Home>Better Health>Info Kesehatan>Tips Merawat Luka Bekas Operasi Caesar Agar Tidak Infeksi

Better Health

Tips Merawat Luka Bekas Operasi Caesar Agar Tidak Infeksi

operasi caesar

Melahirkan secara caesar, berarti Anda perlu memahami cara merawat luka bekas operasi caesar setelah pulang ke rumah. Merawatnya dengan benar akan membantu meminimalisir risiko infeksi, sehingga fase merawat bayi jadi lebih minim gangguan.

Lantas, bagaimana cara yang tepat untuk merawat luka bekas operasi?

Cara Merawat Luka Bekas Operasi Caesar yang Tepat

Kunci dalam menjaga luka bekas operasi apa pun, termasuk luka bekas operasi caesar adalah berusaha untuk menjaganya tetap kering.

dr. Baruch Djaja, Sp.OG, spesialis kandungan dan kebidanan Eka Hospital BSD, menyampaikan setidaknya terdapat 3 tips yang dapat Anda lakukan dalam perawatan bekas operasi caesar, di antaranya:

1. Jaga Luka Tetap Kering

Penting untuk menjaga luka bekas operasi caesar tetap kering agar pemulihannya berjalan lebih cepat. Saat mandi, Anda bisa menggunakan plester anti-air untuk melindunginya.

Dalam beberapa hari, luka bekas operasi caesar mungkin sudah dapat kena air. Jika dokter sudah mengizinkan, Anda bisa mandi seperti biasa tanpa menutupinya, tapi hindari menggosok luka.

Segera keringkan luka setelah mandi dengan menepuk-nepuk lembut menggunakan handuk. Hindari menggosok area luka untuk mengeringkannya ataupun saat mandi.

Gunakan pakaian yang longgar agar luka tidak bergesekan dengan baju dan lebih nyaman.

2. Hindari dari Benturan

Salah satu cara merawat luka bekas operasi caesar adalah menghindari area luka dari tekanan atau benturan yang cukup keras. Ini termasuk ketika Anda mengangkat beban berat ataupun menggendong anak Anda yang lain, yang berusia balita.

Sering kali, balita punya bobot tubuh yang lebih berat. Terlebih ketika ia tidak mampu bersikap tenang saat digendong, seperti menendang, ini meningkatkan risiko luka bekas operasi caesar lebih lama penyembuhannya.

Sebab, benturan dan tekanan dapat membuat luka menjadi trauma kembali. Hindari mengangkat beban atau aktivitas yang melibatkan Anda harus menahan perut karena dapat menyebabkan nyeri.

3. Asupan Gizi Tinggi Protein

Selain proteksi dan tata cara merawat luka bekas operasi caesar dari luar, Anda juga perlu memberikan asupan dari dalam, yakni melalui makanan.

Agar proses penyembuhan luka bekas operasi caesar lebih optimal dan cepat, pastikan Anda mengonsumsi makanan tinggi protein, seperti telur, ikan, dan daging rendah lemak.

Protein akan membantu proses penyembuhan lebih cepat. Selain itu, asupan makanan bergizi membantu produksi ASI supaya lebih banyak sehingga mampu memenuhi kebutuhan anak Anda.

Pantangan Luka Bekas Operasi Caesar

Supaya luka bekas operasi caesar cepat sembuh, ada beberapa pantangan yang harus Anda patuhi, di antaranya:

  • Jangan berendam ataupun berenang tanpa seizin dokter. Umumnya, Anda perlu 3 bulan sampai luka operasi caesar benar-benar sembuh dulu.
  • Jangan gunakan sabun berpewangi karena meningkatkan risiko iritasi. Gunakan sambut yang lembut dan ringan.
  • Jangan mengangkat benda berat apa pun, yang beratnya melebihi berat bayi yang baru dilahirkan, terutama dalam 6-8 minggu.
  • Hindari aktivitas berat, seperti membersihkan rumah berlebihan, lari, atau sit-up.

Waspada Tanda Luka Infeksi

Mengetahui cara merawat luka bekas operasi caesar akan membantu Anda terhindar dari infeksi. Maka itu, penting juga bagi Anda memahami tanda-tanda luka infeksi agar dapat segera berkonsultasi ke dokter dan mengatasi penyebabnya agar infeksi tidak bertambah berat.

Beberapa tanda luka bekas operasi caesar mengalami infeksi, yakni:

  • Nyeri hebat
  • Urine merembes
  • Sakit saat buang air kecil
  • Perdarahan berat dari bagina
  • Area luka menjadi merah, bengkak, dan terasa sakit
  • Keluar nanah atau cairan berbau tidak sedap dari area luka
  • Batuk atau sesak napas
  • Bengkak atau nyeri pada kaki bagian bawah

Dalam beberapa kasus, setelah operasi caesar, Anda mungkin tidak perlu kembali ke obgyn yang merawat Anda. Untuk itu, pastikan Anda memahami cara merawat luka bekas operasi yang benar.

Akan tetapi, jangan tunda ke dokter jika mengalami berbagai gejala infeksi pada luka bekas operasi caesar.

Anda bisa berkonsultasi dengan dr. Baruch Djaja, Sp.OG di Eka Hospital BSD untuk memahami cara merawat luka dan menjawab kekhawatiran Anda.

Hubungi Call Center Eka Hospital di nomor 1500129 atau WhatsApp di 08891500129 untuk membuat janji temu.

Bagikan

  • Instagram Post Eka Hospital BSD, https://www.instagram.com/p/DQ8LNeaEvGH/

    Diakses pada 16 December 2025

  • medlineplus.gov, https://medlineplus.gov/ency/patientinstructions/000624.htm

    Diakses pada 16 December 2025

  • cuh.nhs.uk, https://www.cuh.nhs.uk/patient-information/caesarean-section-wound-care-/

    Diakses pada 16 December 2025

  • nhs.uk, https://www.nhs.uk/tests-and-treatments/caesarean-section/recovery/

    Diakses pada 16 December 2025

EKA HOSPITAL

APPOINTMENT CENTER

menu1-500-129

Jam Operasional Layanan Telepon 06:00 - 22.00 WIB

Layanan Booking Mandiri 24 jam via Website

Copyright © 2026 Eka Hospital - All Rights Reserved