Home>Better Health>THT>Laringitis: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

Better Health

Laringitis: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

laringitis

Laringitis adalah peradangan yang terjadi pada laring. Laring adalah organ penghasil suara yang terdiri atas kotak suara dan pita suara. Penggunaan suara secara berlebihan bisa menyebabkan laring meradang.

Peradangan yang terjadi pada laring bisa membuat pita suara membengkak sehingga tidak dapat bergetar dengan sempurna ketika Anda hendak mengeluarkan suara. Hal inilah yang kemudian membuat suara serak dan menimbulkan sensasi tenggorokan gatal.

Penyebab laringitis

Penggunaan pita suara secara berlebihan, seperti berteriak terus-terusan, menghadiri konser, berorasi, bisa menyebabkan pita suara membengkak dan menyebabkan laringitis. Meski demikian, iritan atau infeksi bakteri dan virus juga bisa menyebabkan seseorang mengalami laringitis.

Terdapat dua jenis laringitis, yaitu akut dan kronis, yang bisa disebabkan oleh dua hal yang berbeda.

Laringitis akut

Laringitis akut adalah peradangan pada laring yang terjadi sementara waktu. Dalam waktu 1 minggu, kondisi ini akan membaik, terutama ketika penyebabnya disembuhkan.

Beberapa penyebab laringitis akut, antara lain:

  • Infeksi virus, seperti influenza dan covid 19
  • Cedera pita suara akibat berbicara terus-terusan, menyanyi, dan berteriak
  • Infeksi bakteri dan jamur, tapi ini lebih jarang terjadi

Laringitis kronis

Berbeda dari akut, laringitis kronis dapat tidak sembuh-sembuh hingga tiga minggu lebih. Bahkan, kondisi ini juga bisa kambuhan.

Laringitis kronis lebih berisiko menciptakan polip atau nodul pada pita suara akibat iritasi yang terjadi terus-menerus.

Penyebab laringitis kronis, antara lain:

  • Penggunaan pita suara secara berlebihan selama bertahun-tahun
  • Sinusitis kronis
  • Alergi
  • Penyakit autoimun
  • GERD
  • Kebiasaan merokok
  • Menghirup iritan, seperti polutan, asap rokok, atau senyawa kimia

Perbedaan laringitis dan faringitis

Selain laringitis, ada pula sebuah kondisi medis yang disebut dengan faringitis. Laringitis dan faringitis memiliki gejala yang mirip, seperti sakit tenggorokan, suara serak, tenggorokan kering, atau tenggorokan terasa gatal.

Akan tetapi, faringitis dan laringitis adalah dua kondisi kesehatan yang berbeda. Perbedaan keduanya terletak pada organ yang mengalami peradangan.

Laringitis adalah peradangan pada laring atau kotak suara. Sementara, faringitis adalah peradangan pada faring. Faring adalah organ yang bermula di belakang hidung dan berakhir tepat di atas kotak suara (laring).

Mengingat letak keduanya yang berdekatan itulah, faringitis dan laringitis bisa menimbulkan gejala yang mirip. Namun, saat seseorang mengalami sakit tenggorokan, umumnya kondisi ini merujuk pada faringitis.

Gejala laringitis

Terdapat beberapa gejala laringitis yang mungkin Anda alami, seperti:

  • Suara serak atau suara habis
  • Sakit tenggorokan
  • Tenggorokan terasa gatal
  • Batuk kering
  • Tenggorokan terasa kering
  • Demam ringan

Diagnosis

Paling sering, laringitis disebabkan oleh penggunaan pita suara berlebihan. Hal ini dapat ditemukan lewat konsultasi dokter dan anamnesis (tanya jawab) di ruang praktik dokter.

Akan tetapi, jika laringitis tak juga sembuh setelah lebih dari 2 minggu, dokter akan merekomendasikan beberapa pemeriksaan untuk memastikan penyebab dan menemukan obat yang tepat.

Beberapa pemeriksaan untuk mendiagnosis laringitis, yaitu:

  • Tes usap (swab) tenggorokan
  • Laringoskopi
  • Biopsi

Pengobatan laringitis

Laringitis tidak selalu membutuhkan antibiotik. Antibiotik hanya diberikan jika laringitis disebabkan oleh infeksi bakteri. Antibiotik tidak dapat mengobati laringitis yang disebabkan oleh infeksi virus ataupun akibat penggunaan pita suara yang berlebihan.

Biasanya, laringitis akibat penggunaan pita suara berlebihan dapat sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan khusus. Beberapa cara untuk mengatasi laringitis dan suara serak agar lebih cepat sembuh, yaitu:

  • Minum air yang banyak
  • Berhenti merokok dan hindari paparan asap rokok
  • Berkumur dengan air garam
  • Mengisap permen pelega tenggorokan
  • Minimalisir menggunakan suara
  • Hindari berteriak
  • Hindari berbisik karena bisa memberikan tekanan lebih pada pita suara
  • Menghirup uap hangat atau menggunakan humidifier untuk melembapkan tenggorokan

Apabila sudah lebih dari 2 minggu dan kondisi Anda tak juga membaik, segera konsultasikan ke dokter untuk mencari tahu penyebabnya.

Cara mencegah laringitis

Untuk mencegah laring kering dan pita suara teriritasi beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah laringitis, antara lain:

  • Berhenti merokok dan menjauhi asap rokok
  • Membatasi konsumsi alkohol dan kafein
  • Minum air yang banyak
  • Hindari makanan pedas untuk mencegah laringitis karena GERD
  • Makan banyak buah dan sayur untuk meningkatkan sistem imun dan mencegah infeksi virus dan bakteri
  • Hindari terlalu sering berdeham

Laringitis umumnya akan sembuh dalam waktu maksimal 2 minggu. Namun, suara serak Anda tak juga membaik, segera konsultasikan ke dokter.

Terlebih, jika laringitis yang Anda alami juga disertai:

  • Sesak napas
  • Kesulitan menelan
  • Terdengar suara melengking saat menarik napas
  • Demam yang tak kunjung hilang

Anda bisa berkunjung ke poli THT di Eka Hospital untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Hubungi Call Center kami di 1500129 atau layanan WhatsApp kami di 08891500129 untuk membuat janji temu.

Bagikan

  • my.clevelandclinic.org, https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/22268-laryngitis

    Diakses pada 10 March 2026

  • mayoclinic.org, https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/laryngitis/symptoms-causes/syc-20374262

    Diakses pada 10 March 2026

  • healthdirect.gov.au, https://www.healthdirect.gov.au/laryngitis

    Diakses pada 10 March 2026

EKA HOSPITAL

APPOINTMENT CENTER

menu1-500-129

Jam Operasional Layanan Telepon 06:00 - 22.00 WIB

Layanan Booking Mandiri 24 jam via Website

Copyright © 2026 Eka Hospital - All Rights Reserved