
Penyakit tiroid adalah kondisi kronis yang membutuhkan pengobatan jangka panjang. Bagi pasien gangguan tiroid, berpuasa mungkin akan memengaruhi cara Anda minum obat agar kondisinya tetap dapat terkendali.
Berkonsultasi ke dokter dapat membantu pasien dengan gangguan tiroid dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih baik dan minim keluhan.
Apa Itu Penyakit Tiroid?
Penyakit tiroid adalah suatu istilah yang menggambarkan adanya gangguan dalam produksi hormon tiroid. Kelebihan hormon produksi disebut dengan hipertiroid, sedangkan kekurangan hormon tiroid disebut dengan hipotiroid.
Kelenjar tiroid adalah kelenjar di bawah leher yang jadi bagian dari sistem endokrin. Kelenjar tiroid berfungsi utama dalam produksi hormon tiroid yang berperan penting dalam berbagai fungsi tubuh.
Hormon utama yang dihasilkan dari kelenjar tiroid adalah thyroid stimulating hormone (TSH). Hormon inilah yang mengatur dua produksi hormon tiroid, yaitu hormon tiroksin (T4) dan triiodotironin (T3).
Apakah Berpuasa Aman untuk Orang dengan Gangguan Tiroid?
Hormon tiroid adalah hormon yang berperan penting dalam metabolisme tubuh. Sementara, berpuasa juga akan memengaruhi metabolisme tubuh.
Ini karena saat berpuasa, kamu akan memiliki perubahan jam makan yang cukup signifikan. Ini akan memengaruhi penyerapan hormon tiroksin dan fungsi tiroid.
Meski demikian, pada dasarnya, orang yang memiliki penyakit tiroid dan kondisinya terkontrol boleh dan aman melakukan puasa. Dengan catatan, Anda harus tetap minum obat yang diresepkan oleh dokter secara teratur.
Beberapa penelitian menunjukkan kadar hormon T3 dapat menurun saat puasa. Ini mungkin akan memberikan manfaat pada orang yang memiliki kondisi hipertiroid.
Namun, penelitian lain ada pula yang menunjukkan bahwa orang yang hipotiroid dan berpuasa membutuhkan dosis obat yang lebih tinggi.
Tips Aman Puasa bagi Pasien Gangguan Tiroid
Selama kondisi Anda terkontrol dan telah disetujui oleh dokter, berpuasa selama bulan Ramadan termasuk aman dilakukan. Berikut ini ada beberapa tips yang bisa Anda ikuti agar tetap sehat dan aman selama berpuasa:
1. Tetap minum obat secara teratur
Penting bagi seseorang dengan gangguan tiroid untuk minum obat secara rutin untuk mengendalikan gejalanya. Namun, berhubung Anda akan memiliki batasan di jam makan dan minum saat berpuasa, Anda perlu berkonsultasi ke dokter untuk penyesuaian waktu minum obat.
Umumnya, dokter akan merekomendasikan penyesuaian jadwal atau dosis minum obat.
Biasanya, untuk obat yang diminum dua kali sehari dapat diminum pada saat sahur dan berbuka. Sementara, untuk obat yang diminum satu kali sehari dapat dikonsumsi satu kali saat sahur.
2. Konsumsi makanan bergizi
Gangguan tiroid berdampak pada metabolisme seseorang, sehingga dapat memengaruhi penyerapan nutrisi.
Untuk itu, Anda perlu mengonsumsi makanan bergizi saat berbuka dan sahur untuk mengoptimalkan penyerapan nutrisi yang dibutuhkan selama bulan puasa.
Pastikan menu sahur dan berbuka Anda berasal dari makanan utuh dan hindari makanan olahan dan kemasan. Perbanyak makan buah, sayur, biji-bijian, dan protein selama puisi untuk mengoptimalkan nutrisi.
3. Istirahat cukup
Salah satu gejala yang muncul dari masalah gangguan tiroid adalah kelelahan ekstrem. Maka itu, penting bagi Anda untuk beristirahat cukup untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan, termasuk kesehatan kelenjar tiroid.
Manfaat Puasa untuk Orang dengan Gangguan Tiroid
Selama kondisi Anda terkontrol, puasa bisa membawa sejumlah manfaat bagi orang dengan penyakit tiroid, di antaranya:
- Meredakan peradangan dalam tubuh
- Meningkatkan pengaturan kadar gula darah
- Meningkatkan sensitivitas insulin
- Penurunan berat badan dan lemak
- Menurunkan komplikasi penyakit jantung
Sebelum memulai puasa, penting bagi Anda untuk berkonsultasi ke dokter spesialis yang menangani Anda, terlebih jika memiliki penyakit kronis, seperti gangguan tiroid.
Anda bisa berkonsultasi dengan dr. Marshell Tendean, Sp. PD - KEMD, FINASIM, MMRS, spesialis penyakit dalam konsultan endokrinologi, metabolik, dan diabetes Eka Hospital MT Haryono.
Anda bisa menghubungi Call Center Eka Hospital di nomor 1500129 atau WhatsApp di 08891500129 untuk membuat janji temu atau mencari dan berkonsultasi dengan dokter penyakit dalam terbaik kami di cabang Eka Hospital lainnya.

