.jpg)
Secara umum untuk memenuhi kebutuhan cairan merupakan tantangan tersendiri dalam bulan puasa. Kebutuhan air normal untuk orang dewasa berkisar antara 2–3 liter per hari, dan apabila intake cairan rendah dapat meningkatkan resiko terjadinya infeksi saluran kemih maupun batu saluran kemih. Berikut adalah beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mencukupi kebutuhan cairan:
1. Pastikan hidrasi air cukup
Untuk memastikan kecukupan cairan adalah dengan membagi kebutuhan air menjadi 2 gelas saat berbuka, 4 gelas saat malam hari, dan 2 gelas saat sahur. Dengan demikian konsumsi cairan mencapai kebutuhan harian dan juga tidak membuat perut terasa kembung.
2. Pilih makanan dengan kandungan air yang tinggi
Selain konsumsi air, berbagai makanan dengan kandungan air yang tinggi juga dapat membantu konsumsi cairan harian. Berbagai contoh makanan antara lain makanan berkuah seperti sop, sayur bayam, dan soto. Selain itu buah–buahan seperti semangka, melon, jeruk atau stroberi juga dapat dikonsumsi karena kandungan airnya yang tinggi.
3. Batasi konsumsi kafein dan minuman tinggi gula
Minuman berkafein seperti kopi dan teh sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan karena memiliki sifat diuretik sehingga cairan tubuh lebih cepat keluar melalui urin dan meningkatkan resiko terjadinya dehidrasi. Asupan dengan konsumsi gula yang tinggi juga sebaiknya dihindari karena dapat mempengaruhi keseimbangan bakteri di area sensitif dan meningkatkan kemungkinan terjadinya infeksi saluran kemih.
Selain tips-tips diatas, dapat diperhatikan juga tanda-tanda anda menderita infeksi saluran kemih yaitu:
- Warna urin kuning pekat atau keruh.
- Rasa anyang-anyangan (ingin buang air kecil tapi tidak keluar).
- Nyeri atau sensasi terbakar saat buang air kecil.
Kapan harus ke dokter?
Segera periksakan diri bila keluhan semakin memberat dan disertai gejala demam yang tidak membaik. Penanganan sedini mungkin dapat dilakukan untuk mencegah komplikasi. Untuk memastikan keamanan berpuasa, Anda bisa berkonsultasi langsung dengan dr. Ihsan Azka Adriansyah, Sp.U, Dokter Spesialis Urologi Eka Hospital Permata Hijau

