Home>Better Health>Jantung>Apa Bedanya ICD dan Pacemaker? Kenali Fungsinya

Better Health

Apa Bedanya ICD dan Pacemaker? Kenali Fungsinya

icd dan pacemaker

Gangguan pada irama jantung dapat memengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Ketika terjadi gangguan pada sistem listrik jantung (aritmia), jantung bisa berdetak terlalu lambat, terlalu cepat, atau sama sekali tidak teratur. 

Untuk mengatasinya, teknologi medis modern menyediakan perangkat implan untuk mengatasi gangguan irama jantung yang ditanam di dalam dada, dua di antaranya adalah Pacemaker dan Implantable Cardioverter Defibrillator (ICD).

Meskipun keduanya berukuran kecil dan ditanam di bawah kulit dada, Pacemaker dan ICD memiliki fungsi serta peruntukan yang berbeda. Apa saja perbedaannya? Simak penjelasan dari dr. Ignatius Yansen Ng, Sp.JP (K), FIHA, FAsCC, FAPSC, FHRS, Dokter Konsultan Aritmia Jantung di Eka Hospital BSD.

Apa itu Pacemaker dan ICD?

  • Pacemaker: Adalah perangkat medis berukuran kecil bertenaga baterai yang bertugas memantau irama jantung secara konstan. Jika jantung berdetak terlalu lambat, alat ini akan mengirimkan impuls listrik bertegangan rendah untuk merangsang otot jantung agar kembali berdetak dengan denyut yang sesuai kebutuhan tubuh.
  • ICD (Implantable Cardioverter Defibrillator): Adalah perangkat medis canggih yang fungsi pacing seperti pacemaker pada kondisi tertentu, namun dilengkapi kemampuan memberikan terapi terhadap aritmia yang mengancam jiwa.

Apa perbedaan utama ICD dan Pacemaker?

dr. Ignatius Yansen menjelaskan bahwa perbedaan dari kedua alat ini terletak pada jenis gangguan irama jantung yang ditangani:

1. Pacemaker: membantu jantung yang berdetak lambat

Menurut dr. Ignatius Yansen, pacemaker ditujukan untuk pasien yang mengalami bradikardia, yaitu kondisi di mana denyut jantung berdetak terlalu lambat (disertai gejala atau akibat gangguan sistem kelistrikan jantung) atau berhenti sejenak secara tidak normal. Kondisi ini membuat otak dan organ tubuh kekurangan pasokan oksigen, sehingga memicu gejala seperti mudah lelah, pusing, hingga pingsan. Pacemaker bekerja secara lembut dengan memberikan stimulasi listrik ringan secara terus-menerus agar denyut jantung tetap berada pada batas aman.

2. ICD: mencegah kematian mendadak akibat aritmia berbahaya

ICD dirancang khusus untuk pasien yang berisiko tinggi mengalami kematian jantung mendadak (sudden cardiac death) akibat gangguan irama jantung yang sangat cepat dan membahayakan dari bilik jantung (ventrikel). Dua jenis aritmia berbahaya yang ditangani oleh ICD adalah:

  • Ventricular Tachycardia (VT): Kondisi di mana bilik jantung berdetak sangat cepat dan tidak terkontrol.
  • Ventricular Fibrillation (VF): Kondisi di mana bilik jantung bergetar sangat cepat dan tidak terkoordinasi dan tidak mampu memompa darah sama sekali ke seluruh tubuh.

dr. Ignatius Yansen menjelaskan saat ICD mendeteksi timbulnya VT atau VF, alat ini akan langsung bertindak otomatis. Pertama, ICD dapat memberikan rangsangan listrik cepat (anti-tachycardia pacing/ATP) untuk meredakan VT. Jika aritmia masih berlanjut masih berlanjut atau terjadi VF, ICD akan memberikan kejut listrik (defibrilasi) secara instan untuk mengembalikan irama jantung ke irama jantung normal dan menyelamatkan nyawa pasien.

Konsultasi spesialis aritmia jantung

Penentuan kebutuhan pemasangan pacemaker atau ICD memerlukan evaluasi menyeluruh oleh dokter spesialis jantung konsultan aritmia. Pada beberapa kasus, dokter dapat merekomendasikan pemeriksaan Electrophysiology Study (EPS) untuk membantu menegakkan diagnosis dan menentukan terapi yang paling sesuai.

Untuk pemeriksaan irama jantung secara komprehensif, pemantauan alat pacu jantung, serta konsultasi mengenai tindakan pemasangan alat implan, Anda dapat menemui ahlinya langsung dr. Ignatius Yansen Ng, Sp.JP (K), FIHA, FAsCC, FAPSC, FHRS, Dokter Spesialis Jantung & Pembuluh Darah – Konsultan Aritmia Jantung di Eka Hospital BSD

Segera buat janji dengan dokter melalui Appointment Center di 1-500-129 atau WhatsApp Center di 0889-1500-129.

Bagikan

  • Instagram Post MYCardia Eka Hospital, https://www.instagram.com/p/DZ6wKUbBRvO/

    Diakses pada 14 August 2026

EKA HOSPITAL

APPOINTMENT CENTER

menu1-500-129

Jam Operasional Layanan Telepon 06:00 - 22.00 WIB

Layanan Booking Mandiri 24 jam via Website

Copyright © 2026 Eka Hospital - All Rights Reserved