Home>Better Health>Jantung>Pencegahan Sakit Jantung di Usia Muda

Better Health

Pencegahan Sakit Jantung di Usia Muda

pencegahan penyakit jantung usia muda

Menurut Kementerian Kesehatan RI, terjadi peningkatan kasus serangan jantung pada orang usia 20-40 tahun. Padahal sebelumnya, penyakit jantung lebih identik dengan penyakit lansia.

Penyakit jantung usia muda sering kali berhubungan dengan pola hidup yang tidak sehat. Walaupun, genetik atau kondisi bawaan juga bisa berkontribusi. Lantas, bagaimana cara mencegah sakit jantung di usia muda?

Penyebab Penyakit Jantung di Usia Muda

Meski dulunya lebih sering terjadi pada orang tua, penyakit jantung kini juga terjadi pada usia muda.

Penyakit jantung usia muda paling sering disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan tinggi lemak dan aktivitas fisik yang rendah. Hal ini pun akhirnya membuat seseorang jadi memiliki beberapa faktor risiko sakit jantung, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, obesitas, dan kolesterol tinggi.

Semuanya itu dapat memengaruhi pembuluh darah yang akhirnya membebani kerja jantung.

Berikut ini adalah beberapa faktor risiko penyebab sakit jantung di usia muda:

  • Pola makan tinggi lemak, tinggi garam, dan tinggi gula
  • Kurang olahraga atau gaya hidup sedenter
  • Kurang tidur
  • Stres kronis
  • Konsumsi kafein secara berlebihan
  • Merokok tembakau ataupun vape

Selain itu, faktor genetik, riwayat keluarga, dan penyakit jantung bawaan juga bisa menyebabkan seseorang mengalami penyakit jantung di usia muda.

Gejala Awal Sakit Jantung di Usia Muda

Sayangnya, pada tahap awal gejala sakit jantung sering kali jarang muncul. Itu sebabnya, penanganannya mungkin saja terlambat sehingga gejalanya telanjur memburuk dan dapat berakibat fatal.

Gejala sakit jantung mulai muncul ketika kondisinya telah lebih buruk. Beberapa gejala sakit jantung yang perlu Anda waspadai, antara lain:

  • Nyeri dada
  • Sesak napas
  • Nyeri ulu hati yang menjalar ke dada sebelah kiri, punggung, atau rahang
  • Mati rasa, nyeri, atau kelemahan pada area lengan atau tungkai akibat pembuluh darah yang menyempit

Cara Mencegah Penyakit Jantung di Usia Muda

Sakit jantung di usia muda memang dapat disebabkan oleh faktor genetik, keturunan, atau kondisi bawaan. Dalam hal ini, Anda mungkin tidak sepenuhnya bisa mencegahnya.

Meski demikian, kebanyakan penyakit jantung di usia muda disebabkan oleh pola hidup yang tidak sehat. Artinya, penyakit jantung di usia muda akibat gaya hidup sangat bisa dicegah.

Beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah penyakit jantung, di antaranya:

1. Konsumsi Makanan Bergizi

Salah satu cara utama dalam mencegah penyakit jantung di usia muda adalah dengan konsumsi makanan bergizi seimbang. Pastikan makanan yang dikonsumsi mengandung karbohidrat, protein, serat, dan lemak sehat.

Opsi makanan yang baik untuk jantung, seperti sayur, buah, karbohidrat kompleks, dan protein rendah lemak.

Hindari makanan olahan yang cenderung tinggi lemak jenuh, garam, gula, dan kalori. Sebaiknya, kebiasaan makan ini sudah dipupuk orang tua sejak anak kecil sehingga tercipta sebuah kebiasaan baik.

2. Olahraga Rutin

Berolahraga rutin membantu menurunkan risiko sakit jantung dan menjaga berat badan ideal. Usahakan untuk menjalani gaya hidup aktif dan berolahraga secara rutin.

Sebab, olahraga rutin juga mampu menjaga tekanan darah tetap stabil. Hipertensi adalah salah satu faktor risiko sakit jantung.

Berolahragalah minimal 30 menit sehari atau 150 menit dalam seminggu.

3. Menjaga Berat Badan Ideal

Obesitas dapat meningkatkan risiko Anda mengalami sakit jantung, terutama serangan jantung di usia muda. Itu sebabnya, penting bagi Anda untuk menjaga berat badan ideal.

Pertahankan BMI Anda berada di antara 19-25. Perhatikan pula lingkar perut Anda. Lingkar perut ideal untuk laki-laki adalah di bawah 100 cm, sedangkan untuk wanita adalah di bawah 88 cm.

4. Berhenti Merokok

Sekalipun vape, atau rokok elektrik, disebut-sebut sebagai versi “lebih sehat” dari rokok tembakau, keduanya sama-sama meningkatkan risiko sakit jantung.

Ini karena kandungan bahan kimia di dalam rokok atau vape dapat membuat pembuluh darah menuju jantung menjadi kaku dan tidak elastis. Kondisi ini bisa meningkatkan tekanan darah, yang jadi salah satu faktor risiko sakit jantung di usia muda.

Selain itu, merokok juga bisa menurunkan kadar oksigen dalam darah.

5. Tidur Cukup

Salah satu faktor risiko sakit jantung di usia muda adalah kurangnya waktu tidur. Ini dapat terjadi karena tekanan pekerjaan ataupun sosial.

Kurang tidur dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami obesitas, hipertensi, depresi, dan serangan jantung.

Usahakan untuk tidur minimal 7 jam setiap harinya. Namun, pastikan waktu tidur juga tepat, tidak sekadar 7 jam. Sebab, waktu tidur juga akan memengaruhi ritme sirkadian yang dapat berpengaruh pada kinerja hormon.

Untuk menciptakan tidur yang berkualitas, cobalah bangun kebiasaan tidur. Ini dapat dimulai dengan tidur dan bangun pada jam yang sama setiap harinya.

6. Mengatasi Stres

Stres, entah itu akibat pekerjaan, hubungan sosial, ataupun yang lainnya, juga bisa jadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko penyakit jantung di usia muda. Untuk itu, sebaiknya Anda berusaha mencari cara yang sesuai untuk mengatasi stres Anda.

Anda bisa mencoba berbagai hobi atau kegemaran Anda. Berolahraga juga bisa membantu mengatasi stres. Pergilah ke psikolog atau psikiater jika diperlukan untuk membantu diri dalam memetakan penyebab stres dan menemukan solusi yang lebih terarah.

7. Periksa Kesehatan Jantung Rutin

Jika memiliki riwayat penyakit jantung, baik diri sendiri ataupun keluarga, akan lebih baik bila Anda melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Periksa rutin dapat membantu mencegah penyakit jantung di usia muda, sekaligus mendeteksi dini risiko sakit jantung. Dengan demikian, Anda dan dokter dapat merencanakan pengobatan dengan lebih baik, sebelum terlambat.

Untuk mengetahui seberapa sering Anda harus memeriksakan diri ataupun kapan waktu yang tepat, konsultasikanlah ke dokter spesialis jantung.

Anda bisa berkonsultasi mengenai kebutuhan Anda di MYCardia Eka Hospital yang didukung oleh dokter spesialis jantung berpengalaman. Hubungi Call Center Eka Hospital di nomor 1500129 atau WhatsApp di 08891500129 untuk membuat janji temu dan memeriksa jadwal dokter.

Bagikan

  • mayoclinic.org, https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heart-disease/symptoms-causes/syc-20353118

    Diakses pada 20 December 2025

  • mayoclinic.org, https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heart-disease/in-depth/heart-disease-prevention/art-20046502

    Diakses pada 20 December 2025

  • mayoclinic.org, https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/sudden-cardiac-arrest/in-depth/sudden-death/art-20047571

    Diakses pada 20 December 2025

EKA HOSPITAL

APPOINTMENT CENTER

menu1-500-129

Jam Operasional Layanan Telepon 06:00 - 22.00 WIB

Layanan Booking Mandiri 24 jam via Website

Copyright © 2026 Eka Hospital - All Rights Reserved