
Operasi penggantian sendi lutut jadi salah satu opsi pengobatan untuk mengatasi osteoarthritis. Namun, tidak semua orang “berani” melakukannya atau bahkan membutuhkan tindakan ini. Lantas, adakah alternatif yang bisa dilakukan untuk mengatasi kondisi ini, misalnya dengan terapi suntik pelumas?
Simak penjelasan lengkap dr. Ricky Edwin P Hutapea, Sp.OT (K) Hip and Knee, dokter spesialis ortopedi konsultan panggul dan lutut Eka Hospital BSD dan MT Haryono.
Terapi Suntik Saja Tidak Dapat Memulihkan Bantalan Sendi
Beberapa orang yang didiagnosis osteoarthritis mungkin memiliki pertanyaan, apakah terapi suntik pelumas saja sudah dapat menyembuhkan bantalan sendi seutuhnya? Jawabannya adalah tidak bisa.
Osteoarthritis adalah kerusakan jaringan tulang rawan di persendian, yang menyebabkan kedua tulang saling bertemu dan bergesekan sehingga menyebabkan rasa sakit.
Menurut dr. Ricky Edwin P Hutapea, Sp.OT (K) Hip and Knee, terapi suntik yang dilakukan untuk penderita osteoarthritis bukanlah bertujuan untuk membentuk kembali jaringan tulang rawan yang mengalami kerusakan.
“Material yang disuntikkan bukanlah material tulang rawan untuk membentuk sendi, melainkan beberapa macam, seperti obat antiradang steroid, hyaluronic acid, ataupun zat-zat biologi, seperti eksosom, sekrotom, PRP, atapun stemcell,” terang dr. Ricky Edwin P Hutapea, Sp.OT (K) Hip and Knee.
Itu sebabnya, material tersebut tidak dapat berubah menjadi bantalan sendi ataupun tulang rawan di dalam tubuh.
Pengobatan Osteoarthritis Tergantung pada Derajat Keparahan
Terapi suntik jadi salah satu pendekatan konvensional untuk mengobati osteoarthritis yang masih memiliki prognosis baik. Artinya, grade osteoarthritis yang dialami masih cenderung rendah.
Di persendian, ujung tulang terhubung dengan bantalan sendi atau jaringan tulang rawan. Bantalan sendi inilah yang menciptakan jarak antartulang sehingga tulang tidak saling bergesekan dan terkikis.
Jarak inilah yang membantu dokter menentukan grade osteoarthritis yang Anda alami. Semakin sedikit atau dekat jarak antar tulang, semakin berat pula derajat osteoarthritis yang Anda jalani.
Derajat keparahan osteoarthritis secara sederhana dapat digambarkan sebagai berikut:
- Osteoarthritis grade 1-2: tidak terdapat penyempitan jarak antartulang atau hanya sedikit.
- Osteoarthritis grade 3: terdapat penyempitan jarak antartulang yang cukup signifikan.
- Osteoarthritis grade 4: antartulang telah menempel atau bergesekan (kissing)
Jarak antartulang pada persendian ini hanya dapat dideteksi lewat pemeriksaan dokter yang ditunjang oleh pemeriksaan rontgen.
Pilihan Pengobatan Osteoarthritis
Osteoarthritis, alias radang sendi, dapat terjadi di persendian mana pun, tapi lutut adalah area yang paling sering terdampak. Untuk tahu pengobatan yang paling tepat, dokter perlu mengetahui derajat keparahan osteoarthritis yang Anda alami terlebih dahulu.
Beberapa pemeriksaan penunjang dapat dilakukan, seperti rontgen atau sinar-X untuk mengetahui seberapa parah kondisi lutut Anda.
Operasi penggantian lutut tidak selalu menjadi pilihan pertama dalam pengobatan osteoarthritis, terlebih jika derajatnya masih ringan. Pada tahap awal, Anda mungkin hanya memerlukan pendekatan konvensional, seperti fisioterapi atau penguatan otot untuk meringankan beban di lutut.
Untuk itu, konsultasikan keluhan yang Anda alami ke dokter spesialis ortopedi konsultan panggul dan lutut. Anda dapat menemui dr. Ricky Edwin P. Hutapea, Sp.OT (K) Hip and Knee untuk berkonsultasi di Gatam Institute Eka Hospital BSD dan MT Haryono.
Anda juga bisa melihat penjelasan lengkap dr. Ricky Edwin P. Hutapea, Sp.OT (K) Hip and Knee pada youtube Short Eka Hospital ataupun menghubungi Call Center Eka Hospital di nomor 1500129 atau WhatsApp di 08891500129 untuk membuat janji temu.

