.jpeg)
Bibir sumbing, alias cleft lip, adalah cacat lahir yang menyebabkan munculnya celah di antara bibir. Walau dalam beberapa kasus tidak dapat dicegah, sebagian besar kasus bibir sumbing bisa dicegah dengan nutrisi yang tepat selama hamil.
Selain pencegahan, deteksi dini bibir sumbing sejak masa kehamilan juga dapat membantu orang tua mempersiapkan diri untuk menangani dengan lebih baik.
Penyebab Bibir Sumbing
Bibir janin umumnya terbentuk di antara minggu keempat dan ketujuh kehamilan. Ketika jaringan yang membentuk bibir tidak mengalami penyatuan yang sempurna, kondisi ini menyebabkan terbentuknya celah bibir.
Celah bibir ini dapat terjadi di bibir bagian atas yang dapat mencapai hidung, bahkan meliputi pemisahan gusi atau langit-langit mulut (celah langit-langit/cleft palate).
Penyebab bibir sumbing sebenarnya tidak diketahui secara pasti. Sebab, sering kali kondisi ini terjadi karena multifaktorial.
Genetik dan faktor lingkungan bisa jadi salah satu faktor penyebab bibir sumbing. Selain itu, sindrom genetik tertentu juga bisa menyebabkan celah bibir.
Faktor Risiko
Selain genetik, ada beberapa faktor lain yang dapat meningkatkan risiko celah bibir pada bayi yang berada di dalam kandungan, yaitu:
- Kekurangan asam folat
- Konsumsi obat-obatan tertentu, seperti obat anti-epilepsi
- Terinfeksi virus tertentu selama kehamilan
- Paparan zat kimia tertentu, seperti asap rokok, alkohol, dan obat-obatan terlarang
Selain itu, celah bibir juga lebih sering terjadi pada bayi berjenis kelamin laki-laki, baik dengan atau tanpa celah langit-langit. Sementara pada perempuan celah langit-langit lebih umum tanpa disertai celah bibir.
Bagaimana Cara Mendeteksi Dini Bibir Sumbing?
Celah bibir, atau bibir sumbing, umumnya dapat diketahui melalui pemeriksaan USG yang dilakukan saat Anda menjalani pemeriksaan kehamilan rutin.
Dokter dapat mendeteksi dan mendiagnosis bibir sumbing pada pemeriksaan USG di usia kehamilan 18-22 minggu. Bahkan, bibir sumbing juga sudah dapat terdeteksi sejak usia kehamilan 12 minggu.
Celah bibir umumnya lebih mudah terdeteksi karena mengubah penampilan wajah janin secara langsung. Sementara deteksi celah bibir lewat USG jauh lebih sulit, terutama jika tidak disertai dengan celah bibir.
Untuk mendeteksinya, dokter mungkin saja merekomendasikan pemeriksaan air ketuban (amniocentesis).
Mengetahui kondisi celah bibir sedini mungkin dapat membantu orang tua mempersiapkan diri serta merencanakan penanganan penanganan bibir sumbing yang tepat.
Cara Mengatasi Bibir Sumbing
Saat dokter mendeteksi adanya celah bibir atau langit-langit saat USG, pengobatan baru bisa diberikan ketika bayi telah lahir. Operasi adalah satu-satunya cara untuk menyatukan kembali celah bibir dan langit-langit.
Operasi untuk bibir sumbing ataupun celah langit-langit mungkin membutuhkan lebih dari satu kali operasi. Ini akan tergantung dari besarnya celah bibir, usia anak, hingga kebutuhan khusus lainnya.
Umumnya, operasi pertama bibir sumbing dapat dilakukan ketika anak berusia 3-6 bulan.
Setelah operasi, anak Anda mungkin saja membutuhkan terapi wicara ataupun konsultasi dengan dokter gigi untuk menjaga kesehatan gigi dan mulutnya.
Cara Mencegah Celah Bibir
Mungkin sulit mencegah celah bibir yang disebabkan oleh faktor genetik. Akan tetapi, Anda tetap dapat menurunkan risikonya dengan melakukan beberapa hal berikut ini:
- Konsumsi asam folat sejak sebelum hamil
- Mengonsumsi vitamin B12 dan asam folat selama hamil sesuai dengan anjuran dokter
- Menjauhi paparan zat kimia berbahaya, seperti asap rokok, alkohol, atau obat-obatan tertentu
Beberapa obat dapat bersifat anti-asam folat, yakni membuat Anda kekurangan asam folat sekalipun telah mengonsumsinya karena cara kerjanya yang saling berinteraksi.
Jika Anda tengah berencana hamil atau sedang hamil, tapi sedang mengonsumsi obat, pastikan Anda menginformasikannya kepada dokter yang merawat Anda. Jangan berhenti sebelum berkonsultasi dengan dokter.
Sebab, dokter dapat mencari cara untuk menghentikan pengobatan dengan aman, mengganti dosis, bahkan obatnya yang lebih aman untuk kehamilan.
Belum menemukan dokter yang tepat? Anda bisa mengunjungi Eka Hospital BSD dan berkonsultasi dengan salah satu dokter spesialis kebidanan dan kandungan terbaik kami, dr. Baruch Djaja, Sp.OG.
Hubungi Call Center Eka Hospital di nomor 1500129 atau WhatsApp di 08891500129 untuk membuat janji temu.

