
Di zaman digital seperti sekarang, risiko anak mengalami mata minus (miopia) semakin meningkat dibandingkan dengan beberapa puluh tahun ke belakang. Penyebabnya adalah screen time. Di mana anak-anak lebih banyak melihat layar elektronik, baik lewat smartphone, tv, atau komputer. Kondisi tersebut dapat menyebabkan miopia muncul pada usia yang lebih muda dan berpotensi bertambah lebih cepat seiring pertumbuhan anak.
Meski screen time tidak sepenuhnya bisa dihindari, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk oleh orangtua untuk memperlambat minus mata pada anak. Simak penjelasannya di artikel ini.
Kenaikan ideal minus mata anak
Mata minus (miopia) pada anak memang tidak bisa disembuhkan secara total, tetapi progresivitasnya dapat diperlambat. Secara medis, salah satu target yang sering digunakan dalam kontrol miopia adalah menjaga agar pertambahan minus tidak berlangsung terlalu cepat dari tahun ke tahun. Jika kenaikan berada di atas angka tersebut, anak berisiko mengalami miopia tinggi saat dewasa, yang meningkatkan risiko penyakit mata serius seperti ablasio retina atau glaukoma.
2 metode utama memperlambat minus mata
Upaya menahan laju mata minus pada anak dibagi menjadi dua pendekatan utama:
1. Perubahan gaya hidup
Langkah alami yang berfokus pada modifikasi kebiasaan harian anak:
- Membatasi screen time: Batasi durasi anak melihat layar gawai (HP, tablet, komputer) maksimal 2 jam dalam sehari di luar kebutuhan sekolah.
- Aktivitas luar ruangan: Pastikan anak beraktivitas di bawah sinar matahari langsung minimal 2 jam sehari. Sinar matahari merangsang pelepasan dopamin di retina, yang secara alami mencegah bola mata memanjang terlalu cepat.
2. Intervensi medis
Langkah klinis yang diambil berdasarkan rekomendasi dokter spesialis mata:
- Kacamata lensa khusus: Menggunakan kacamata dengan lensa khusus myopia control (seperti lensa defokus periferal) untuk menahan pemanjangan sumbu bola mata.
- Lensa kontak khusus: Penggunaan lensa kontak khusus, seperti Orthokeratology (Ortho-K) yang dipakai saat tidur malam untuk membentuk ulang permukaan kornea secara sementara sehingga membantu mengontrol progresivitas miopia.
- Tetes mata atropin dosis rendah: Penggunaan obat tetes mata medis dosis rendah (sesuai resep) secara rutin di malam hari yang telah banyak digunakan sebagai salah satu metode untuk membantu memperlambat progresivitas miopia pada anak sesuai rekomendasi dokter spesialis mata.
Konsultasi spesialis mata
Semakin dini intervensi dilakukan, semakin besar peluang orang tua untuk menyelamatkan fungsi penglihatan anak di masa depan. Jangan menunggu hingga minus anak melonjak tinggi untuk melakukan pemeriksaan.
Untuk pemeriksaan ketajaman penglihatan (refraksi), skrining kesehatan mata anak, serta penentuan metode kontrol miopia yang tepat, Anda dapat berkonsultasi dengan dr. Christella Caroline, Sp.M, dokter spesialis mata yang berpraktik di Eka Hospital Pluit
Segera buat janji dengan dokter lewat appointment center di 1-500-129 dan WA center 0889-1500-129.

