
Patah tulang merupakan cedera yang sering terjadi, baik akibat kecelakaan, jatuh, atau benturan lainnya. Salah satu metode yang paling umum untuk mempercepat penyembuhan tulang yang patah adalah penggunaan gips. Gips berfungsi untuk menjaga tulang tetap pada posisinya agar dapat sembuh dengan baik.
Apa itu gips?
Gips adalah alat penyangga yang digunakan untuk membatasi gerakan tulang atau sendi yang mengalami patah. Fungsi utama gips adalah untuk menstabilkan tulang sehingga dapat kembali menyatu dengan benar selama proses penyembuhan. Selain itu, gips juga membantu mengurangi rasa sakit dan mencegah cedera lebih lanjut.
Jenis-jenis gips
Ada beberapa jenis gips yang umum digunakan untuk patah tulang:
1. Gips plester
Gips plester adalah jenis gips yang paling sering digunakan. Terbuat dari bahan kapur atau plester yang dibasahi, lalu dibalutkan di sekitar area patah tulang. Gips ini keras dan kuat setelah mengering, biasanya membutuhkan waktu beberapa jam untuk mengeras sempurna.
2. Gips fiberglass
Gips fiberglass lebih ringan dan lebih tahan air dibandingkan dengan gips plester. Materialnya terdiri dari serat kaca yang lebih fleksibel dan memungkinkan kulit di bawah gips lebih mudah "bernafas." Gips fiberglass juga lebih kuat dan dapat dipadukan dengan bantalan tahan air.
3. Splint (belat)
Splint atau belat adalah alat penyangga separuh yang digunakan untuk cedera yang tidak terlalu parah atau pada tahap awal sebelum gips permanen dipasang. Splint dapat dibuka dan dilepas, yang memudahkan pasien untuk mengatur pembengkakan yang terjadi setelah cedera.
Cara memilih gips yang tepat
Pemilihan jenis gips sangat tergantung pada beberapa faktor, seperti:
- Jenis cedera: Untuk patah tulang yang parah atau kompleks, dokter mungkin akan merekomendasikan gips plester karena lebih kuat. Namun, untuk cedera yang lebih ringan atau di lokasi yang sulit diakses, gips fiberglass bisa menjadi pilihan.
- Aktivitas harian: Jika Anda memerlukan fleksibilitas dalam aktivitas harian atau ingin mandi tanpa harus melepas gips, gips fiberglass tahan air bisa dipilih.
- Usia: Pada anak-anak, biasanya dokter akan memilih gips yang lebih ringan seperti fiberglass agar mereka tetap nyaman dalam menjalani aktivitas.
Proses pemasangan gips
Pemasangan gips harus dilakukan oleh tenaga medis yang terlatih untuk memastikan tulang berada pada posisi yang benar. Berikut adalah tahapan pemasangan gips:
- Persiapan: area yang mengalami patah tulang dibersihkan dan diperiksa secara seksama untuk memastikan tidak ada luka terbuka.
- Pemasangan bantalan: Lapisan bantalan dipasang di sekitar kulit untuk melindungi area dari tekanan langsung gips.
- Pemasangan gips: Bahan gips (baik plester atau fiberglass) dibalutkan di sekitar area patah tulang dan diratakan hingga menutupi seluruh area yang memerlukan stabilisasi.
- Pengeringan: ips plester membutuhkan beberapa jam untuk mengering, sementara gips fiberglass mengering lebih cepat.
Cara merawat gips
Merawat gips dengan baik sangat penting untuk memastikan tulang sembuh dengan benar dan mencegah komplikasi. Berikut adalah tips merawat gips:
1. Jaga gips tetap kering
Hindari membasahi gips plester, karena kelembapan dapat merusak struktur gips dan menyebabkan iritasi kulit. Gunakan penutup tahan air saat mandi.
2. Perhatikan pembengkakan
Pada awal pemasangan, pembengkakan bisa terjadi. Jika merasa gips terlalu ketat, segera konsultasi dengan dokter.
3. Jangan Masukkan benda asing ke dalam gips
Meskipun terasa gatal, hindari memasukkan benda seperti penggaruk atau pensil ke dalam gips karena dapat melukai kulit.
4. Periksa tanda infeksi
Jika terdapat bau tak sedap atau keluar cairan dari gips, ini bisa menjadi tanda infeksi dan perlu segera diperiksa dokter.
5. Jangan memberi beban atau tekanan terlalu berat pada gips
Jika gips terpasang di kaki atau telapak kaki, pastikan gips telah mengeras sepenuhnya sebelum berjalan di atasnya.
Kapan gips harus diganti?
Gips mungkin perlu diganti dalam kondisi:
1. Gips terlalu longgar atau rusak
Seiring waktu, terutama saat pembengkakan berkurang, gips dapat menjadi longgar. Gips yang retak atau rusak juga harus segera diganti.
2. Nyeri berlebihan
Jika Anda merasakan nyeri berlebihan meski sudah memakai gips, ada kemungkinan gips tidak dipasang dengan benar atau terjadi pergeseran tulang.
Kapan harus berkonsultasi dengan dokter?
Segera hubungi dokter jika mengalami tanda-tanda berikut:
- Nyeri hebat: Jika rasa sakit tidak berkurang bahkan setelah beberapa hari, bisa jadi gips tidak berfungsi dengan baik.
- Tanda-tanda infeksi: Kemerahan, bengkak, atau keluarnya cairan dari gips bisa menjadi tanda infeksi.
- Kebas atau kesemutan: Jika merasa kebas atau kesemutan di bawah gips, ini bisa menjadi tanda sirkulasi darah yang buruk dan harus segera diperiksa.
- Kulit terlihat pucat atau biru: Perubahan warna kulit di sekitar gips menandakan adanya masalah sirkulasi.
Gips merupakan alat penting dalam penyembuhan patah tulang, tetapi membutuhkan perawatan yang cermat agar berfungsi maksimal. Pemilihan jenis gips yang tepat, perawatan yang baik, dan mengetahui kapan harus berkonsultasi dengan dokter sangat penting dalam memastikan tulang sembuh dengan benar dan mencegah komplikasi lebih lanjut. Jika Anda mengalami masalah dengan gips atau merasakan ketidaknyamanan, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter.
Sembuhkan Patah Tulang di Gatam Institute Eka Hospital
Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis bedah tulang kami. Eka Hospital memiliki Gatam Institute, pusat pelayanan tulang terpadu. Didukung oleh dokter spesialis tulang berpengalaman serta peralatan medis terbaru, kami membantu penyembuhan penyakit tulang dengan optimal. Untuk mendapatkan informasi, segera buat janji dengan dokter lewat appointment center di 1-500-129 dan WA center 0889-1500-129.

