.jpeg)
Jantung berdebar di malam hari bisa terasa seperti berdegup kencang, bergetar, hingga melewatkan detak atau bertambah detak jantung. Jantung berdebar atau palpitasi jantung di malam hari biasanya bukan kondisi yang berbahaya. Gaya hidup bisa jadi penyebabnya.
Akan tetapi, jantung berdebar yang berlangsung lama bisa jadi tanda adanya masalah jantung, misalnya aritmia.
Penyebab jantung berdebar di malam hari
Malam hari adalah waktu Anda beristirahat. Pada saat itu, aktivitas dan pikiran Anda sudah lebih santai. Dengan demikian, Anda jadi lebih dapat “menyadari” gejala-gejala atau perubahan yang ada dalam tubuh Anda, termasuk detak jantung terasa cepat.
Jantung berdebar di malam hari bisa terjadi karena berbagai hal, mulai dari masalah gaya hidup, makanan atau minuman yang dikonsumsi dalam sehari, hingga penyakit jantung.
Berikut ini beberapa penyebab jantung berdebar di malam hari:
1. Posisi tidur
Saat malam hari, Anda mungkin merasakan jantung berdebar terutama ketika berbaring. Posisi berbaring bisa memengaruhi detak jantung Anda.
Misalnya, tidur terlentang mungkin bisa membuat orang lebih merasa jantung berdebar kencang karena ada perubahan tekanan di tubuh. Beberapa ahli lainnya berpendapat berbaring miring ke sisi kiri juga bisa membuat palpitasi jantung lebih terasa.
Sebab, berbaring miring membuat jarak antara jantung dengan dinding dada.
2. Konsumsi kafein di siang hari
Kafein bisa memiliki efek samping berupa jantung berdebar. Konsumsi kafein terlalu sore mendekati waktu tidur bisa menyebabkan Anda mengalami jantung berdebar di malam hari.
3. Dehidrasi
Kekurangan cairan selama beraktivitas di siang hari bisa membuat Anda mengalami palpitasi jantung pada saat malam. Dehidrasi menyebabkan tubuh kehilangan cairan dan ketidakseimbangan elektrolit.
Elektrolit adalah mineral yang berperan dalam mengatur detak jantung Anda.
4. Stres dan kecemasan
Kecemasan dan stres juga dapat memicu respons tubuh yang memengaruhi irama jantung dan menyebabkan Anda mengalami jantung berdebar di malam hari. Bahkan, beberapa penelitian membuktikan orang yang kecemasan kronis lebih rentan mengalami aritmia, yaitu gangguan irama jantung.
5. Obat-obatan
Minum obat-obatan tertentu pada waktu malam juga bisa menyebabkan seseorang mengalami jantung berdebar. Dekongestan, antidepresan, obat jantung, hingga obat kanker adalah salah satu jenis obat yang punya efek samping jantung berdebar.
6. Anemia
Anemia adalah kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah merah. Hal ini membuat tubuh juga kekurangan hemoglobin yang punya peran dalam mengikat oksigen.
Saat tubuh kekurangan oksigen, jantung akan mengompensasi dengan berdetak lebih cepat untuk memompa darah mengandung oksigen ke seluruh tubuh.
7. Kadar gula darah rendah
Hipoglikemia adalah salah satu penyebab jantung berdebar di malam hari, khususnya pada orang yang diabetes. Kadar gula darah yang rendah bisa menyebabkan gejala yang menyerupai kecemasan, salah satunya jantung berdebar.
8. Sleep apnea
Sleep apnea adalah kondisi ketika Anda mengalami beberapa kali henti napas selama tidur. Henti napas inilah yang menyebabkan kadar oksigen dalam tubuh jadi menurun.
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, penurunan kadar oksigen dalam darah akan menjadi sinyal bagi jantung untuk memompa darah lebih cepat agar dapat mengalirkan darah lebih banyak ke seluruh tubuh.
9. Penyakit jantung
Jantung berdebar di malam hari, terutama yang terjadi berulang dan cukup lama, bisa jadi tanda-tanda penyakit jantung. Beberapa penyakit jantung yang mungkin menyebabkan palpitasi, antara lain:
- Kerusakan jantung akibat serangan jantung
- Aritmia
- Miokarditis
- Penyakit katup jantung
- Gagal jantung
Cara mengatasi jantung berdebar di malam hari
Jantung berdebar di malam hari sering kali bukan disebabkan oleh kondisi serius, terlebih jika hanya terjadi sesekali. Apabila memang ini yang terjadi, Anda bisa melakukan beberapa cara berikut ini untuk mengatasi jantung berdebar di malam hari:
- Melakukan teknik pernapasan dalam
- Cukupi kebutuhan cairan bila palpitasi jantung disebabkan dehidrasi
- Mengubah posisi tidur
- Membatasi konsumsi kafein menjelang waktu tidur
Kapan harus ke dokter?
Walau umumnya tidak berbahaya, jantung berdebar di malam hari juga bisa menandakan adanya masalah kesehatan, terutama masalah jantung. Terutama jika berulang dan berlangsung dalam waktu lama.
Anda perlu berkonsultasi ke dokter jika mengalami gejala, seperti:
- Nyeri dada atau rasa tidak nyaman
- Sesak napas
- Linglung atau pusing
- Pingsan
- Pembengkakan di kaki
- Kelelahan ekstrem
Untuk memastikan penyebab jantung berdebar di malam hari, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan untuk mendiagnosis, seperti:
- Tes darah lengkap
- Elektrokardiogram (EKG)
- USG jantung
- Tes treadmill jantung
- Holter monitoring
Pemeriksaan di atas mungkin saja dilakukan dalam beberapa kali kunjungan. Diagnosis juga bisa jadi membutuhkan beberapa kali pemeriksaan untuk menentukan penyebab palpitasi jantung di malam hari.
Pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis jantung berpengalaman yang memiliki kemampuan diagnosis dan analisis yang baik. Anda bisa mengunjungi MYCardia Eka Hospital untuk menemukan penyebab dan mengetahui cara tepat mengatasinya. Hubungi Call Center kami di 1500129 atau layanan WhatsApp kami di 08891500129 untuk membuat janji temu.

