.jpeg)
Tenggorokan kering adalah kondisi yang umum dialami banyak orang. Kondisi ini ditandai dengan rasa tidak nyaman, gatal, dan perih pada tenggorokan. Meskipun sering dianggap sepele, tenggorokan kering dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang lebih serius.
Penyebab tenggorokan kering
Beberapa faktor yang dapat menyebabkan tenggorokan kering antara lain:
- Dehidrasi: Kurang mengonsumsi air putih dapat membuat lendir di tenggorokan mengering.
- Udara kering: Kondisi udara yang kering, terutama di ruangan berpendingin atau saat musim kemarau, dapat mengiritasi tenggorokan.
- Infeksi: Infeksi virus atau bakteri, seperti flu, infeksi mononukleosis, atau radang tenggorokan dan radang amandel dapat menyebabkan peradangan dan membuat tenggorokan terasa kering.
- Alergi: Reaksi alergi terhadap debu, bulu hewan, atau serbuk sari dapat memicu produksi lendir berlebihan yang kemudian mengering dan menyebabkan tenggorokan gatal.
- Asap rokok: Asap rokok merupakan iritan kuat yang dapat merusak sel-sel di saluran pernapasan dan menyebabkan tenggorokan kering.
- Refluks asam lambung (GERD): Asam lambung yang naik ke kerongkongan dapat mengiritasi tenggorokan dan menyebabkan rasa kering dan perih.
- Obat-obatan tertentu: Beberapa obat, seperti obat antihistamin dan diuretik, dapat menyebabkan mulut dan tenggorokan kering sebagai efek samping.
- Mengorok atau bernapas dengan mulut: Kebiasaan mengorok atau bernapas dengan mulut saat tidur dapat membuat udara kering masuk ke saluran pernapasan dan menyebabkan tenggorokan kering.
Cara mengatasi tenggorokan kering
Untuk mengatasi tenggorokan kering, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut:
- Minum banyak air putih: Pastikan Anda minum air putih yang cukup sepanjang hari untuk menjaga kelembapan tubuh.
- Gunakan humidifier: Menggunakan humidifier di ruangan dapat membantu menambah kelembapan udara dan mengurangi kekeringan pada tenggorokan.
- Hindari ruangan berdebu: Usahakan untuk menghindari ruangan yang banyak debu atau asap rokok.
- Kumur dengan air garam: Berkumur dengan air garam hangat dapat membantu meredakan peradangan dan mengurangi rasa sakit pada tenggorokan.
- Istirahat yang cukup: Istirahat yang cukup dapat membantu tubuh pulih dari infeksi dan mengurangi peradangan pada tenggorokan.
- Konsumsi makanan dan minuman yang menenangkan tenggorokan: Makanan dan minuman seperti sup hangat, teh herbal, dan madu dapat membantu melembapkan tenggorokan.
- Hindari makanan pedas, berlemak, dan asam: Makanan pedas dan asam dapat memperparah GERD dan iritasi pada tenggorokan.
- Berhenti merokok: Merokok adalah salah satu penyebab utama tenggorokan kering. Berhenti merokok adalah langkah terbaik untuk melindungi kesehatan tenggorokan Anda.
Jika tenggorokan kering Anda tidak kunjung membaik atau disertai gejala lain seperti demam, kesulitan menelan, atau suara serak, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.
Jangan ragu juga untuk berkonsultasi bersama dokter Eka Hospital. Untuk mendapatkan informasi, segera buat janji dengan dokter lewat appointment center di 1-500-129 dan WA center 0889-1500-129.

