Home>Better Health>Ortopedi>Patah Tulang Belakang: Gejala dan Penyebabnya

Better Health

Patah Tulang Belakang: Gejala dan Penyebabnya

patah tulang belakang

Fraktur tulang belakang atau patah tulang belakang adalah kondisi di mana tulang belakang mengalami retak (fraktur) atau patah.  Sebagian besar fraktur tulang belakang disebabkan oleh cedera, kecelakaan mobil, jatuh, maupun olahraga.

Gangguan pada tulang belakang ini bisa bersifat ringan seperti peregangan/ robeknya otot dan ligamen ringan hingga yang lebih serius seperti kerusakan sumsum tulang belakang.

Fraktur tulang belakang yang ringan mungkin dapat sembuh dengan istirahat dan obat-obatan, tapi patah tulang yang lebih parah mungkin memerlukan operasi untuk memperbaiki kembali tulang-tulang. Jika dibiarkan tanpa pengobatan, patah tulang belakang dapat menyebabkan cedera sumsum tulang belakang permanen, kerusakan saraf, dan kelumpuhan.

Jenis-jenis patah tulang belakang

Jenis patah tulang belakang bisa dikategorikan berdasarkan lokasi dan bagaimana cara tulang itu patah. Tulang belakang dapat dibagi ke dalam 3 segmen besar di mana fraktur bisa terjadi, yaitu:

  • Fraktur servikal: patah tulang belakang di area leher
  • Fraktur toraks tulang belakang: patah tulang belakang di area punggung, mulai dari bagian pangkal leher hingga ke bagian bawah tulang rusuk
  • Fraktur lumbar: patah tulang belakang di bagian punggung bawah

Lalu berikut ini jenis-jenis patah tulang yang umum muncul:

1. Fraktur kompresi

Fraktur kompresi biasanya disebabkan oleh trauma, osteoporosis, tumor, atau kelainan lainnya pada tulang belakang. Bagian depan vertebra patah dan memburuk, sementara bagian belakang vertebra tetap stabil.

2. Fraktur ledakan aksial

Fraktur yang terjadi ketika tulang belakang mengalami tekanan yang kuat secara tiba-tiba sehingga tulang belakang mengalami retak hingga menjadi beberapa bagian atau keping

3. Fraktur peluang

Kebalikan dari fraktur ledakan, cedera ini terjadi ketika tulang belakang seperti ditarik atau meregang. Hal ini menyebabkan segmen-segmen tulang belakang menjadi berjauhan. Fraktur peluang biasanya terjadi akibat dari kecelakaan mobil.

Gejala patah tulang belakang

Gejala patah tulang belakang sangat bergantung pada tingkat keparahan. Tidak semua patahan ini merusak saraf tulang belakang. Namun biasanya gejala ini muncul seiring gerakan tubuh. Beberapa di antaranya adalah:

  • Kesemutan
  • Mati rasa
  • Tungkai terasa lemah
  • Kehilangan kontrol untuk buang air kecil atau BAB
  • Perubahan postur
  • Berkurangnya tinggi secara bertahap
  • Bengkak pada area yang terdampak

Penyebab patah tulang belakang

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, penyebab umum patah tulang belakang adalah kecelakaan dan juga olahraga. Namun juga ada yang disebabkan oleh osteoporosis. Berikut ini beberapa penyebab patah tulang belakang.

  • Kecelakaan mobil atau sepeda motor
  • Jatuh dari ketinggian
  • Kecelakaan olahraga
  • Tindakan kekerasan (luka tembak atau serangan)
  • Osteoporosis
  • Tumor tulang belakang
  • Kondisi dasar yang melemahkan vertebra

Pengobatan patah tulang belakang

Langkah pertama pengobatan patah tulang belakang adalah menstabilkan korban. Caranya bisa dilakukan menggunakan melalui penggunaan papan, tandu, atau pelindung leher untuk mencegah orang tersebut bergerak yang dapat memperburuk patahan. Kemudian hubungi ambulans untuk membawa korban ke rumah sakit.

Setelah itu dokter akan mengevaluasi kondisi patah tulang belakang dan menentukan jenis pengobatan yang tepat. Setelah perawatan darurat dilakukan, pengobatan untuk fraktur tulang belakang dapat mencakup:

  • Fisioterapi
  • Pengobatan osteoporosis
  • Penggunaan obat-obatan untuk membantu mengendalikan masalah seperti:
    • Gangguan usus dan kandung kemih
    • Nyeri
    • Kekakuan otot
    • Tekanan darah tidak normal

Faktor risiko patah tulang

Kondisi patah tulang belakang sangat rentan terjadi pada mereka yang memiliki:

1. Usia lanjut

Pada usia lanjut, kemampuan menjaga keseimbangan pun turut menurun. Hal ini menyebabkan orang tersebut mudah jatuh dan mencederai tulang belakangnya.

2. Kebiasaan angkat beban berat

Kebiasaan mengangkat beban yang berat dapat memperbesar patahnya tulang belakang.

3. Jenis kelamin

Dibandingkan pria, wanita lebih mudah mengalami patah tulang belakang akibat osteoporosis. Setelah memasuki masa menopause kadar hormon estrogen akan menurun sehingga memperbesar risiko terjadinya osteoporosis.

Selama patah tulang belakang bersifat ringan atau tidak merusak saraf tulang belakang, hal ini dapat disembuhkan dengan baik. Tetapi daripada mengobati alangkah lebih baik mencegahnya.

Jika Anda mengalami patah tulang belakang, jangan ragu untuk datang ke Eka Hospital. Eka Hospital memiliki layanan khusus tulang belakang yang bernama Gatam Institute. Anda bisa menghubungi Call Center kami di 1500129 atau layanan WhatsApp kami di 08891500129.

Bagikan

  • my.clevelandclinic.org, https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17498-spinal-fractures

    Diakses pada 24 April 2026

  • ncbi.nlm.nih.gov, https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5643776/

    Diakses pada 24 April 2026

  • webmd.com, https://www.webmd.com/osteoporosis/spinal-compression-fractures-symptoms

    Diakses pada 24 April 2026

EKA HOSPITAL

APPOINTMENT CENTER

menu1-500-129

Jam Operasional Layanan Telepon 06:00 - 22.00 WIB

Layanan Booking Mandiri 24 jam via Website

Copyright © 2026 Eka Hospital - All Rights Reserved