Home>Better Health>Kehamilan>Mengenali Gagal Jantung pada Ibu Hamil: Apa Itu Peripartum Cardiomyopathy?

Better Health

Mengenali Gagal Jantung pada Ibu Hamil: Apa Itu Peripartum Cardiomyopathy?

PPCM

Saat hamil, tubuh wanita mengalami banyak perubahan, termasuk pada jantung. Biasanya, perubahan ini wajar. Tapi kadang, ada kondisi langka yang bisa membuat jantung melemah, namanya Peripartum Cardiomyopathy (PPCM). Ini adalah sejenis gagal jantung yang bisa muncul di akhir masa kehamilan atau beberapa bulan pertama setelah melahirkan.

PPCM terjadi karena otot jantung melemah dan membengkak. Akibatnya, jantung jadi sulit memompa darah ke seluruh tubuh. Walaupun penyebab pastinya masih diteliti, beberapa faktor diduga memicu kondisi ini, seperti nutrisi yang kurang, faktor genetik, atau bahkan kehamilan kembar.

Gejala yang mirip, tapi jangan dianggap remeh

Masalahnya, gejala PPCM seringkali mirip dengan keluhan ibu hamil pada umumnya. Jadi, Anda harus lebih peka. Waspadai gejala berikut, apalagi kalau semakin parah atau tidak hilang meskipun sudah istirahat:

  • Sesak napas, terutama saat berbaring.
  • Kaki dan pergelangan kaki bengkak.
  • Batuk yang sering, kadang berdahak.
  • Jantung terasa berdebar-debar (palpitasi).
  • Pusing atau merasa mau pingsan.
  • Kelelahan ekstrem yang terasa tidak biasa.

Jika Anda merasakan gejala ini, segera periksa ke dokter.

Pemeriksaan dan penanganan PPCM

Untuk mengidentifkasi secara pasti gejala PPCM, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan, seperti:

  • Ekokardiogram: Untuk melihat seberapa kuat jantung Mama memompa.
  • EKG: Untuk merekam aktivitas listrik jantung.
  • Tes darah: Untuk mencari tahu tanda-tanda gagal jantung.

Penanganannya bertujuan untuk membantu jantung berfungsi lebih baik dan mengurangi gejalanya. Biasanya, dokter akan memberikan obat-obatan untuk mengurangi cairan berlebih dan membantu jantung memompa dengan lebih efisien. Selain itu, Anda juga akan disarankan untuk membatasi asupan garam dan cairan.

Pencegahan dan pemulihan

Karena penyebabnya belum sepenuhnya jelas, PPCM memang sulit dicegah. Namun, dengan menjaga berat badan sehat dan mengelola kondisi medis lain sebelum hamil, kita bisa membantu mengurangi risiko.

Proses pemulihan setiap Mama berbeda-beda. Sebagian besar bisa pulih, tapi beberapa mungkin mengalami dampak jangka panjang pada jantung. Makanya, sangat penting untuk terus kontrol dan dipantau oleh ahli jantung setelah melahirkan.

Konsultasikan dengan ahlinya

Kesehatan jantung selama kehamilan adalah hal yang sangat penting. Jika Anda atau kerabat ada yang mengalami gejala yang mengkhawatirkan, penting untuk segera mencari bantuan medis. Diagnosis dan penanganan sejak dini dapat memberikan hasil yang jauh lebih baik.

Untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat, Anda bisa berkonsultasi dengan dr. Dewi Anggraeni Setyaningrum, Sp.JP, FIHA, seorang Spesialis Jantung & Pembuluh Darah di Eka Hospital BSD.

Segera buat janji dengan dokter lewat appointment center di 1-500-129 dan WA center 0889-1500-129

Bagikan

  • Post Instagram Gatam Institute Eka Hospital, https://www.instagram.com/p/DNUBdw2zifN/

    Diakses pada 27 August 2025

  • mayoclinicproceedings.org, https://www.mayoclinicproceedings.org/article/S0025-6196(11)62221-0/fulltext

    Diakses pada 27 August 2025

  • healthline.com, https://www.healthline.com/health/postpartum-cardiomyopathy

    Diakses pada 27 August 2025

EKA HOSPITAL

APPOINTMENT CENTER

menu1-500-129

Jam Operasional Layanan Telepon 06:00 - 22.00 WIB

Layanan Booking Mandiri 24 jam via Website

Copyright © 2025 Eka Hospital - All Rights Reserved