.jpeg)
Sebenarnya, pertumbuhan gigi bayi sudah dimulai sejak bayi berada di dalam kandungan. Pada usia lima minggu kehamilan, tunas gigi bayi mulai terbentuk di kandungan. Fase pertumbuhan gigi susu bayi akan benar-benar dimulai pada saat bayi berusia sekitar 6 bulan. Pada saat inilah gigi pertamanya akan muncul.
Meski demikian, pertumbuhan gigi bayi mungkin saja lebih cepat atau lebih lambat. Memahami tahapan pertumbuhan gigi dapat membantu orang tua lebih paham mengenali hal-hal yang tidak biasa dan memberikan penanganan sedini mungkin pada anak Anda.
Fase pertumbuhan gigi pada bayi
Gigi susu bayi umumnya berjumlah 20 buah, 10 gigi di rahang atas dan sisanya di rahang bawah. Ini terdiri atas 8 gigi seri atas dan bawah, 4 gigi taring atas dan bawah, serta 8 gigi geraham atas dan bawah.
Secara umum, fase pertumbuhan gigi bayi akan dimulai saat ia berusia sekitar 6-12 bulan. Bahkan, ada beberapa di antaranya yang baru memiliki gigi pertama pada usia 1 tahun.
Berikut ini adalah tahapan pertumbuhan gigi bayi berdasarkan usia:
- Usia 6-10 bulan: gigi seri tengah bawah
- Usia 8-10 bulan: gigi seri tengah atas
- Usia 9-13 bulan: gigi seri samping atas
- Usia 10-16 bulan: gigi seri samping bawah
- Usia 16-23 bulan: gigi taring atas dan bawah
- Usia 13-19 bulan: gigi geraham depan atas dan bawah (geraham atas dapat muncul lebih dulu)
- Usia 23-31 bulan: gigi geraham belakang bagian bawah
- Usia 25-33 bulan: gigi geraham belakang bagian atas
Meski demikian, patokan usia di atas bukanlah hal yang pasti. Sebab, perkembangan setiap anak berbeda.
Namun, urutan pertumbuhan gigi bayi umumnya selalu sama, dimulai dari gigi seri bagian bawah, gigi seri atas, gigi seri samping, taring atas, kemudian geraham. Rata-rata, gigi susu bayi akan lengkap saat berusia 3 tahun.
Ciri bayi tumbuh gigi
Saat tumbuh gigi, beberapa bayi mungkin akan merasa tidak nyaman bahkan beberapa di antaranya mengalami kenaikan suhu tubuh. Meski demikian, beberapa bayi lain mungkin saja tidak mengalami apa pun.
Berikut ini adalah beberapa ciri bayi akan tumbuh gigi:
- Bayi jadi lebih sering berliur atau ngeces
- Gusi bayi bengkak dan kemerahan di bagian tumbuhnya gigi
- Mengalami kenaikan suhu tubuh kurang dari 38 °C
- Bayi jadi lebih sering menggosok telinganya
- Bengkak atau merah di salah satu pipi
- Memiliki ruam di wajah
- Lebih sering menggigit atau mengunyah sesuatu
- Rewel dan menangis
- Sering menutup tangan ke mulut
- Susah tidur
Untuk mengatasi bayi yang rewel karena tumbuh gigi, orang tua dapat membantu memijat lembut gusi bayi dengan kasa steril yang dibasahi. Anda juga dapat memberikan teether bayi yang telah didinginkan di kulkas. Rasa dingin dari teether dapat meredakan rasa tidak nyaman pada gusi bayi.
Sementara itu, Anda juga bisa memutarkan white noise untuk membantu bayi tidur lebih nyenyak.
Apabila kondisi ini membuat bayi terus rewel hingga tidak mau makan, cobalah konsultasikan dengan dokter spesialis anak. Dokter mungkin saja memberikan obat yang aman untuk meredakan nyeri dan membuat anak Anda bisa beristirahat.
Penyebab gigi bayi terlambat tumbuh
Gigi pertama bayi umumnya akan tumbuh saat bayi berusia 5-6 bulan. Setidaknya, pada ulang tahun pertamanya, bayi sudah memiliki gigi pertamanya. Meski demikian, setiap bayi mungkin saja memiliki waktu yang berbeda.
Fase pertumbuhan gigi bayi disebut terlambat jika gigi pertamanya baru tumbuh pada usia 12-24 bulan.
Ada beberapa penyebab gigi bayi terlambat tumbuh, yaitu:
- Bayi lahir prematur
- Berat badan lahir bayi rendah
- Kekurangan gizi (malnutrisi)
- Mengalami gangguan tumbuh kembang
- Memiliki masalah sistem endokrin
- Genetik
Apabila Anda khawatir anak Anda mengalami keterlambatan pertumbuhan gigi, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter gigi spesialis konservasi gigi anak (Sp. KGA). Nantinya, dokter gigi dapat memeriksa keberadaan tunas gigi dan mengecek apakah anak Anda mengalami keterlambatan fase pertumbuhan gigi atau tidak.
Jika iya, dokter gigi spesialis konservasi gigi anak bisa bekerja sama dengan dokter spesialis anak untuk mencari tahu apa penyebabnya. Anda bisa berkonsultasi ke dokter spesialis anak terlebih dulu ataupun ke dokter gigi khusus anak terlebih dulu.
Namun, mengingat pada setahun pertama biasanya Anda masih melakukan kunjungan rutin ke dokter anak untuk vaksin dan pemeriksaan rutin, tak ada salahnya menanyakan soal pertumbuhan gigi anak pada dokter.
Tanyakan keraguan anak Anda pada dokter spesialis anak atau dokter gigi spesialis anak di Eka Hospital. Anda dapat menghubungi Call Center kami di 1500129 atau layanan WhatsApp kami di 08891500129 untuk membuat janji temu.

