.jpeg)
Dada sesak adalah kondisi di mana seseorang merasa berat, tertekan, atau sesak di area dada. Penyebabnya bisa beragam, mulai dari masalah pernapasan, jantung, atau bahkan kondisi kesehatan mental seperti kecemasan.
Meski dada sesak seringkali tidak mengancam jiwa, kondisi ini cukup mengganggu dan, dalam beberapa kasus, memerlukan penanganan medis segera.
Penyebab dada sesak
Masalah pernapasan
- Asma: Penyakit kronis yang menyebabkan saluran udara menyempit, menimbulkan kesulitan bernapas dan dada terasa berat.
- Pneumonia: Infeksi paru-paru yang menyebabkan peradangan dan penumpukan cairan, menyebabkan sesak napas.
- Bronkitis: Peradangan pada bronkus yang mengakibatkan batuk, lendir berlebihan, dan dada terasa sesak.
Masalah jantung
- Angina: Nyeri dada yang disebabkan oleh kurangnya aliran darah ke otot jantung, seringkali muncul saat aktivitas fisik.
- Serangan jantung: Kondisi serius di mana aliran darah ke jantung terhambat, menyebabkan nyeri dada hebat, keringat dingin, dan sesak napas.
- Gagal jantung: Kondisi kronis di mana jantung tidak dapat memompa darah secara efektif ke seluruh tubuh, menyebabkan sesak napas dan dada terasa penuh.
Gangguan pencernaan
- Refluks asam: Asam lambung naik ke kerongkongan, menimbulkan sensasi terbakar atau sesak di dada.
- Gastroesophageal reflux disease (GERD): Kondisi kronis di mana asam lambung sering naik, menyebabkan dada sesak dan ketidaknyamanan.
Gangguan psikologis
- Panik atau kecemasan: Kecemasan berlebihan atau serangan panik bisa menyebabkan dada terasa sesak, jantung berdebar, dan perasaan tercekik.
- Stres: Stres emosional atau fisik yang berlebihan bisa memicu sesak dada akibat ketegangan otot.
Gejala dada sesak
Gejala dada sesak bisa berbeda-beda tergantung pada penyebabnya, namun beberapa gejala umum antara lain:
- Rasa berat atau tertekan di dada
- Sesak napas atau kesulitan bernapas
- Rasa terbakar atau panas di dada
- Berusaha keras untuk mendapatkan napas dalam-dalam
- Nyeri atau ketidaknyamanan yang menyebar ke bahu, lengan, atau leher
- Keringat dingin, terutama pada kasus serangan jantung
- Detak jantung yang cepat atau tidak teratur
- Pusing atau merasa lemas
Kapan harus ke dokter?
Dada sesak bisa menjadi masalah serius jika disertai dengan gejala lain seperti nyeri dada yang menjalar ke lengan kiri atau rahang, keringat dingin, mual, atau pingsan. Jika gejala ini muncul, segera cari pertolongan medis, karena ini bisa menjadi tanda serangan jantung atau kondisi gawat darurat lainnya.
Penanganan dada sesak
Penanganan dada sesak bergantung pada penyebabnya:
- Asma dan penyakit paru-paru: Dokter mungkin meresepkan bronkodilator atau steroid untuk membantu membuka saluran udara. Pengobatan juga bisa melibatkan inhaler untuk mengontrol gejala asma.
- Masalah jantung: Jika dada sesak disebabkan oleh penyakit jantung, pengobatan bisa berupa pemberian obat jantung, perubahan gaya hidup, atau prosedur medis seperti angioplasti.
- Refluks asam dan GERD: Pengobatan refluks asam biasanya melibatkan antasida atau penghambat asam lambung untuk meredakan gejala. Gaya hidup sehat, seperti menghindari makanan pedas dan berlemak, juga dapat membantu mencegah serangan refluks.
- Gangguan psikologis: Terapi seperti konseling, teknik relaksasi, atau penggunaan obat anti-kecemasan dapat membantu dalam mengelola dada sesak yang disebabkan oleh kecemasan atau serangan panik.
Pencegahan dada sesak
Beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah dada sesak antara lain:
- Berhenti merokok untuk menjaga kesehatan paru-paru dan jantung.
- Mengelola stres dengan baik melalui meditasi, olahraga, atau teknik relaksasi.
- Mengonsumsi makanan sehat dan menjaga berat badan ideal.
- Melakukan aktivitas fisik secara teratur untuk meningkatkan kesehatan jantung dan paru-paru.
- Menghindari alergen jika memiliki riwayat asma atau alergi.
Dada sesak dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, mulai dari masalah pernapasan, jantung, hingga faktor psikologis. Mengetahui penyebab dada sesak dan gejalanya penting untuk menentukan penanganan yang tepat. Jika dada sesak disertai gejala serius lainnya, sebaiknya segera mencari pertolongan medis untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.
Mengalami dada sesak? Jangan khawatir! Eka Hospital hadir dengan layanan jantung dan pembuluh darah unggulan, MYCardia. Dengan tim dokter spesialis jantung berpengalaman dan teknologi medis terkini, kami siap mendiagnosis dan mengatasi berbagai penyebab dada sesak, mulai dari penyakit jantung koroner hingga gangguan pernapasan. Eka Hospital dilengkapi dengan fasilitas lengkap untuk pemeriksaan menyeluruh, seperti EKG, treadmill test, CT scan, hingga angiografi koroner. Percayakan kesehatan jantung Anda pada Eka Hospital untuk mendapatkan penanganan terbaik dan kembali beraktivitas seperti sedia kala. Untuk mendapatkan informasi, segera buat janji dengan dokter lewat appointment center di 1-500-129 dan WA center 0889-1500-129.

