Home>Better Health>Jantung>Penyebab Jantung Berdebar tanpa Sebab

Better Health

Penyebab Jantung Berdebar tanpa Sebab

jantung berdebar

Deg-degan adalah hal yang sangat umum terjadi. Tapi seringnya, kita jarang menyadari jantung kita berdebar karena kita sibuk melakukan hal lain. Detak jantung yang normal memang sering kali tidak menimbulkan perbedaan signifikan pada tubuh.

Akan tetapi, ada kalanya Anda merasakan detak jantung berdebar tanpa sebab. Ini tentu membuat Anda bertanya-tanya kenapa jantung berdebar kencang pada tidak melakukan apa-apa?

Penyebab jantung berdebar tanpa sebab

Sering kali, jantung berdebar tanpa sebab bukanlah kondisi yang membahayakan. Apalagi jika kejadiannya jarang-jarang dan tidak disertai gejala lainnya.

Berikut ini adalah beberapa penyebab tiba-tiba jantung berdebar:

1. Sedang beristirahat

Saat beraktivitas seharian, Anda mungkin tidak terlalu menyadari detak jantung Anda. Akan tetapi, saat semua pekerjaan selesai dan Anda beristirahat, Anda mulai bisa lebih menyadari hal-hal di tubuh Anda termasuk detak jantung.

Hal ini juga yang jadi penyebab paling sering Anda mengalami jantung berdebar di malam hari. Terlebih, suasana malam yang lebih sepi akan membuat Anda lebih menyadari suara detak jantung Anda.

2. Stres

Sering kali, seseorang tidak menyadari dirinya stres atau di bawah tekanan. Hal ini bisa membuat Anda mengalami jantung berdebar tiba-tiba dan seolah tanpa sebab.

Terlebih, jika stres sampai menyebabkan Anda mengalami serangan panik. Ini akan membuat tubuh melepaskan hormon adrenalin sehingga jantung Anda berdebar kencang bahkan terkadang ingin pingsan.

3. Hipotensi ortostatik

Pernahkah Anda bangun dari duduk atau posisi tidur kemudian merasa semua gelap dan jantung berdebar? Jika ini yang Anda alami, Anda bukannya sedang mengalami jantung berdebar tanpa sebab.

Anda mungkin saja mengalami hipotensi ortostatik. Kondisi ketika tekanan darah menjadi rendah saat Anda berubah posisi dari duduk atau berbaring.  Seringnya, kondisi ini tidak berbahaya.

Berolahraga rutin dapat membantu mengatasi hipotensi ortostatik.

4. Hipoglikemia

Kadar gula darah rendah juga bisa menyebabkan jantung berdebar secara tiba-tiba. Hipoglikemia bisa terjadi ketika asupan gula (yang dapat berasal dari karbohidrat dan makanan lainnya) dalam tubuh berkurang.

Kondisi itu dapat terjadi karena puasa tanpa persiapan sebelumnya. Hal inilah yang membuat Anda merasa mengalami jantung berdebar padahal tidak habis melakukan apa pun,

5. Dehidrasi

Dehidrasi dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit yang membuat Anda mengalami jantung berdebar tanpa sebab.

Saat tubuh kekurangan cairan, darah akan menjadi lebih kental. Darah yang kental ini membuat jantung harus bekerja lebih keras dalam memompa darah sehingga membuat detaknya jadi lebih cepat. Ditambah lagi saat dehidrasi tekanan darah dapat turun sehingga jantung akan berdetak lebih cepat untuk memastikan organ vital dapat menerima darah kaya oksigen.

6. Anemia

Penyebab lain Anda mengalami jantung berdebar tanpa sebab adalah anemia. Anemia adalah kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah merah. Saat sel darah merah kurang, hemoglobin yang bertugas mengikat oksigen pun jadi kurang.

Ketika sel-sel atau jaringan tubuh kekurangan oksigen, tubuh akan mengirimkan sinyal agar diberikan suplai darah lebih banyak. Jantung kemudian akan berusaha memompa darah lagi untuk memenuhi kebutuhan oksigen. Itu sebabnya, Anda akan merasakan jantung berdetak kencang.

7. Mengonsumsi stimulan tertentu

Beberapa zat stimulan tertentu juga dapat menyebabkan efek jantung berdebar. Zat stimulan yang dimaksud bisa berupa kafein, nikotin, atau alkohol.

Meski demikian, efek beberapa stimulan tidak langsung terasa saat itu juga. Ada yang baru beberapa jam kemudian secara tiba-tiba sehingga Anda seolah jantung berdebar yang Anda alami terjadi tanpa sebab.

8. Perubahan hormon

Perubahan hormon juga bisa menyebabkan Anda mengalami jantung berdebar tanpa sebab. Perubahan hormon ini bisa terjadi selama hamil, menjelang menstruasi, ataupun menopause.

9. Aritmia

Walau sering kali jantung berdebar bukanlah kondisi yang berbahaya, jantung berdebar tanpa sebab juga dapat jadi tanda penyakit jantung, seperti aritmia.

Terlebih jika disertai dengan gejala lainnya, seperti nyeri dada, pusing, bahkan pingsan.

Perbedaan jantung berdebar normal dan aritmia

Jantung berdebar seringnya bukan disebabkan oleh kondisi yang serius dan akan hilang dengan sendirinya. Jika jantung berdebar disebabkan oleh kondisi medis tertentu, dokter akan menyesuaikan penyebabnya agar jantung kembali berdebar normal.

 Akan tetapi, berhubung jantung berdebar kencang dan tidak beraturan juga jadi tanda penyakit jantung, Anda perlu waspada.

Untuk membedakan keduanya, Anda perlu waspada ketika jantung berdebar disertai gejala lain, seperti:

  • Nyeri dada
  • Sesak napas
  • Pusing
  • Pingsan atau hampir pingsan

Itu bisa jadi tanda aritmia dan Anda perlu segera konsultasi ke dokter. Tanpa tanda-tanda tersebut, Anda juga perlu memeriksakan diri ke dokter spesialis jantung dan pembuluh darah bila memiliki faktor risiko penyakit jantung, seperti obesitas, riwayat penyakit jantung, hipertensi, atau diabetes. Anda bisa mengunjungi MYCardia Eka Hospital untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis jantung terbaik kami. Hubungi Call Center kami di 1500129 atau layanan WhatsApp kami di 08891500129 untuk informasi lebih lanjut.

Bagikan

  • mayoclinic.org, https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heart-palpitations/symptoms-causes/syc-20373196

    Diakses pada 8 April 2026

  • my.clevelandclinic.org/, https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/21874-heart-palpitations-at-night

    Diakses pada 8 April 2026

  • medicalnewstoday.com, https://www.medicalnewstoday.com/articles/why-is-my-heart-beating-fast-for-no-reason

    Diakses pada 8 April 2026

EKA HOSPITAL

APPOINTMENT CENTER

menu1-500-129

Jam Operasional Layanan Telepon 06:00 - 22.00 WIB

Layanan Booking Mandiri 24 jam via Website

Copyright © 2026 Eka Hospital - All Rights Reserved