
Hidung tersumbat berulang yang tidak kunjung sembuh bisa jadi bukan sekadar flu biasa. Kondisi ini bisa jadi salah satu tanda Anda mengalami suatu kondisi yang disebut dengan pembesaran konka. Bagaimana cara mengatasi kondisi ini? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Apa Itu Pembesaran Konka?
Pembesaran konka, atau dalam bahasa medis disebut dengan hipertrofi konka, adalah sebuah kondisi ketika konka di dalam hidung membesar. Konka adalah suatu struktur tulang panjang dan sempit yang dilapisi oleh selaput mukosa.
Konka berfungsi untuk menyaring, menghangatkan, dan melembapkan udara yang masuk saat Anda bernapas.
Dalam kondisi pernapasan normal, sangat wajar untuk konka membesar, seperti saat berbaring atau ketika tubuh terpapar alergen atau iritan. Itu sebabnya, Anda mungkin akan merasakan lebih “sulit” bernapas saat berbaring atau terpapar alergen.
Namun demikian, sulit napas jangka panjang atau terus-menerus mengalami tersumbat bisa jadi tanda konka membesar dan tidak kembali ke ukuran semula. Sebab, konka yang membesar dapat menghambat jalur udara.
Gejala Pembesaran Konka
Gejala utama pembesaran atau hipertrofi konka adalah sulit bernapas atau hidung tersumbat yang tidak kunjung sembuh atau berulang.
Selain itu, berikut ini adalah gejala yang mungkin terjadi jika Anda mengalami pembesaran konka:
- Gangguan penciuman
- Mulut kering saat terbangun dari tidur (akibat dari tidur dengan mulut terbuka)
- Sakit kepala tertekan
- Nyeri ringan di wajah bagian depan
- Hidung tersumbat yang tidak kunjung sembuh
- Hidung berair (meler)
- Susah bernapas, terutama saat berbaring
- Mendengkur saat tidur
Penyebab Pembesaran Konka
Pembesaran konka sering dialami oleh orang yang mengalami rhinitis alergi dan non-alergi, serta ibu hamil. Kondisi ini dapat diperberat oleh polutan atau iritan.
Membengkaknya selaput mukosa bisa menyebabkan seseorang mengalami hipertrofi konka. Kondisi ini bisa terjadi secara akut (tiba-tiba) atau kronis (jangka panjang).
Beberapa kondisi yang menyebabkan pembesaran konka, di antaranya:
- Sinusitis akut ataupun kronis
- Rhinitis alergi
- Flu
- Polusi udara atau iritan lainnya
- Perubahan hormon
- Efek samping obat-obatan tertentu
Diagnosis Pembesaran Konka
Pembesaran konka bisa memiliki gejala yang serupa dengan kondisi lainnya. Salah satunya adalah deviasi septum. Kedua kondisi ini sering kali berhubungan, tapi bisa juga terjadi masing-masing.
Deviasi septum terjadi ketika tulang rawan pemisah antara dua lubang hidung tidak seimbang. Kondisi ini tentu membutuhkan penanganan yang berbeda dengan hipertrofi konka.
Untuk itu, dokter mungkin akan melakukan CT scan untuk mendiagnosis kondisi yang Anda alami.
Cara Mengatasi Pembesaran Konka
Cara mengatasi pembesaran konka biasanya tergantung dari penyebabnya. Beberapa di antaranya, yaitu:
1. Menjauhi Paparan Alergen dan Iritan
Jika hipertrofi konka disebabkan oleh paparan alergen atau iritan, cara terbaik mengatasinya adalah dengan menghindari alergen dan iritan yang jadi penyebabnya.
Anda bisa menggunakan masker jika harus ke luar rumah untuk meminimalisir paparan debu dan polusi udara.
Jangan lupa untuk mencatat hal-hal atau makanan yang membuat Anda mengalami alergi.
2. Konsumsi Obat
Obat-obatan dapat meredakan gejala pembesaran konka. Akan tetapi, obat-obatan tidak dapat dikonsumsi jangka panjang kecuali atas saran dokter.
Anda perlu mencari tahu penyebabnya agar dapat mengatasinya secara optimal.
3. Operasi
Apabila obat-obatan dan metode pengobatan rumahan tidak lagi mampu meredakan gejalanya, dokter dapat merekomendasikan operasi untuk mengembalikan ukuran konka.
Ada banyak metode untuk mengurangi ukuran konka. Namun, salah satu prosedur yang diunggulkan adalah reduksi konka radiofrekuensi. Ini adalah tindakan mengurangi ukuran konka dengan energi radiofrekuensi.
Dibandingkan dengan metode pembedahan lain, reduksi konka dengan radiofrekuensi lebih minim nyeri, tanpa sayatan, dan pemulihan lebih cepat karena termasuk tindakan minimal invasif.
Eka Hospital saat ini telah dapat melayani reduksi konka dengan radiofrekuensi. Untuk itu, jika Anda menduga mengalami pembesaran konka, periksakanlah ke dokter untuk memastikannya.
Anda bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis THT-KL Eka Hospital PIK, dr. Satrio Wishnu Pratomo, Sp.THT-KL atau spesialis THT-KL kami di Eka Hospital terdekat.
Hubungi Call Center Eka Hospital di nomor 1500129 atau WhatsApp di 08891500129 untuk membuat janji temu.

