
Penyakit neuromuskular adalah gangguan yang terjadi pada saraf yang mengontrol otot-otot Anda. Gangguan ini menyebabkan komunikasi keduanya kacau, sehingga koordinasi juga tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya.
Penyakit neuromuskular umumnya menyerang sistem saraf perifer, yang menghubungkan otak dan saraf tulang belakang ke seluruh tubuh.
Gejala penyakit neuromuskular
Penyakit neuromuskular terjadi ketika saraf yang mengendalikan otot, otot itu sendiri, dan sinyal atau komunikasi antara otot dan saraf terganggu.
Gejala utama yang paling umum dari gangguan neuromuskular adalah penyakit ini menyebabkan kelemahan otot. Namun, gejala spesifiknya akan sangat tergantung dari jenis penyakit neuromuskular yang dialami.
Beberapa gejala gangguan neuromuskular yang mungkin terjadi, antara lain:
- Otot lemah
- Kehilangan massa otot
- Otot yang kedutan, kejang, atau keram
- Nyeri otot
- Kesulitan berjalan
- Masalah koordinasi gerak dan keseimbangan
- Wajah atau kelopak mata tampak melorot
- Kesulitan berbicara karena kelemahan otot oral atau wajah
- Kesulitan menelan karena kelemahan otot tenggorokan
- Kesulitan bernapas karena kelemahan otot diafragma
Jenis penyakit neuromuskular
Ada banyak jenis gangguan neuromuskular yang dapat terjadi. Secara garis besar, gangguan neuromuskular terbagi ke dalam empat klasifikasi utama:
- Penyakit motorik neuron: Gangguan neuromuskular yang mengganggu saraf motorik tubuh bagian bawah, yang menyebabkan saraf motorik perlahan kehilangan fungsinya.
- Neuropati: Gangguan saraf yang memengaruhi saraf perifer atau saraf tepi.
- Penyakit neuromuscular junction: Gangguan pada komunikasi sinyal saraf yang memerintahkan otot untuk dapat bergerak.
- Miopati: Gangguan yang menyebabkan otot kehilangan kemampuannya dalam mempertahankan massa otot dan beregenerasi
Autoimun, kelainan genetik, hingga cacat bawaan (kongenital) bisa menyebabkan gangguan neuromuskular.
Berikut ini adalah beberapa jenis gangguan neuromuskular yang mungkin terjadi:
1. Amyotrophic lateral sclerosis (ALS)
Amyotrophic lateral sclerosis (ALS) atau dikenal juga dengan penyakit Lou Gehrig adalah penyakit neurodegeneratif yang ditandai dengan hilangnya kemampuan sel saraf untuk mengendalikan otot.
Kelemahan otot ini pada akhirnya akan memengaruhi kemampuan fisik, terutama ketika kerusakan otot telah mencapai otot yang berperan untuk bernapas dan menelan.
2. Guillain-Barré syndrome (GBS)
Guillain-Barré syndrome adalah jenis neuropati akut ketika sistem imun justru menyerang sistem saraf. Pada awalnya, gejala yang dirasakan mungkin kesemutan di tangan dan kaki.
Namun, kondisi ini dapat berkembang dengan cepat dan menyebabkan kelemahan otot, mati rasa, bahkan kelumpuhan .
3. Charcot-Marie-Tooth (CMT)
Charcot-Marie-Tooth disease (CMT) adalah kondisi neuropati yang disebabkan oleh kelainan genetik yang diturunkan. Kondisi ini menyebabkan gangguan sensorik dan motorik, seperti kesemutan, mati rasa, dan kelemahan otot.
4. Myasthenia gravis
Myasthenia gravis adalah penyakit autoimun yang menyebabkan kelemahan pada otot volunter di tubuh yang memburuk sepanjang hari dan saat beraktivitas. Gejalanya beragam, mulai dari penglihatan ganda, bicara tidak jelas, kesulitan menelan atau mengunyah, sesak napas, hingga kelemahan anggota gerak.
5. Chronic inflammatory demyelinating polyneuropathy (CIDP)
CIDP adalah gangguan neuromuskular yang ditandai dengan kelemahan otot secara progresif dan memengaruhi fungsi sensorik dari tangan dan kaki.
6. Distrofi otot
Distrofi otot adalah kondisi gangguan otot yang diturunkan dan menyebabkan kelemahan otot secara bertahap.
7. Atrofi otot tulang belakang
Atrofi otot tulang belakang adalah gangguan neuromuskular yang diturunkan, yang menyebabkan kerusakan dan kematian saraf motorik. Saraf motorik ini adalah saraf yang berperan dalam fungsi gerak.
Sarah motorik yang rusak pada akhirnya membuat otot melemah dan kehilangan massanya.
8. Sindrom Lambert-Eaton
Sindrom Lambert-Eaton adalah penyakit neuro muskular yang menyebabkan antibodi menghambat otot berkontraksi secara normal.
Pengobatan penyakit neuromuskular
Pengobatan penyakit neuromuskular sangat bergantung pada tipe yang dialami dan seberapa berat gejalanya. Akan tetapi sayangnya, belum ada obat yang benar-benar dapat menyembuhkan gangguan ini.
Meski begitu, beberapa pengobatan yang diberikan dapat membantu meringankan gejala atau menghambat perkembangan penyakit. Beberapa opsi pengobatan penyakit neuromuskular, antara lain:
- Pemberian obat-obatan
- Fisioterapi
- Terapi wicara
- Penggunaan alat bantu
- Operasi
Pengobatan penyakit neuromuskular dapat melibatkan beberapa bidang ilmu kedokteran, seperti dokter spesialis ortopedi, dokter spesialis saraf, dokter spesialis paru, fisioterapi, hingga terapis lain. Pastikan Anda memilih rumah sakit Eka Hospital yang memiliki fasilitas lengkap termasuk beragam dokter spesialis sehingga memudahkan Anda dalam melakukan pemeriksaan dan berkonsultasi. Anda dapat mengunjungi Gatam Institute Eka Hospital untuk berkonsultasi mengenai segala gejala yang Anda alami. Anda dapat menghubungi 1500129 atau layanan WhatsApp kami di 08891500129 untuk membuat janji temu.

