
Pasien yang baru saja melakukan operasi TKR atau total knee replacement seringkali merasakan nyeri setelah mereka pulang ke rumah. Apakah ini wajar atau pertanda ada yang salah dengan hasil operasinya? Simak penjelasan dari dr. Ricky Edwin P. Hutapea, Sp. OT (K) Hip and Knee.
Apakah nyeri setelah operasi wajar?
dr. Ricky Edwin P. Hutapea, Sp. OT (K) Hip and Knee menjelaskan, dalam operasi TKR dokter biasanya akan membuat sayatan yang cukup besar untuk mengganti lutut yang lama dengan yang baru. Luka ini bisa berukuran antara 8-13 cm. Cukup besar dan membuat tubuh perlu waktu yang cukup lama untuk membuat jaringan baru. Oleh karena itu nyeri awal setelah operasi adalah sesuatu yang wajar. Biasanya rasa nyeri akan berangsur hilang seiring berjalannya waktu.
Fase-fase penyembuhan operasi TKR
dr. Ricky memberikan panduan pemulihan pascaoperasi TKR seperti berikut ini:
Fase 1–3 bulan
Pada rentang waktu ini, luka luar terlihat mengering, namun jaringan di bawah kulit masih dalam proses penyembuhan aktif.
Mengapa pada fase ini luka masih terasa sakit? Jaringan luka yang baru terbentuk bersifat kaku dan belum elastis jadi saat Anda mencoba menekuk atau meluruskan lutut, maka jaringan itu terasa seperti ditarik, nyeri atau sensasi kencang.
Pada fase ini lutut biasanya masih bengkak ringan dan terasa hangat saat disentuh. Ini adalah respons normal tubuh untuk menyalurkan nutrisi ke area penyembuhan.
Selain itu, dr. Ricky Edwin P. Hutapea, Sp. OT (K) Hip and Knee mengatakan bahwa fisioterapi intensif sangat penting di dilakukan agar jaringan luka tadi elastisitas dan tidak kaku permanen.
Fase 6–12 bulan
Setelah melewati bulan keenam, pasien biasanya mulai merasakan luka yang mulai membaik seperti.
- Pematangan jaringan: jaringan parut mulai melunak dan menjadi lebih elastis. Rasa nyeri saat bergerak akan berkurang secara bertahap karena sendi buatan sudah mulai menyatu dengan jaringan sekitar.
- Pengurangan bengkak: pembengkakan internal biasanya sudah hilang. Pasien mulai bisa melakukan aktivitas harian dengan lebih lancar, meskipun sensasi "asing" pada sendi mungkin masih dirasakan sesekali.
- Pada bulan ke-12, lutut akan terasa lebih stabil dan nyeri yang tersisa umumnya hanya berupa pegal ringan setelah aktivitas berat.
Kapan nyeri menjadi tidak wajar?
Meskipun nyeri di awal adalah wajar, tapi ada beberapa tanda-tanda yang perlu diwaspadai sebagai tanda komplikasi.
- Area kemerahan di sekitar luka justru bertambah lebar dan terasa panas yang berlebihan.
- Adanya nanah atau cairan bening yang terus merembes dari garis jahitan.
- Menggigil atau demam di atas 38°C tanpa penyebab lain.
- Rasa sakit yang meningkat secara drastis padahal sebelumnya sudah mulai mereda.
Tips mempercepat pemulihan
Untuk membantu jaringan luka menjadi lebih elastis dan mengurangi rasa nyeri, lakukan langkah berikut:
- Kompres dingin: Gunakan es selama 15-20 menit beberapa kali sehari untuk mengontrol bengkak pada 3 bulan pertama.
- Manajemen nyeri: Konsumsi obat pereda nyeri sesuai jadwal yang diberikan dokter agar Anda tetap bisa melakukan latihan fisik tanpa terhambat rasa sakit.
- Mobilisasi dini: Jangan mendiamkan lutut terlalu lama. Gerakan ringan yang konsisten mencegah jaringan parut membeku dan menjadi kaku.
Konsultasi ahli lutut
Setiap pasien memiliki kecepatan penyembuhan yang berbeda. Jika Anda merasa penyembuhan lutut Anda terganggu, sangat disarankan untuk melakukan evaluasi dengan dokter spesialis ortopedi. Di Eka Hospital BSD, pusat keunggulan Gatam Institute menyediakan penanganan pasca-operasi yang komprehensif. Anda dapat berkonsultasi dengan tim spesialis seperti dr. Ricky Edwin P. Hutapea, Sp.OT (K) Hip and Knee yang memiliki keahlian khusus dalam menangani masalah sendi lutut dan panggul menggunakan teknologi medis terkini untuk memastikan hasil operasi yang optimal. Segera buat janji dengan dokter lewat appointment center di 1-500-129 dan WA center 0889-1500-129.

