Home>Better Health>Gigi dan Mulut>Mengenal Peran Dokter Gigi dan Kapan Saja Harus Memeriksakan Diri?

Better Health

Mengenal Peran Dokter Gigi dan Kapan Saja Harus Memeriksakan Diri?

dokter gigi

Banyak yang mengira seorang dokter gigi adalah seorang dokter spesialis. Padahal kenyataannya, dokter gigi bisa dibilang setara dengan dokter umum di dunia kesehatan gigi dan mulut.

Bahkan, dokter gigi memiliki spesialisnya masing-masing dengan tugas dan tanggung jawab yang berbeda pula. Apa saja peran dokter gigi dan masing-masing spesialisnya?

Memahami Peran Dokter Gigi

Dokter gigi adalah seorang dokter yang mendiagnosis dan menangani masalah kesehatan gigi dan mulut. Banyak orang menganggap kesehatan gigi dan mulut adalah hal yang sepele. Padahal, beberapa kondisi kesehatan serius justru dapat dimulai dari kesehatan gigi dan mulut yang buruk.

Memeriksakan diri ke dokter gigi secara rutin dapat membantu meminimalisir risiko kesehatan yang mungkin muncul.

Dokter gigi bertugas untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi Anda. Mempertahankan bentuk optimalnya untuk mendukung kesehatan Anda secara menyeluruh.

Terdapat 4 peran utama dokter gigi, yaitu:

  • Pemeriksaan rutin, untuk memantau kondisi kesehatan gigi dan gusi Anda.
  • Pencegahan, seperti pembersihan karang gigi, pemberian fluoride untuk mencegah masalah gigi dan mempertahankan kesehatan gigi dan mulut.
  • Restoratif, upaya perbaikan dan penggantian gigi yang rusak atau tanggal.
  • Kosmetik, untuk memperbaiki tampilan senyum Anda.

Tindakan yang Dapat Dilakukan Dokter Gigi

Dalam melakukan perannya sebagai dokter gigi, ada beberapa tindakan yang umum dilakukan oleh seorang dokter gigi, yaitu:

  • Memberikan edukasi dengan kesehatan gigi dan mulut
  • Menambal gigi
  • Memeriksa pertumbuhan gigi
  • Memperbaiki atau mencabut gigi yang rusak
  • Membersihkan karang gigi
  • Memeriksa kondisi gigi berdasarkan hasil rontgen
  • Memberikan anestesi untuk prosedur tertentu, seperti operasi gigi bungsu
  • Memantau pertumbuhan gigi dan tulang rahang
  • Memasang kawat gigi
  • Pembuatan gigi palsu atau implan gigi
  • Perawatan saluran akar untuk mempertahankan gigi
  • Pemberian obat-obatan jika diperlukan

Kapan Harus ke Dokter Gigi?

Normalnya, Anda perlu ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali, sekalipun tidak memiliki keluhan tertentu. Ini untuk memastikan bahwa gigi Anda dalam keadaan baik dan tidak memiliki lubang mikro yang berpotensi menyebabkan kerusakan di kemudian hari.

Namun, tak perlu menunggu 6 bulan, Anda juga sebaiknya berkunjung ke dokter gigi jika memiliki beberapa keluhan berikut:

  • Sakit gigi
  • Gigi berlubang
  • Abses gigi (muncul nanah di pinggir gusi)
  • Bruxism (mengertakkan gigi)
  • Gigi patah
  • Nyeri rahang
  • Sariawan tidak kunjung sembuh
  • Bau mulut yang sangat buruk
  • Gusi bengkak dan berdarah
  • Gigi sensitif

Jenis Dokter Spesialis Gigi

Dokter umum dan dokter gigi melalui program pendidikan yang berbeda. Seorang dokter gigi umum biasanya memiliki gelar “drg.” di depan namanya.

Sementara, dokter gigi spesialis adalah seorang dokter gigi umum yang telah mengambil pendidikan spesialis. Biasanya, Anda akan melihat gelar tambahan di belakang namanya, mirip dengan dokter spesialis.

Berikut ini adalah beberapa jenis dokter gigi spesialis yang umum Anda temui:

1. Spesialis Konservasi Gigi (Sp. KG)

Seorang spesialis konservasi gigi adalah seorang dokter gigi spesialis yang bertugas untuk mengatasi masalah gigi yang lebih kompleks dibandingkan dokter gigi umum. Fokusnya adalah penanganan pulpa gigi.

Pulpa gigi adalah bagian dalam gigi Anda, terdiri dari saraf, pembuluh darah, dan jaringan lainnya di dalam gigi. Biasanya, dokter spesialis konservasi gigi terlatih melakukan perawatan saluran akar gigi.

2. Spesialis Bedah Mulut (Sp.BM)

Dokter gigi spesialis bedah mulut berfokus pada prosedur bedah di area gigi dan mulut. Operasi gigi bungsu adalah salah satu prosedur yang umum dilakukan oleh seorang spesialis bedah mulut.

3. Spesialis Ortodonti (Sp. Ort)

Dokter gigi spesialis ortodonti adalah seorang dokter gigi yang berfokus dalam penanganan kawat gigi atau aligners. Tujuannya untuk menyejajarkan gigitan Anda dan memperbaiki bentuk rahang.

4. Dokter Gigi Anak (Sp. KGA)

Dokter gigi spesialis anak dikenal juga dengan sebutan pedodontists. Mereka memiliki gelar Sp. KGA, alias spesialis konservasi gigi anak.

Dokter gigi anak juga dapat menangani masalah gigi yang dialami oleh anak-anak berkebutuhan khusus. Tindakan yang dapat diberikan bisa meliputi penambalan gigi, perawatan saluran akar gigi anak, serta pemasangan kawat gigi anak.

Menjaga kesehatan kondisi gigi anak dapat membantu mengoptimalkan tumbuh kembangnya. Sebab, masalah anak susah tidur juga kadang dapat disebabkan dari masalah gigi dan mulut.

5. Periodontist (Sp. Perio)

Dokter gigi spesialis periodonsia adalah seorang dokter gigi yang berfokus menangani masalah penyakit gusi atau jaringan lain penyokong gigi.

6. Dokter Gigi Spesialis Prostodonsia (Sp. Pros)

Dokter gigi spesialis prostodonsia, alias prosthodontists, adalah dokter gigi yang memiliki spesialisasi dalam pembuatan gigi palsu, dental bridge, ataupun crown gigi.

7. Spesialis Penyakit Mulut (Sp. PM)

Spesialis penyakit mulut adalah dokter gigi spesialis yang mempelajari tentang penyakit mulut, seperti sariawan, kanker mulut, infeksi, atau kondisi yang berhubungan dengan kelenjar ludah, gangguan sendi temporomandibular, dan penyakit infeksi lain memiliki gejala di mulut.

8. Spesialis Radiologi Kedokteran Gigi (Sp. RKG)

Dokter gigi spesialis radiologi adalah seorang dokter gigi yang berfokus dalam menganalisis hasil pencitraan gigi untuk menentukan diagnosis.

Selain itu, dokter Sp. RKG juga menentukan rencana pengobatan, termasuk melakukan evaluasi pengobatan.

9. Spesialis Odontologi Forensik (Sp. OF)

Dokter gigi spesialis ini termasuk yang langka di Indonesia. Sesuai namanya, dokter gigi spesialis odontologi forensik adalah dokter gigi spesialis yang memiliki keahlian dalam mengidentifikasi identitas seseorang lewat struktur gigi, rahang, dan jaringan mulut.

Biasanya seorang odontologi forensik akan bekerja sama dengan kepolisian untuk mengungkapkan berbagai kasus.

Mengunjungi dokter gigi minimal 6 bulan sekali adalah cara terbaik untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Pastikan Anda tidak menunda periksa ke dokter gigi, baik spesialis atau dokter gigi umum ketika mengalami masalah gigi.

Dalam kasus yang jarang, infeksi bakteri di gigi mungkin saja mengalir melalui aliran darah bila tidak ditangani dengan baik dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

Buat janji temu dengan dokter gigi umum dan spesialis terbaik yang ada di Eka Hospital. Anda dapat membuat janji lewat halaman booking dokter atau menghubungi Call Center Eka Hospital di nomor 1500129 atau WhatsApp di 08891500129.

Bagikan

  • my.clevelandclinic.org, https://my.clevelandclinic.org/health/articles/24448-dentist

    Diakses pada 11 February 2026

  • my.clevelandclinic.org, https://my.clevelandclinic.org/health/treatments/23904-prosthodontics

    Diakses pada 11 February 2026

  • my.clevelandclinic.org, https://my.clevelandclinic.org/health/articles/23461-periodontics-periodontist

    Diakses pada 11 February 2026

  • my.clevelandclinic.org, https://my.clevelandclinic.org/health/articles/16959-endodontics

    Diakses pada 11 February 2026

EKA HOSPITAL

APPOINTMENT CENTER

menu1-500-129

Jam Operasional Layanan Telepon 06:00 - 22.00 WIB

Layanan Booking Mandiri 24 jam via Website

Copyright © 2026 Eka Hospital - All Rights Reserved