Home>Better Health>Ortopedi>Mengenal Skoliosis: Gejala, Faktor Risiko, dan Cara Penanganannya

Better Health

Mengenal Skoliosis: Gejala, Faktor Risiko, dan Cara Penanganannya

tanda skoliosis

Skoliosis adalah kondisi kelainan di mana tulang belakang melengkung secara abnormal membentuk huruf "S" atau "C". Jika dibiarkan tanpa penanganan, kelengkungan yang memburuk dapat mengganggu fungsi organ dalam seperti paru-paru dan jantung, serta memicu nyeri kronis.

Berikut adalah penjelasan ringkas dari dr. Syafrudin, Sp.OT, Subsp.OTB(K), mengenai tanda-tanda, faktor risiko, dan metode penanganan medis untuk skoliosis.

dr. Syafrudin, Sp.OT, Subsp.OTB(K) merupakan dokter spesialis ortopedi dan traumatologi konsultan tulang belakang yang berpraktik di Eka Hospital BSD, Pekanbaru, dan MT Haryono.

Tanda-tanda skoliosis

Menurut dr. Syafrudin, gejala skoliosis sering kali berkembang perlahan dan tidak disadari pada tahap awal. Beberapa tanda fisik luar yang paling jelas adalah:

  • Posisi pundak kanan dan kiri terlihat tidak sejajar.
  • Salah satu belikat tampak lebih menonjol atau mencuat ke belakang dibandingkan sisi lainnya.
  • Garis pinggang terlihat asimetris atau salah satu sisi pinggul tampak lebih tinggi.
  • Saat berdiri tegak, seluruh postur tubuh terlihat cenderung miring atau condong ke arah kanan atau kiri.

Perempuan lebih rentan mengalami skoliosis

dr. Syafrudin mengungkapkan, meski dapat dialami oleh siapa saja, data medis menunjukkan bahwa perempuan cenderung jauh lebih mudah mengalami skoliosis dibandingkan laki-laki. Anak perempuan memiliki risiko lebih tinggi mengalami progresivitas skoliosis dibandingkan anak laki-laki, terutama selama masa pertumbuhan cepat menjelang pubertas.

3 cara mengatasi skoliosis

Penanganan skoliosis ditentukan secara objektif berdasarkan derajat kelengkungan (Cobb angle) yang diukur melalui foto Rontgen tulang belakang:

  1. Kemiringan kurang dari 25 derajat (pemantauan berkala): Pasien belum membutuhkan terapi khusus. Dokter akan melakukan observasi dan pemantauan berkala setiap 4 hingga 6 bulan sekali untuk memastikan sudut kelengkungan tidak bertambah parah selama masa pertumbuhan.
  2. Kemiringan 25 hingga 45 derajat (penggunaan bracing): Dokter dapat merekomendasikan penggunaan korset penyangga khusus (brace) untuk membantu mencegah bertambahnya kelengkungan tulang belakang selama masa pertumbuhan.
  3. Kemiringan lebih dari 45 derajat (Operasi): Tindakan pembedahan dapat direkomendasikan untuk mengoreksi kelengkungan tulang belakang, mencegah progresivitas deformitas, serta mengurangi risiko gangguan fungsi paru dan organ di dalam rongga dada.

Konsultasi spesialis tulang belakang

Menurut beliau, deteksi dini sangat menentukan keberhasilan terapi skoliosis tanpa perlu jalur operasi. Jika Anda menemukan adanya ketidakseimbangan postur pada tubuh Anda atau buah hati Anda, segera lakukan pemeriksaan ke dokter.

Untuk konsultasi, pemeriksaan fisik, dan penanganan komprehensif, Anda dapat langsung berkonsultasi dengan dr. Syafrudin, Sp.OT, Subsp.OTB(K) di Eka Hospital BSD, Pekanbaru, dan MT Haryono.

Untuk memastikan seluruh tahapan penanganan efektif, Eka Hospital dilengkapi dengan perlengkapan medis modern. Eka Hospital didukung teknologi diagnostik dan bedah modern, termasuk sistem pencitraan beradiasi rendah untuk membantu evaluasi kelengkungan tulang belakang serta teknologi navigasi dan robotik yang mendukung tindakan bedah secara lebih presisi. Penggunaan alat-alat modern ini dirancang khusus untuk menangani berbagai kelainan tulang secara optimal, aman, dan presisi.

Dapatkan juga informasi visual, panduan hidup sehat, dan pembaruan seputar layanan kesehatan tulang belakang terkini dengan mengunjungi akun resmi Instagram Eka Hospital.

Segera buat janji dengan dokter lewat appointment center di 1-500-129 dan WA center 0889-1500-129.

 

Bagikan

  • Instagram Post Eka Hospital Pekanbaru, https://www.instagram.com/p/DZANP-RmIuK/

    Diakses pada 9 July 2026

  • mayoclinic.org, https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/scoliosis/symptoms-causes/syc-20350716

    Diakses pada 9 July 2026

  • pmc.ncbi.nlm.nih.gov, https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC2532872/

    Diakses pada 9 July 2026

  • nhs.uk, https://www.nhs.uk/conditions/scoliosis/

    Diakses pada 9 July 2026

EKA HOSPITAL

APPOINTMENT CENTER

menu1-500-129

Jam Operasional Layanan Telepon 06:00 - 22.00 WIB

Layanan Booking Mandiri 24 jam via Website

Copyright © 2026 Eka Hospital - All Rights Reserved