- Sakit, kelemahan, dan mati rasa di kaki
Untuk meningkatkan kualitas hidup pasien skoliosis, fokus utamanya adalah untuk meredakan gejala, mencegah gejala dan lengkungan skoliosis memburuk, sekaligus memperbaiki postur.
Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meminimalisir dampak skoliosis pada kehidupan pasien:
1. Menggunakan brace skoliosis
Jika derajat skoliosis 20-40, dokter akan menyarankan untuk menggunakan brace skoliosis yang dibuat secara khusus untuk Anda. Brace ini berguna untuk mencegah lengkungan tulang belakang bertambah buruk.
Biasanya, anak-anak yang tulangnya masih dalam tahap pertumbuhan lebih direkomendasikan menggunakan brace skoliosis agar hasilnya optimal dibandingkan orang dewasa.
2. Memperkuat otot perut dan punggung
Jika derajat skoliosis cukup ringan, olahraga untuk memperkuat otot punggung dan perut bisa membantu menjaga postur tubuh tetap baik dan mencegah skoliosis memburuk.
Beberapa jenis latihan yang bisa dilakukan, antara lain berenang, pilates, dan peregangan.
3. Operasi
Apabila derajat lengkungan skoliosis cukup berat, operasi bisa membantu memperbaiki kualitas hidup pasien secara signifikan. Terlebih, teknologi terbaru membuat operasi skoliosis bisa jadi lebih akurat dengan tingkat keberhasilan yang lebih baik.
Dukungan keluarga sangat penting pada pasien yang mengalami skoliosis. Terlebih, penggunaan brace skoliosis memiliki aturan yang cukup ketat agar terapi dapat berjalan optimal.
Anda dapat berkonsultasi ke dokter spesialis ortopedi konsultan tulang belakang yang menangani Anda atau anak Anda. Tanyakanlah metode pengobatan yang tepat agar kualitas hidup pasien skoliosis tetap baik dan bisa beraktivitas seoptimal mungkin.
Anda bisa berkunjung ke Gatam Institute Eka Hospital untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kami yang telah berpengalaman menangani kasus skoliosis dengan teknologi kesehatan terbaru. Hubungi 1500129 atau layanan WhatsApp kami di 08891500129 untuk membuat janji temu.

