Home>Better Health>Urologi>Infeksi Ginjal: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Better Health

Infeksi Ginjal: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

infeksi ginjal

Ginjal adalah salah satu organ yang termasuk ke dalam sistem urinaria Anda, alias saluran kencing. Itu sebabnya, infeksi ginjal juga jadi salah satu infeksi saluran kencing.

Dalam bahasa medis, infeksi ginjal disebut juga dengan pielonefritis. Penanganan yang tidak tepat dapat membuat komplikasi dan kerusakan pada ginjal.

Apa itu infeksi ginjal?

Infeksi ginjal, atau pielonefritis, adalah salah satu jenis infeksi saluran kencing. Paling sering, infeksi ginjal disebabkan oleh bakteri. Akan tetapi, virus juga bisa menyebabkan infeksi ginjal.

Pielonefritis umumnya bermula dari infeksi saluran kencing, biasanya kandung kemih. Bakteri ini kemudian naik ke ureter dan menyebar ke ginjal dan menyebabkan peradangan.

Infeksi dapat terjadi pada salah satu ginjal ataupun keduanya.

Gejala infeksi ginjal

Gejala infeksi ginjal mungkin saja berbeda-beda tiap orang. Setiap usia juga dapat menunjukkan gejala yang berbeda.

Beberapa gejala pielonefritis yang mungkin Anda rasakan, antara lain:

  • Demam dan menggigil
  • Sakit saat buang air kecil
  • Anyang-anyangan
  • Keinginan buang air kecil terus-menerus
  • Sering buang air kecil, tapi urine hanya sedikit
  • Sensasi tidak puas saat buang air kecil
  • Urine berbau menyengat dan keruh
  • Kencing berdarah atau bernanah
  • Sakit di sisi kanan kiri pinggang belakang atau di area selangkangan
  • Sakit perut
  • Mual dan muntah

Infeksi ginjal pada anak mungkin saja memunculkan gejala yang berbeda di setiap rentang umur. Gejala infeksi ginjal pada anak, umumnya:

  • Bayi baru lahir: tanpa demam, susah makan, dan muntah
  • Anak di bawah 2 tahun: mungkin demam tapi tidak selalu, susah makan, muntah, dan diare
  • Anak di atas 2 tahun: demam, nafsu makan berubah, sakit perut, sakit saat buang air kecil dan bisa membuatnya trauma

Sementara, untuk lansia yang berusia di atas 65 tahun, ciri-ciri infeksi ginjal justru bisa saja tidak menyerupai gejala umum di atas. Gejalanya justru bisa berhubungan dengan kemampuan berpikir, seperti:

  • Linglung
  • Halusinasi
  • Berbicara tidak jelas

Penyebab infeksi ginjal

Infeksi bakteri adalah penyebab umum pielonefritis pada ginjal. Bakteri biasanya dapat masuk ke saluran kencing lewat uretra.

Bakteri itu kemudian dapat menginfeksi saluran kencing bagian bawah, seperti uretra dan kandung kemih. Akan tetapi, penanganan yang kurang tepat dapat menyebabkan bakteri berkembang biak dan mencapai ginjal.

Faktor risiko infeksi ginjal

Terdapat beberapa faktor yang meningkatkan risiko Anda mengalami infeksi ginjal (pielonefritis):

  • Mengalami infeksi saluran kencing (ISK)
  • Berjenis kelamin wanita, seorang wanita lebih berisiko mengalami ISK dibanding laki-laki
  • Mengalami penyumbatan saluran kencing
  • Menggunakan kateter untuk buang air kecil
  • Mengalami kerusakan saraf pada kandung kemih
  • Mengalami kondisi yang menyebabkan aliran urine mengalir ke arah yang salah (vesicoureteral reflux)

Diagnosis

Dokter umumnya akan menentukan apakah Anda mengalami pielonefritis atau tidak dari tanya jawab gejala fisik yang Anda alami. Namun, untuk memastikan diagnosis infeksi ginjal, dokter juga akan melakukan beberapa pemeriksaan, seperti:

  • Tes analisis dan kultur urine
  • Tes darah
  • CT scan ginjal
  • USG ginjal

Apabila Anda laki-laki, dokter juga dapat melakukan pemeriksaan digital rectal examination. Pemeriksaan ini adalah pemeriksaan kelenjar prostat yang dilakukan dari dubur.

Dokter akan menggunakan sarung tangan dan pelumas, kemudian meraba area prostat Anda dari rektum, untuk memeriksa pembesaran prostat.

Pengobatan infeksi ginjal

Mengingat infeksi ginjal sering kali disebabkan oleh bakteri, antibiotik adalah pengobatan utama untuk infeksi ginjal. Antibiotik yang diberikan perlu dikonsumsi selama 14 hari.

Apabila gejala tak juga membaik, Anda mungkin perlu menjalani rawat inap dan mendapatkan antibiotik per infus.

Beberapa orang bisa jadi merasa membaik setelah 2-3 hari minum obat. Meski demikian, jangan berhenti minum obat tanpa diskusi dengan dokter. Umumnya, antibiotik harus dihabiskan sekalipun Anda merasa membaik.

Sebab, bakteri mungkin belum mati sepenuhnya. Menghabiskan antibiotik sesuai instruksi dokter akan memastikan bakteri penyebab pielonefritis benar-benar mati dan tidak dapat berkembang biak. Tanyakan pada dokter mengenai seberapa lama Anda harus minum antibiotik dan jenisnya.

Komplikasi infeksi ginjal

Pengobatan yang tidak tuntas atau infeksi ginjal yang diabaikan bisa menyebabkan komplikasi yang bahkan mengancam nyawa.

Komplikasi pielonefritis yang mungkin terjadi, yaitu:

  • Jaringan parut pada ginjal, yang dapat berujung pada penyakit ginjal kronis, hipertensi, dan gagal ginjal
  • Keracunan pada darah, akibat fungsi ginjal yang rusak dan zat-zat sisa yang harusnya keluar tubuh jadi masuk ke darah
  • Bakteremia, saat bakteri penyebab infeksi ginjal menyebar ke aliran darah
  • Komplikasi kehamilan, yang dapat berujung pada berat lahir bayi rendah dan prematur
  • Rusak dan kematian saraf di ginjal

Pencegahan pielonefritis

Cara mencegah infeksi ginjal sama dengan pencegahan ISK. Terlebih, bakteri yang masuk lewat uretra sebenarnya dapat dikeluarkan lewat urine saat Anda buang air kecil.

Berikut ini adalah beberapa cara mencegah infeksi ginjal:

  • Minum 2 liter air dalam sehari
  • Jangan menahan buang air kecil
  • Buang air kecil setelah berhubungan seksual
  • Membasuh vagina dari depan ke belakang untuk mencegah perpindahan bakteri dari anus
  • Hindari menggunakan sabun berpewangi di area kelamin

Apabila Anda mengalami tanda-tanda ISK, terkadang kondisi ini bisa sembuh dengan sendirinya dengan minum yang banyak. Dengan demikian, Anda akan lebih sering berkemih sehingga bakteri pun akan keluar tubuh.

Namun, ada baiknya juga Anda memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan metode penanganan yang tepat. Sebab, apabila dibiarkan atau tidak ditangani dengan benar ISK yang seharusnya ringan justru dapat menyebabkan infeksi ginjal yang berpotensi memunculkan komplikasi lain.  Anda bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam ataupun dokter spesialis urologi di Eka Hospital. Apabila ISK disebabkan oleh masalah prostat, Anda mungkin juga dapat dirujuk ke dokter spesialis urologi untuk mengatasinya. Hubungi Call Center kami di 1500129 atau layanan WhatsApp kami di 08891500129 untuk membuat janji temu.

Bagikan

  • my.clevelandclinic.org, https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15456-kidney-infection-pyelonephritis

    Diakses pada 29 March 2026

  • mayoclinic.org, https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/kidney-infection/symptoms-causes/syc-20353387

    Diakses pada 29 March 2026

  • niddk.nih.gov, https://www.niddk.nih.gov/health-information/urologic-diseases/kidney-infection-pyelonephritis/treatment

    Diakses pada 29 March 2026

  • nationwidechildrens.org, https://www.nationwidechildrens.org/conditions/pyelonephritis

    Diakses pada 29 March 2026

  • webmd.com, https://www.webmd.com/a-to-z-guides/kidney-infections-symptoms-and-treatments

    Diakses pada 29 March 2026

EKA HOSPITAL

APPOINTMENT CENTER

menu1-500-129

Jam Operasional Layanan Telepon 06:00 - 22.00 WIB

Layanan Booking Mandiri 24 jam via Website

Copyright © 2026 Eka Hospital - All Rights Reserved