Home>Better Health>Ortopedi>Apakah Skoliosis Leher Itu Ada? Ini Jawaban Dokter Ortopedi

Better Health

Apakah Skoliosis Leher Itu Ada? Ini Jawaban Dokter Ortopedi

skoliosis leher

Skoliosis sering dikaitkan sebagai penyakit tulang belakang, biasanya terjadi di tulang punggung atau pinggang. Tapi tahukah Anda jika skoliosis itu juga bisa terjadi di bagian leher?

Skoliosis jenis ini bisa terjadi akibat kelainan bawaan lahir. Jika tidak dideteksi dan ditangani sedini mungkin, skoliosis pada leher bisa terjadi secara permanen.

Dalam artikel ini Dr. dr. Phedy, Sp.OT (K) Spine yang menjadi dokter konsultan tulang belakang dan lutut Eka Hospital BSD, akan menjawab beberapa pertanyaan seputar skoliosis pada leher.

Pertanyaan 1: Apakah skoliosis pada leher sifatnya bawaan lahir?

Jawaban: Ya, skoliosis pada leher umumnya merupakan kondisi bawaan lahir di mana pada masa perkembangan janin, pembentukan leher mengalami kelainan sehingga tidak terbentuk secara sempurna.

Pertanyaan 2: Apakah skoliosis pada leher susah ditangani?

Jawaban: Skoliosis pada leher termasuk kondisi yang menyusahkan, namun bukan dari sisi dokter maupun tindakannya tapi dari sisi pasien. Karena leher adalah bagian yang sering bergerak dalam kegiatan sehari-hari, setelah operasi atau tindakan dilakukan maka leher pasien akan diberikan penyangga selama pemulihan. Akibatnya pasien tidak dapat menggerakan leher secara leluasa. Tentunya kondisi seperti tidak nyaman bagi pasien. Untuk tindakan operasi sendiri biasanya dapat ditangani oleh dokter dan akan dilakukan bila sudut kemiringannya sudah di atas 40 derajat.

Pertanyaan 3: Selain operasi apakah ada cara lain untuk menangani skoliosis leher?

Jawaban: Tentu saja ada. Tindakan operasi hanya akan dilakukan jika kemiringannya sudah ekstrem. Jika kemiringan belum terlalu ekstrem, biasanya dokter akan melakukan fisioterapi yang agresif agar progresi kemiringan leher berkurang. Tujuan lain dari terapi ini juga mencegah supaya tulang menyatu atau berfusi.

Di tahap awal skoliosis pasien biasanya tidak terlalu menyadari kepala mereka miring karena tubuhnya, terutama punggung bawah melakukan penyesuaian sehingga kepala tetap tegak meski efeknya punggung menjadi tidak lurus. Jika kondisi ini didiamkan tanpa penanganan apapun, tulang akan menyatu, kaku, dan postur ini menjadi permanen. Ini sebabnya mendeteksi dan terapi sedini mungkin dapat mengurangi risiko leher miring permanen. Itu sebabnya perlu mengetahui tanda-tanda skoliosis di leher.

Pertanyaan 4: Apa saja tanda-tandanya?

Jawaban: Tanda-tanda awal bisa berupa nyeri tajam maupun tumpul di leher, otot leher tegang, ruang gerak leher terbatas, posisi leher tidak terasa lurus,  hingga sakit kepala.

Pertanyaan 5: Jika tanda-tanda terasa apa yang harus dilakukan?

Jawaban: Segera berkonsultasi dengan dokter tulang agar keluhan Anda segera ditangani.

Jika Anda merasa mengalami hal ini dan ingin berkonsultasi langsung dengan Dr. dr. Phedy, Sp.OT (K) Spine, jangan ragu untuk datang ke Eka Hospital BSD. Staf kami siap membantu segala keluhan Anda.

Eka Hospital juga didukung oleh Gatam Institute yang memilih keahlian dalam menangani berbagai keluhan tulang belakang lewat dokter berpengalaman serta peralatan medis canggih yang menggunakan sistem robotik untuk memberikan penanganan terbaik serta proses pemulihan yang lebih cepat pada semua pasien kami.

Segera buat janji dengan dokter lewat appointment center di 1-500-129 dan WA center 0889-1500-129.

Bagikan

EKA HOSPITAL

APPOINTMENT CENTER

menu1-500-129

Jam Operasional Layanan Telepon 06:00 - 22.00 WIB

Layanan Booking Mandiri 24 jam via Website

Copyright © 2026 Eka Hospital - All Rights Reserved