Home>Better Health>Penyakit Dalam>Mengenal Tindakan Radio Frequency Ablation untuk Benjolan Tiroid

Better Health

Mengenal Tindakan Radio Frequency Ablation untuk Benjolan Tiroid

RFA

Benjolan tiroid, alias nodul tiroid, adalah kondisi ketika munculnya pertumbuhan jaringan abnormal di kelenjar tiroid Anda. Seringnya kondisi ini tidak berbahaya dan tidak bersifat kanker. Namun, pemeriksaan dan pengobatan mungkin dibutuhkan untuk mengeliminasi kemungkinan kanker.

Radio Frequency Ablation adalah salah satu prosedur yang dapat dilakukan untuk mengatasi nodul tiroid.

Apa Itu Radio Frequency Ablation?

Radio frequency ablation (RFA) adalah sebuah prosedur minimal invasif untuk menghancurkan pertumbuhan jaringan abnormal. Dibandingkan operasi, prosedur ini lebih minim risiko karena tidak menggunakan sayatan yang besar.

Bukan cuma itu, jarum yang digunakan untuk prosedur ini hanya sebesar jarum infus sehingga luka yang dihasilkan pun sangat minim.

Nodul tiroid adalah salah satu kondisi yang dapat ditangani dengan menggunakan metode Radio Frequency Ablation.

Dengan menggunakan radio frequency ablation, dokter dapat mengecilkan ukuran nodul tiroid jinak dengan gelombang radio yang menghasilkan panas, tanpa memerlukan sayatan.

Bagaimana prosedur radio frequency ablation (RFA)?

Prosedur radio frequency ablation cenderung sederhana. Sebelum melakukan tindakan, dokter hanya akan memberikan bius lokal, bukan total, di area yang akan dimasukkan jarum dan di sekitar tiroid yang bermasalah.

Dokter kemudian akan memasukkan jarum RFA ke nodul atau sekitar tiroid dan melakukan radiofrekuensi yang menghasilkan panas.

Panas yang dihasilkan inilah yang dapat memperkecil ukuran nodul yang pasien miliki.

Setelah selesai, dokter akan menutup luka bekas jarum masuk dan memberikan obat antinyeri. Antibiotik juga mungkin saja diberikan bila diperlukan.

Durasi prosedur Radio Frequency Ablation umumnya bervariasi, tergantung besar atau kecilnya benjolan yang dimiliki. Akan tetapi, rata-rata prosedur ini memakan waktu sekitar 30 menit.

Apa Keunggulan Prosedur Radio Frequency Ablation?

Benjolan tiroid dulu mungkin hanya bisa dihilangkan dengan operasi. Risiko yang besar membuat beberapa orang memilih mundur.

Meski demikian, berkat kemajuan teknologi, benjolan tiroid kini tak lagi selalu harus dioperasi, terutama dengan hadirnya teknologi radio frequency ablation.

Beberapa keunggulan prosedur RFA, di antaranya:

  • Tanpa sayatan atau bahkan sangat minimal
  • Pemulihan yang lebih cepat karena sayatan yang lebih minim
  • Risiko lebih rendah
  • Tanpa pembedahan
  • Prosedur berlangsung cepat

Siapa Saja yang Dapat Menjalani Radio Frekuensi Ablation?

Menurut dr. Dicky Levenus Tahapary, Sp.PD-KEMD, PhD, dokter spesialis penyakit dalam sekaligus konsultan endokrinologi, prosedur radio frequency ablation umumnya dapat dilakukan untuk nodul tiroid yang berukuran di bawah 2-3 cm.

Untuk nodul dengan ukuran tersebut, dokter bisa menanganinya dalam satu kali sesi.

Namun, jika ukuran benjolan sudah lebih besar, mungkin diperlukan beberapa kali sesi hingga tiroid kembali ke ukuran normal.

Walau sering kalo nodul tiroid bukanlah kondisi yang berbahaya, Anda perlu memeriksakan ke dokter dan melakukan penanganan sesuai dengan anjuran dokter. Sebab, Anda perlu mengeliminasi kemungkinan terjadinya kanker.

Bila Anda khawatir atau mencurigai adanya benjolan di sekitar leher, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi ke dokter spesialis penyakit dalam, demi mencari tahu penyebab dan penanganan yang tepat.

Anda bisa berkonsultasi dengan dr. Dicky Levenus Tahapary, Sp.PD-KEMD, PhD, konsultan endokrin metabolik dan diabetes di Eka Hospital BSD.

Hubungi Call Center 1500-129 atau WhatsApp Center 0889-1500-129 Eka Hospital untuk membuat janji temu atau berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam kami lainnya terkait kondisi Anda.

Bagikan

EKA HOSPITAL

APPOINTMENT CENTER

menu1-500-129

Jam Operasional Layanan Telepon 06:00 - 22.00 WIB

Layanan Booking Mandiri 24 jam via Website

Copyright © 2026 Eka Hospital - All Rights Reserved