close

Layanan Lainnya

  • logo
    Cari
    Dokter
  • logo
    Buat Appointment
  • logo
    Layanan Telepon
  • logo
    Paket Kesehatan
  • logo
    Informasi Rumah Sakit
  • logo
    Pusat Unggulan
  • logo
    Whatsapp Eka Hospital
Better Health

Mengenal Kejang Demam Dan Meningitis Pada Anak

Apa itu kejang demam?

Kejang demam merupakan penyakit yang biasa ditemui pada bayi dan anak berusia antara 6 bulan hingga 5 tahun, karena sel- sel saraf pada usia tersebut masih belum matang dan rentan terhadap kenaikan suhu badan. Penyebab demam adalah adanya infeksi bakteri atau virus yang terjadi di luar otak, misalnya infeksi saluran napas atas, di saluran kencing, dsb.

Dapatkah kejang demam dicegah?

Kejang demam dapat dicegah dengan obat kejang pada saat anak demam. Obat kejang ini hanya diminum selama 2 hari demam. Jika anak sering mengalami kejang demam, (lebih dari 4 kali/ tahun, atau lebih dari 2 kali/ 6 bulan) dan berlangsung cukup lama (lebih dari 30 menit), maka dianjurkan mengkonsumsi obat kejang yang diminum setiap hari selama setahun.

Kejang demam dapat berulang dengan risiko sbb:

1. Jika demam terjadi dalam suhu yang tidak terlalu tinggi

2. Usia kurang dari 1 tahun saat terjadi kejang demam pertama

Apakah kejang demam berisiko meningitis?

Meningitis adalah radang selaput otak yang disebabkan oleh bakteri, virus atau jamur. Namun yang tersering disebabkan oleh bakteri. Bayi dan balita adalah golongan yang rentan terkena meningitis, terutama yang berusia kurang dari 2 tahun. Semakin muda usia anak (bayi) yang terkena, maka risiko kematian dan kecacatan semakin tinggi. Gejala meningitis pada anak tidak sama dengan orang dewasa. Semakin muda usia terkena meningitis, semakin tidak khas gejalanya. Gejala pada bayi dan anak dapat berupa demam disertai kejang, kadang diikuti dengan penurunan kesadaran. Jadi, kejang disertai demam bukan penyebab meningitis, namun merupakan salah satu gejala penyakit ini.

Tindakan preventif melalui pemberian vaksin sangat disarankan. Jenis vaksin HIB diberikan untuk mencegah meningitis yang disebabkan oleh Haeophilus influenzae dan vaksin IPD untuk mencegah yang disebabkan Streptococcus Pnemumoinae. Vaksin HIB diberikan mulai usia 2-3 bulan sebanyak 3 kali dan 18 bulan 1 kali. Vaksin IPD sebanyak 4 kali, yaitu mulai usia 2-3 bulan berturut- turut sebanyak 3 kali dan usia 12 bulan 1 kali.

Segera ke IGD

Jika terdapat gejala meningitis, segera periksakan anak ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit terdekat. Eka Hospital memiliki fasilitas perawatan pasien meningitis pada anak. Kecacatan akibat meningitis dapat berupa gangguan pendengaran atau keterlambatan perkembangan. Jika meningitis dapat didiagnosis dan diobati dengan cepat dan tepat maka kecacatan maupun kematian dapat dicegah.

Dokter Terkait

dr. Melia Yunita, Sp.A.M.Sc

Anak

hospital EKA Hospital Cibubur

dr. Lies Dewi N, Sp.A(K)Neuropediatri

Anak

hospital EKA Hospital Cibubur

dr. Dana Nur Prihadi, Sp.A (K), M.Kes, MH

Anak

hospital EKA Hospital Cibubur

Informasi Terkait

Waspadai Demam Rematik pada Anak

Asma Pada Anak, Apa Penyebabnya dan Bagaimana Pencegahannya?

Dr. Budi Novitri, Sp.A, M.Kes

close

Buat Appointment

Sejalan dengan komitmen kami untuk memberikan service of excelent, kami menawarkan pilihan kemudahan dalam pembuatan Appointment sesuai dengan kenyamanan Anda.

  • Whatsapp Eka Hospital
    Buat janji melalui

    Whatsapp Eka Hospital

  • Aplikasi & Web SehatQ
    Buat janji melalui

    Aplikasi & Web SehatQ

  • Alodokter
    Buat janji melalui

    Alodokter

logo