Home>Better Health>Anak>Makanan yang Bisa Membantu Menambah Tinggi Badan Anak

Better Health

Makanan yang Bisa Membantu Menambah Tinggi Badan Anak

makanan anak

Meski genetik jadi faktor utama, peran nutrisi juga tidak kalah penting dalam pertumbuhan tinggi badan anak. Untuk itu, penting untuk memenuhi gizi si Kecil dari makanan dan minum real food, bukan olahan, yang bisa membantu pertumbuhan tinggi badannya.

Nutrisi Agar Anak Tumbuh Tinggi

Tinggi badan anak jadi salah satu indikator yang menentukan apakah pertumbuhannya sesuai usia dan ideal atau tidak. Agar pertumbuhan tinggi badannya ini optimal, nutrisi memiliki peran penting.

Sebuah penelitian menyebutkan, 1.000 hari pertama kehidupan—dimulai sejak di kandungan hingga sekitar usia 2 tahun—adalah waktu krusial untuk tumbuh kembangnya. Pemenuhan nutrisi yang cukup bisa membantu anak terhindar dari risiko gangguan pertumbuhan.

Nutrisi yang harus orang tua penuhi agar pertumbuhan tinggi badan optimal, yaitu:

  • Karbohidrat, seperti jagung, kentang, nasi, mie, dan bihun
  • Protein, diutamakan protein hewani, seperti daging ayam, sapi, dan telur
  • Lemak sehat, seperti minyak zaitun, minyak kelapa, santan segar, atau mentega (butter)
  • Vitamin D, dari suplemen sesuai rekomendasi dokter dan makanan atau susu terfortifikasi
  • Kalsium, dari susu, tulang ayam, atau tulang ikan

Jenis Makanan Penambah Tinggi Badan Anak

Anak perlu mendapatkan gizi seimbang agar tumbuh kembangnya ideal. Dokter spesialis anak Eka Hospital PIK, dr. Adhytio Yasashii, Sp.A, menyebutkan porsi karbohidrat dan protein setiap kali anak makan haruslah seimbang.

Ini sejalan dengan kampanye “Isi Piringku” dari Pedoman Gizi Seimbang yang diusung oleh Kemenkes RI. Dalam satu kali makan, orang tua dapat memberikan proporsi 35% karbohidrat, 35% protein hewani, serta 30% sayur dan buah.

Berikut ini beberapa jenis makanan yang bisa membantu menambah tinggi badan anak:

1. Nasi

Nasi adalah salah satu sumber karbohidrat, yang merupakan makronutrien penting dalam tumbuh kembang anak. Nasi, dan jenis karbohidrat lainnya, menyediakan energi yang jadi bahan bakar utama dalam proses tumbuh kembang pada masa anak-anak dan remaja.

Anda bisa memilih jenis karbohidrat kompleks. Sebab, selain mengandung serat yang lebih tinggi, mengganti karbohidrat juga dapat mencegah anak cepat bosan saat makan.

Beberapa jenis karbohidrat yang bisa Anda pilih selain nasi, yaitu jagung, kentang, dan ubi. Mi dan bihun juga boleh diberikan sesekali, jika anak tidak memiliki masalah intoleransi gluten.

2. Telur

Makanan penambah tinggi badan anak berikutnya yang mudah diolah dan cenderung disukai anak-anak adalah telur. Telur bukan hanya sekadar protein, tapi juga mengandung kalsium dan vitamin D yang penting bagi kesehatan tulang.

Pastikan Anda memberikan telur pada anak lengkap dengan kuningnya. Sebab, nutrisi telur banyak terkandung di kuningnya.

Anda bisa memberikan 1-2 butir telur per hari selama anak tidak alergi.

3. Daging ayam

Ayam jadi salah satu makanan yang bisa membantu menambah tinggi badan anak karena mengandung vitamin B12.

Vitamin B12 sendiri diketahui jadi jenis vitamin yang berperan dalam pertumbuhan tinggi badan anak. Selain itu, ada pula kandungan taurin, asam amino yang berperan dalam pembentukan tulang anak.

4. Daging sapi

Selain ayam, makanan tinggi protein yang berpotensi jadi penambah tinggi badan anak adalah daging sapi, ataupun daging merah lainnya.

Daging sapi juga padat nutrisi, mulai dari protein, zat besi, kalsium, dan berbagai jenis vitamin, seperti A dan B.

Sebuah penelitian membuktikan, konsumsi daging merah yang cukup dapat menurunkan risiko stunting pada anak, yaitu gangguan tumbuh kembang akibat kurang gizi yang menyebabkan anak bertubuh pendek.  

5. Salmon

Salmon dan ikan berlemak lainnya, seperti kembung dan tuna, tidak hanya jadi sumber protein tapi juga lemak sehat yang dibutuhkan tubuh untuk bertumbuh.

Salmon dan ikan kembung adalah ikan dengan kandungan asam lemak omega-3 yang tinggi. Asam lemak ini dapat membantu pertumbuhan tinggi badan.

Selain itu, ikan berlemak juga mengandung kalsium dan vitamin D yang baik untuk pertumbuhan tulang.

6. Kacang almond

Almond juga jadi salah satu makanan penambah tinggi badan anak karena tinggi kandungan vitamin E. Kekurangan vitamin E pada anak telah terbukti jadi salah satu penyebab terjadinya stunting.

7. Polong-polongan

Kelompok polong (beans atau legume) adalah salah satu sumber protein nabati yang bagus untuk pertambahan tinggi badan anak.

Polong-polongan, seperti buncis, edamame, kacang polong, dan kacang merah, mengandung zat besi dan vitamin B. Kedua nutrisi ini dapat membantu mencegah anemia.

Anemia pada anak diketahui dapat menghambat pertumbuhan tinggi badan anak.

8. Susu

Kalsium dan vitamin D adalah vitamin dan mineral yang penting bagi pertumbuhan tulang. Kalsium banyak ditemukan di susu dan produk turunannya. Sementara, banyak produsen susu yang juga menambahkan kandungan vitamin D ke dalamnya sehingga kandungan nutrisinya jadi lebih kaya.

Selain itu, susu juga termasuk sumber protein hewani yang tinggi, sehingga dapat mendukung pembentukan tulang dan otot.

Selain susu, produk turunannya, seperti keju, mentega, dan yogurt juga bisa jadi makanan untuk menambah tinggi badan anak.

9. Sayuran hijau

Sayuran hijau menjadi sumber serat yang sangat penting untuk kesehatan usus anak. Ini membantu menjaga kesehatannya secara general.

Di sisi lain, sayuran hijau rata-rata memiliki kandungan nutrisi, seperti vitamin C, kalsium, zat besi, magnesium, dan kalium.

Selain itu, sayuran hijau juga kaya akan vitamin K, vitamin yang bisa membantu menjaga kepadatan tulang dan mendukung pertumbuhan tinggi badan anak.

Pertumbuhan tinggi badan anak memiliki patokan yang disepakati WHO sebagai tanda pertumbuhannya baik. Artinya, anak yang pendek tidak berarti mengalami gangguan tumbuh kembang, selama grafik pertumbuhannya sesuai dengan usianya.

Apabila orang tua tidak yakin, Anda selalu bisa berkonsultasi ke dokter. Terlebih, inilah pentingnya menjalani pemeriksaan rutin ke dokter anak hingga usia 2 tahun setelah dilahirkan.

Selain pemberian vaksin, kunjungan rutin ke dokter juga sekaligus sebagai waktu pemantauan tumbuh kembang anak.

Anda bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis anak untuk mengetahui apakah grafik pertumbuhan anak sesuai dengan usianya atau tidak. Anda dapat mengunjungi Eka Hospital PIK dan bertemu dengan dr. Adhytio Yasashii, Sp.A untuk mendapatkan informasi tentang pertumbuhan anak Anda. Hubungi Call Center Eka Hospital di nomor 1500129 atau WhatsApp di 08891500129 untuk membuat janji temu, ataupun informasi dokter lain di Eka Hospital terdekat Anda.

Bagikan

  • Instagram Post Eka Hospital PIK, https://www.instagram.com/p/DWAacnZExoa/

    Diakses pada 12 April 2026

  • medicalnewstoday.com, https://www.medicalnewstoday.com/articles/foods-that-make-you-taller

    Diakses pada 12 April 2026

  • healthline.com, https://www.healthline.com/nutrition/foods-that-make-you-taller

    Diakses pada 12 April 2026

  • my.clevelandclinic.org, https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/22070-growth-spurts

    Diakses pada 12 April 2026

  • kidshealth.org, https://kidshealth.org/en/parents/childs-growth.html

    Diakses pada 12 April 2026

EKA HOSPITAL

APPOINTMENT CENTER

menu1-500-129

Jam Operasional Layanan Telepon 06:00 - 22.00 WIB

Layanan Booking Mandiri 24 jam via Website

Copyright © 2026 Eka Hospital - All Rights Reserved