.png)
Olahraga padel saat ini sedang menjadi tren besar di kota-kota besar di Indonesia. Perpaduan antara tenis dan skuas ini digemari karena sisi sosialnya yang tinggi dan teknis permainannya yang dianggap lebih mudah dipelajari oleh pemula. Namun, seiring dengan meningkatnya popularitas olahraga ini, muncul pula keluhan cedera yang semakin sering ditemui, yaitu padel elbow.
Kondisi ini sekilas mirip dengan Tennis Elbow, namun memiliki karakteristik unik yang disebabkan oleh alat pemukul dan gerakan yang berbeda. Memahami risiko ini sangat penting agar hobi baru Anda tidak menjadi cedera serius.
Apa itu padel elbow?
Secara medis, Padel Elbow adalah lateral epicondylitis, yaitu peradangan pada tendon yang menghubungkan otot-otot lengan bawah ke bagian luar siku. Tendon ini berfungsi untuk membantu Anda mengangkat pergelangan tangan ke atas dan melakukan gerakan memukul.
Meskipun secara klinis sama dengan Tennis Elbow, Padel Elbow memiliki pemicu yang berbeda. Raket padel tidak menggunakan senar, memiliki permukaan padat yang terbuat dari bahan seperti karbon atau fiberglass dengan lubang-lubang kecil. Karena tidak ada senar untuk menyerap benturan, getaran saat bola menghantam raket akan langsung tersalurkan ke pergelangan tangan hingga siku. Getaran yang lebih "keras" inilah yang membuat beban pada tendon menjadi lebih berat.
Penyebab utama cedera
Ada beberapa faktor yang menyebabkan pemain padel—baik pemula maupun yang sudah mahir—mengalami cedera ini:
- Getaran raaket: Struktur raket padel yang solid membuat lengan bawah menyerap seluruh energi kinetik dari bola.
- Teknik backhand yang kurang sempurna: Kesalahan paling umum adalah memukul bola backhand dengan hanya mengandalkan kekuatan pergelangan tangan, bukan putaran bahu dan tenaga kaki. Hal ini memberikan tekanan ekstrem pada area lateral siku.
- Frekuensi bermain yang terlalu sering: Karena padel sangat menyenangkan, banyak pemain pemula yang langsung bermain setiap hari tanpa memberikan waktu otot untuk beristirahat dan pulih.
- Pemilihan raket yang salah: Raket yang terlalu berat atau grip yang kurang ergonomis.
Gejala yang perlu diwaspadai
Padel Elbow tidak terjadi secara mendadak tapi secara bertahap. Gejala awal sering kali diabaikan hingga menjadi kronis:
- Rasa nyeri atau perih di tonjolan tulang pada bagian luar siku.
- Nyeri yang menjalar dari siku hingga ke lengan bawah dan pergelangan tangan.
- Kelemahan saat menggenggam sesuatu, seperti memegang raket, bersalaman, atau memutar gagang pintu.
- Rasa kaku pada siku, terutama di pagi hari saat baru bangun tidur.
Penanganan
Jika Anda mulai merasakan gejala di atas, segera lakukan langkah-langkah berikut sebelum kondisi tendon semakin parah:
- Istirahat total: Berhenti main padel selama 1–2 minggu.
- Terapi Es: Kompres area siku yang nyeri dengan es selama 15 menit, beberapa kali sehari, untuk mengurangi peradangan.
- Fisioterapi dan peregangan: lakukan latihan peregangan sebelum main. Fokuslah pada gerakan yang memperkuat otot di sekitar siku agar mampu menahan beban getaran raket dengan lebih baik.
- Evaluasi alat olahraga: Coba tambah overgrip agar ukuran pegangan lebih pas di tangan, atau beralih ke raket dengan material yang lebih empuk (soft EVA foam) yang lebih baik dalam meredam getaran.
- Pemberian obat-obatan: Dokter mungkin akan meresepkan obat antiinflamasi atau menyarankan penggunaan brace (penyangga siku) untuk memberikan waktu bagi tendon untuk pulih.
Konsultasi spesialis di Eka Hospital
Cedera olahraga yang tidak ditangani dengan tepat dapat berkembang menjadi nyeri kronis yang mengganggu aktivitas harian. Segera periksa ke dokter jika mengalami keluhan.
Segera konsultasikan keadaan cedera bahu dan lengan akibat olahraga padel Anda bersama dr. Aldo Fransiskus Marsetio, BMedSc, Sp.OT, Subsp.CO (K), AIFO-K - Konsultan Ortopedi Cedera Olahraga di Gatam Institute Eka Hospital MT Haryono.
Beliau memiliki keahlian khusus dalam menangani cedera sendi dan otot bahu dan lengan akibat aktivitas atletik, serta berkomitmen membantu Anda kembali ke lapangan dengan kondisi fisik yang optimal melalui penanganan medis yang tepat.
Segera buat janji dengan dokter lewat appointment center di 1-500-129 dan WA center 0889-1500-129.

