Home>Better Health>Diabetes>Gejala Luka Diabetes yang Sering Tidak Disadari

Better Health

Gejala Luka Diabetes yang Sering Tidak Disadari

luka diabetes

Sangat penting bagi orang yang memiliki diabetes untuk terus mengendalikan kadar gula darahnya melalui pola makan dan gaya hidup sehat. Sebab, jika tidak, berbagai gejala komplikasi bisa muncul, salah satunya adalah luka diabetes.

Gejala luka diabetes yang harus diwaspadai

Luka diabetes adalah salah satu komplikasi yang menyebabkan seorang diabetesi mengalami amputasi kaki. Biasanya, amputasi kaki dilakukan jika luka di kaki telanjur parah dan merusak jaringan.

Berikut ini adalah beberapa gejala luka diabetes yang harus Anda waspadai:

1. Luka yang tiba-tiba muncul

Salah satu ciri diabetes kaki yang perlu diwaspadai adalah munculnya luka secara tiba-tiba. Sebenarnya, luka ini tidak muncul tiba-tiba.

Namun, komplikasi diabetes bisa menyebabkan gangguan saraf di kaki dan membuat kaki mati rasa. Kondisi ini disebut dengan neuropati diabetes. Akibatnya, Anda tidak menyadari jika kaki terluka.

2. Luka yang tidak kunjung sembuh

Luka yang tidak kunjung sembuh pada kaki penderita diabetes adalah salah ciri luka diabetes.

Orang diabetes umumnya memiliki sirkulasi darah yang buruk jika tidak kadar gula darah terkontrol. Terlebih, kaki merupakan bagian tubuh yang letaknya paling jauh dari jantung. 

Hal tersebut menyebabkan nutrisi dan oksigen yang penting untuk pemulihan luka jadi tidak optimal untuk mencapai kaki. Itu sebabnya, luka jadi lebih sulit sembuh.

3. Kapalan dengan darah kering 

Sangat wajar untuk memiliki kapalan di kaki. Akan tetapi, jika memiliki diabetes, Anda perlu memberikan perhatian khusus sebab ini bisa jadi gejala luka diabetes.

Menurut dr. Jimmy Tandradynata, Sp.PD, spesialis penyakit dalam Diabetes Connection Care Eka Hospital BSD, salah satu gejala luka kaki diabetes adalah munculnya kapalan.

Dari luar, mungkin hanya tampak seperti kapalan biasa. Akan tetapi, sangat mungkin di balik kapalan tersebut terdapat luka yang belum sembuh. 

Salah satu tanda kapalan Anda adalah luka diabetes adalah adanya tampilan seperti darah kering yang menggelap di balik kapalan.

4. Koreng yang menutupi luka

Luka diabetes di kaki bisa saja tampak kering dan sembuh dari luar. Anda mungkin akan melihatnya sebagai koreng dan menganggapnya sembuh.

Dr. Jimmy menyebutkan, terkadang luka diabetes yang tampak sudah kering dan menyebabkan koreng, di bagian dalamnya sebenarnya masih memiliki luka yang belum sembuh.

Tanpa pengobatan tepat, luka ini berisiko infeksi.

5. Bagian luka menghitam

Infeksi luka di kaki diabetes yang menghitam jadi tanda bahwa telah terbentuk gangren, yakni jaringan kaki yang mati akibat kekurangan oksigen.

Jika ini yang terjadi, amputasi bisa jadi salah satu solusi mengatasi agar infeksi tidak semakin menyebar dan memperluas gangren.

Penyebab luka diabetes

Luka diabetes disebabkan oleh kombinasi dari beberapa faktor, utamanya dari sirkulasi darah yang buruk dan saraf di kaki yang mengalami kerusakan (neuropati diabetes).

Neuropati diabetes dapat menyebabkan kerusakan saraf kaki yang ditandai dengan kesemutan, kebas, sakit, sampai akhirnya mati rasa. Ini menyebabkan diabetesi terkadang tidak menyadari keberadaan luka.

Luka tersebut kemudian jadi sulit sembuh jika kadar gula darah tidak terkontrol. Pasalnya, sirkulasi darah jadi buruk dan aliran darah ke kaki pun menjadi terhambat.

Padahal saat terjadi luka, nutrisi dan oksigen yang ada di aliran darah sangat berperan dalam pemulihan luka.

Bagaimana cara mengobati luka diabetes?

Untuk mengobati luka diabetes, dokter akan terlebih dulu melihat derajat keparahan dan jenis luka yang Anda miliki. Artinya, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter mengenai langkah tepatnya.

Untuk mengatasi luka diabetes, beberapa pengobatan yang dapat diberikan oleh dokter, antara lain:

  • Membersihkan luka
  • Mengeluarkan cairan atau nanah dari luka
  • Mengangkat jaringan yang telah mati atau terinfeksi

Nantinya, dokter juga dapat memberikan salep untuk membantu pemulihan. 

Biasanya, luka diabetes dapat sembuh dalam hitungan minggu atau bahkan bulanan tergantung keparahannya. Dokter juga dapat menyarankan rawat inap bila diperlukan.

Tips mencegah luka diabetes

Ada orang diabetes, mencegah terjadinya luka di kaki adalah pilihan yang paling bijak. Beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mencegah terbentuknya luka diabetes, antara lain:

  • Memeriksa kondisi kaki setiap hari. Perhatikan ada tidaknya luka, kemerahan, di telapak kaki, punggung kaki, tungkai, atau kuku kaki
  • Mencuci kaki setiap hari dan jaga kaki tetap kering 
  • Jangan gunakan pelembap di sela kaki. Kaki yang terlalu lembap meningkatkan risiko infeksi.
  • Jangan berusaha memotong kapalan sendiri, konsultasikan dengan dokter.
  • Usahakan memotong kuku dengan lurus. Jangan membentuk lengkungan agar kuku kaki tidak tumbuh ke dalam
  • Gunakan sepatu dan kaus kaki yang pas dan nyaman
  • Cek sepatu sebelum memakainya dan pastikan bersih dari kotoran atau benda yang menyebabkan luka

Selain langkah-langkah di atas, pastikan Anda selalu menjaga kadar gula darah tetap berada di dalam batas normal. Kadar gula darah yang normal dan terkontrol dapat mencegah komplikasi diabetes, termasuk luka di kaki dan amputasi.

Apabila Anda memiliki kesulitan dalam mengendalikan kadar gula darah, konsultasikan dengan dokter Anda secara rutin.

Selalu informasikan segala perjalanan Anda, termasuk perubahan gaya hidup, obat yang sudah dikonsumsi, dan efek yang Anda rasakan. Terkadang, dokter perlu menyesuaikan obat dan mencoba beberapa jenis obat sampai akhirnya menemukan obat yang diterima oleh tubuh Anda.

Anda dapat berkunjung Diabetes Connection Care Eka Hospital BSD untuk berkonsultasi dengan dr. Jimmy Tandradynata, Sp.PD, spesialis penyakit dalam kami.

Kami akan membantu untuk menemukan cara terbaik dalam menangani gejala diabetes dan menentukan pengobatan yang paling tepat.

Hubungi Call Center kami di 1500129 atau layanan WhatsApp kami di 08891500129 untuk membuat janji temu.

Bagikan

  • Instagram Post Eka Hospital, https://www.instagram.com/p/DL9Sg2Rvlov/

    Diakses pada 26 July 2025

  • medlineplus.gov, https://medlineplus.gov/ency/patientinstructions/000077.htm

    Diakses pada 26 July 2025

  • medlineplus.gov, https://medlineplus.gov/diabeticfoot.html

    Diakses pada 26 July 2025

  • clevelandclinic.org, https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/21510-diabetic-feet

    Diakses pada 26 July 2025

  • uofmhealth.org, https://www.uofmhealth.org/conditions-treatments/podiatry-foot-care/frequently-asked-questions-diabetic-foot-ulcers

    Diakses pada 26 July 2025

EKA HOSPITAL

APPOINTMENT CENTER

menu1-500-129

Jam Operasional Layanan Telepon 06:00 - 22.00 WIB

Layanan Booking Mandiri 24 jam via Website

Copyright © 2025 Eka Hospital - All Rights Reserved