Home>Better Health>Anak>Waspadai Demam Rematik pada Anak, Penyebab Kerusakan Jantung

Better Health

Waspadai Demam Rematik pada Anak, Penyebab Kerusakan Jantung

demam rematik

Rematik seringkali dikaitkan sebagai penyakit orangtua. Namun tahukah Anda jika ada penyakit demam rematik yang justru terjadi pada anak-anak dan remaja.

Demam rematik adalah penyakit peradangan akibat reaksi autoimun tubuh. Kondisi ini biasanya muncul karena infeksi tenggorokan yang tidak diobati dengan tuntas. Sistem imun mengalami “kebingungan” dan menyerang jaringan sehat di tubuh sendiri, terutama jantung, sendi, saraf, dan kulit.

Kondisi ini bukan sekadar pegal-pegal biasa. Jika tidak ditangani dengan serius, ia bisa merusak jantung anak.

Penyebab demam rematik pada anak

Penyebab utamanya adalah bakteri bernama Streptococcus pyogenes (Grup A). Biasanya, bakteri ini menyebabkan radang tenggorokan. Jika infeksi ini diabaikan atau antibiotiknya tidak dihabiskan, sistem imun anak memproduksi antibodi yang justru menyerang organ tubuh mereka sendiri karena kemiripan struktur antara bakteri tersebut dengan jaringan tubuh manusia.

Gejala demam rematik pada anak

Gejalanya sering kali muncul sekitar 2–4 minggu setelah radang tenggorokan sembuh. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai:

  • Nyeri sendi yang berpindah: Hari ini lutut yang sakit, besok pindah ke siku atau pergelangan tangan.
  • Demam tinggi: Suhu tubuh anak meningkat drastis secara tiba-tiba.
  • Masalah jantung: Dada terasa nyeri, napas pendek, atau detak jantung terasa sangat cepat.
  • Gerakan tubuh tak terkendali: Anak tiba-tiba melakukan gerakan menyentak yang tidak disengaja, biasanya pada tangan, kaki, atau wajah.
  • Ruam kulit: Muncul kemerahan berbentuk cincin yang tidak gatal di area dada atau punggung.

Mengapa bisa berbahaya jika tidak ditangani?

Kondisi ini bisa menyebabkan penyakit jantung rematik (PJR). Peradangan dapat menyebabkan luka parut permanen pada katup jantung. Akibatnya, katup jantung bisa bocor atau menyempit, dan berisiko memicu gagal jantung. Inilah kenapa demam rematik perlu ditangani segera.

Cara diagnosis demam rematik pada anak

Dokter tidak hanya mengandalkan satu tes saja. Diagnosis biasanya ditegakkan melalui:

  1. Kriteria Jones: Evaluasi kombinasi gejala klinis utama dan pendukung.
  2. Tes darah: Memeriksa kadar antibodi terhadap bakteri Streptococcus (ASTO) serta tanda peradangan (CRP dan LED).
  3. EKG dan Ekokardiografi (USG Jantung): Untuk melihat apakah peradangan sudah mulai menyerang fungsi atau katup jantung.

Pengobatan dan penanganan demam rematik pada anak

Tujuan utama pengobatan adalah membasmi sisa bakteri, meredakan peradangan, dan melindungi jantung.

  • Antibiotik: Pemberian penisilin atau jenis lainnya untuk memastikan bakteri benar-benar hilang.
  • Obat antiradang: Mengurangi nyeri sendi dan peradangan jantung.
  • Istirahat: Anak harus beristirahat total sampai peradangan mereda agar beban kerja jantung tidak berat.
  • Pencegahan jangka panjang: Biasanya anak akan memerlukan suntikan atau obat antibiotik rutin selama beberapa tahun ke depan agar infeksi tidak kambuh lagi.

Peran orangtua dalam perawatan anak dengan demam rematik

Sebagai orangtua, pastikan anak mematuhi jadwal minum obat tanpa terlewat, meskipun mereka sudah merasa lebih sehat. Selain itu, pantau aktivitas fisiknya agar tidak berlebihan selama masa pemulihan, dan segera bawa kembali ke dokter jika muncul gejala sesak napas atau bengkak pada kaki.

Cara mencegah demam rematik pada anak

Jika anak mengeluh tenggorokan sakit disertai demam dan amandel yang bengkak, segera bawa ke dokter. Pastikan juga antibiotik yang diresepkan dokter dihabiskan, meskipun anak sudah tampak sembuh di hari kedua atau ketiga.

Penanganan Jantung Anak di Eka Hospital

Menangani demam rematik perlu dilakukan dengan tepat, agar jantung anak tetap terlindungi. Jika Anda melihat adanya kejanggalan pada pola nyeri sendi anak atau adanya riwayat radang tenggorokan yang tak kunjung sembuh, segera lakukan pemeriksaan menyeluruh.

Di Eka Hospital, kami memiliki tim dokter spesialis anak dan spesialis jantung anak yang didukung oleh fasilitas diagnostik jantung modern. Kami siap mendampingi proses pemulihan buah hati Anda agar mereka bisa kembali tumbuh aktif tanpa bayang-bayang masalah jantung di masa depan. Segera buat janji dengan dokter lewat appointment center di 1-500-129 dan WA center 0889-1500-129.

Bagikan

  • ncbi.nlm.nih.gov, https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK594238/

    Diakses pada 30 January 2026

  • mayoclinic.org, https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/rheumatic-fever/symptoms-causes/syc-20354588

    Diakses pada 30 January 2026

  • cdc.gov, https://www.cdc.gov/group-a-strep/about/rheumatic-fever.html

    Diakses pada 30 January 2026

EKA HOSPITAL

APPOINTMENT CENTER

menu1-500-129

Jam Operasional Layanan Telepon 06:00 - 22.00 WIB

Layanan Booking Mandiri 24 jam via Website

Copyright © 2026 Eka Hospital - All Rights Reserved